Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Soal Ijazah Palsu, Jokowi Sindir Kalau Tak Gaduh, Ia Justru Dirugikan!

Soal Ijazah Palsu, Jokowi Sindir Kalau Tak Gaduh, Ia Justru Dirugikan!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
  • visibility 139
  • comment 0 komentar

Loading

Meski begitu, isu ini kembali mencuat setelah Jokowi dua kali dilaporkan ke pihak kepolisian oleh ahli forensik digital, Rismon Sianipar, dan sejumlah alumni UGM.

 

Solo | Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya buka suara terkait polemik yang terus bergulir soal dugaan ijazah palsu yang menyeret namanya. Dalam pernyataan terbarunya, Jokowi justru memberikan respons bernada santai dan penuh sindiran terkait kehebohan isu tersebut.

“Ya kalau gaduh terus ada yang merasakan itu keuntungan bagi saya, ya jangan gaduh. Nanti saya tidak diuntungkan kalau tidak gaduh ya kan, adem ayem, ya saya mungkin bisa dirugikan,” kata Jokowi kepada wartawan di rumahnya di Solo, Jumat, 1 Agustus 2025.

Jokowi meminta agar masyarakat tak terus mempermasalahkan isu ijazah palsu yang berkali-kali dilaporkan ke polisi dan terus disorot media.

“Ya oleh sebab itu jangan gaduh (kasus ijazah palsu),” lanjut Jokowi.

Meski begitu, isu ini kembali mencuat setelah Jokowi dua kali dilaporkan ke pihak kepolisian oleh ahli forensik digital, Rismon Sianipar, dan sejumlah alumni UGM.

Laporan pertama berkaitan dengan dugaan penyebaran informasi bohong terkait video dialog Jokowi dengan Kasmudjo saat reuni Fakultas Kehutanan UGM pada 2017. Sementara laporan kedua menyangkut dugaan skripsi palsu yang menyeret Jokowi dan Rektor UGM, Prof. Ova Emilia.

Tak lama setelah itu, Jokowi terlihat menghadiri reuni Fakultas Kehutanan UGM pada Sabtu, 26 Juli 2025. Namun kehadiran Jokowi justru memicu spekulasi baru. Pasalnya, ia tak mengenakan kaus biru seperti peserta lain, melainkan tetap memakai kemeja putih lengan panjang khasnya.

Namun, Jokowi sempat menunjukkan baju biru berkerah seperti yang dikenakan rekan-rekannya dalam reuni, seolah ingin membantah tudingan yang menyebut dirinya hanya “setting-an”.

Jokowi pun tampak heran karena seluruh aspek kehidupan kampusnya terus dipertanyakan.

“Semua kok diragukan, ijazah diragukan, skripsi diragukan, KKN diragukan, teman diragukan, apalagi yang mau disampaikan,” ucapnya dengan nada kesal.

Polemik ijazah palsu ini tampaknya masih jauh dari selesai. Namun, lewat pernyataannya, Jokowi tampaknya berusaha membalikkan tekanan publik menjadi ironi politik yang justru menguntungkan dirinya di tengah kegaduhan yang ada.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN–Kejaksaan Tinggi NTT Wujudkan Listrik Andal dan Transparan

    PLN–Kejaksaan Tinggi NTT Wujudkan Listrik Andal dan Transparan

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek energi baru terbarukan (EBT) di Nusa Tenggara, mengoptimalkan pengelolaan aset, dan mendukung pencapaian target nasional Net Zero Emission.   Kupang | PT PLN (Persero) dan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) strategis memperkuat tata kelola perusahaan dan memastikan kelancaran pembangunan ketenagalistrikan nasional. […]

  • VBL Meresmikan Kantor Kas Titipan BI Ke-8 pada Bank NTT Labuan Bajo

    VBL Meresmikan Kantor Kas Titipan BI Ke-8 pada Bank NTT Labuan Bajo

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Bupati Manggarai Barat, Deputi Kaper BI NTT, Komisaris Utama Bank NTT, Juveline Jodjana, dan Direktur Utama, Alex Riwu Kaho, dan Direktur Pemasaran Dana Absalom Sine, disaksikan para OPD Provinsi NTT dan Kabupaten Manggarai Barat, juga para staf khusus Gubernur dan pejabat struktural Bank […]

  • Presiden Joko Widodo Bertemu Joko Widodo

    Presiden Joko Widodo Bertemu Joko Widodo

    • calendar_month Sel, 14 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 1Komentar

    Loading

    Klaten, Garda Indonesia | Ada kejadian menarik saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Provinsi Jawa Tengah, pada Senin, 13 September 2021. Mengawali kegiatannya, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi mengunjungi Dukuh Ngledok, Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, untuk meninjau langsung program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat secara pintu ke pintu (door to door). Saat […]

  • Raffi Ahmad Kagumi Pesona Pulau Rote

    Raffi Ahmad Kagumi Pesona Pulau Rote

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai Utusan Khusus Presiden Indonesia Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad tak sendiri, ia bersama The Dudas, menelisik dan menikmati pesona alam pulau paling selatan Indonesia itu.   Rote Ndao | Di ujung selatan Indonesia, Pulau Rote berdiri megah. Lautnya indah, langitnya luas, dan Merah Putih tetap selalu berkibar penuh bangga!. Tulis […]

  • Selamat Jalan Papa (Bagian 4) – Rindu Ini Mengusik

    Selamat Jalan Papa (Bagian 4) – Rindu Ini Mengusik

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 178
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Kematian Papa Paulus Banase pada tanggal 19 Februari bertepatan tanggal dengan hari kelahiran saya pada 19 September, 49 tahun silam. Entah mengapa? Ingatan ini baru ngeh pada Senin sore, 22 Mei 2023, saat berada dalam antrean menunggu aktivitasi BRI Mobile (hasil sinergi dan kebaikan hati dari Pemimpin BRI Cabang Kupang, Stefanus […]

  • Kasus Tipikor DPRD Manado Berlanjut, Hukum Bakal Tegak Lurus atau Lunglai?

    Kasus Tipikor DPRD Manado Berlanjut, Hukum Bakal Tegak Lurus atau Lunglai?

    • calendar_month Sen, 7 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Sekali lagi, iya masih berlanjut! Apanya yang masih berlanjut? Itu loh, kasus korupsi berjamaah seluruh anggota DPRD Kota Manado periode 2014—2019. Kabarnya, melibatkan duit total sekitar 6 miliar rupiah. Dilanjutkan! begitulah keterangan yang disampaikan oleh almarhum Maryono, S.H., M.H. yang waktu itu masih menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Manado. Kita […]

expand_less