Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Mengenal Purbaya Yudhi, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

Mengenal Purbaya Yudhi, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
  • visibility 348
  • comment 2 komentar

Loading

Oleh : Rosadi Jamani

Kali ini saya mau mengenalkan Menteri Keuangan yang baru. Namanya, Purbaya Yudhi Sadewa. Lahir di Bogor pada 7 Juli 1964. Ia bukan sekadar manusia biasa, melainkan semacam campuran antara insinyur elektro dan nabi ekonomi.

Dari S1 Teknik Elektro ITB, lalu melanjutkan MSc Ekonomi di Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. Di kampus itu juga ia menamatkan S3 dan meraih PhD. Dari Purdue ia belajar cara menyambungkan angka-angka defisit dan surplus.

Ia seorang doktor ekonomi, orang yang mampu memimpin Lembaga Penjamin Simpanan. Lalu, tiba-tiba dengan rendah hati duduk di bangku plastik warung pecel lele. Saat pejabat lain sibuk menakar kualitas daging wagyu, Purbaya sibuk memastikan sambal terasi cukup pedas untuk menampar lidahnya. Inilah paradoks epik, manusia dengan otak berlapis algoritma, tapi perutnya tetap rakyat jelata.

Prabowo, sang Presiden, tentu tidak asal pilih. Ia tidak sedang mencari menteri yang pandai memotret dengan angle estetik, atau yang sibuk pidato penuh jargon kosong. Ia butuh teknokrat yang bisa bicara angka dengan ekspresi wajah seolah sedang membaca kitab filsafat kuno. Purbaya, dengan wajah teduh dan sikap santun, adalah jawabannya. Di tangannya, fiskal bukan sekadar tabel Excel, melainkan semacam puisi kosmik tentang masa depan republik.

Jangan salah, rekam jejaknya tak main-main. Saat pandemi menghantam, ketika bank-bank bergetar bagai daun kering diterpa badai, ia berdiri di garis depan LPS, memastikan simpanan rakyat tak hilang ke jurang. Dunia keuangan mengenalnya sebagai penjaga stabilitas, semacam Gandalf yang berdiri di hadapan sistem perbankan dan berkata, “You shall not pass!” kepada krisis.

Namun, di balik segala keseriusan itu, ada juga humor kosmik yang membuat publik kagum. Ia masih naik bajaj, kadang bercampur dengan penumpang lain yang tak sadar sedang duduk di sebelah menteri masa depan. Ia masih menulis visi ekonomi di atas tisu kafe kaki lima, sementara di meja seberang mahasiswa ekonomi bingung menghitung inflasi.

Ketika Sri Mulyani, sang maestro fiskal, ratu pajak, digantikan, banyak yang terkejut. Tapi di situlah filosofi absurd politik Indonesia bekerja. Yang dianggap tak mungkin, tiba-tiba jadi kenyataan. Purbaya datang bukan dengan pedang, melainkan dengan senyum sederhana dan janji mulia. “Pertumbuhan 8 persen bukan hal mustahil, dan pajak tidak perlu dinaikkan.” Kata-kata ini langsung bergaung ke seantero negeri, lebih dahsyat dari konser Pestapora, lebih merdu dari pidato Putin.

Di era di mana rakyat selalu gelisah menunggu kapan lagi tarif naik, Purbaya hadir bagai pahlawan Marvel versi ekonomi. Ia berbisik kepada pedagang kaki lima, ia menepuk pundak karyawan pabrik, ia mengangkat semangat mahasiswa yang utangnya belum lunas, “Tenanglah, aku tidak akan menambah pajakmu.” Seketika, negeri ini bergetar oleh harapan baru, meski tetap saja harga cabai belum turun.

Maka, tercatatlah di buku sejarah republik, dari Bogor ia berangkat, dari Purdue ia pulang, dari pecel lele ia belajar kesederhanaan, dari LPS ia menjaga stabilitas, dan kini dari kursi Menteri Keuangan ia berjanji mengubah angka-angka menjadi harapan. Entah benar entah hanya mitos, Purbaya sudah menjelma legenda.

Di ujung kisah, rakyat hanya ingin satu hal sederhana, jangan naikkan pajak, Pak Menteri. Karena kalau pajak naik, bahkan sambal pecel lele pun terasa hambar.(*)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (2)

  • Y.Joni Liwu, S.Pd

    Terlepas dari kebijakan Menkeu yang baru ini, saya lebih tertari pada gaya penceritaannya. Esei bernuasa naratif, dibumbui diksi yang menyengat.Ia lalu bersayam dalam ingatan karena musah ducerna saat membaca. Kesan pertama, senang membaca tulisan-tulisan ringan tetapi menarik
    Terima kasih

    Balas9 September 2025 11:45 am
  • John MV Bria

    Pergantian menteri keuangan,tentu atas pertimbangan matang dari Presiden. Terima kasih Sri Mulyani atas kebijakan yg tentu direstui Presiden. Pak Menteri baru,semoga sukses membuat perubahan.

    Balas8 September 2025 10:37 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakukan Penilaian Mandiri Covid-19 Lewat Aplikasi inaRISK

    Lakukan Penilaian Mandiri Covid-19 Lewat Aplikasi inaRISK

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Selagi berada di rumah, masyarakat dapat melakukan penilaian mandiri terkait perlu atau tidaknya melakukan tes cepat (rapid test) Covid-19 melalui aplikasi inaRISK yang dibuat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengisi sejumlah pertanyaan sesuai […]

  • Hakim Vonis Oknum Anggota DPRD Belu Marthen Naibuti 1 Bulan Penjara

    Hakim Vonis Oknum Anggota DPRD Belu Marthen Naibuti 1 Bulan Penjara

    • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Terdakwa, oknum anggota DPRD Belu fraksi Gerindra, Marthen Martins Naibuti/MMNB divonis terbukti bersalah oleh Hakim, Junus Dominggus Seseli, S.H. dalam sidang perkara yang dihelat di Pengadilan Negeri Kelas 1B Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 4 Agustus 2021 pukul 15.00 WITA. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/07/31/usai-diperiksa-penyidik-polres-anggota-dprd-belu-resmi-jadi-tersangka/ Terdakwa Marthen Naibuti divonis bersalah karena […]

  • Pantau Pemungutan Suara di Kota Kupang, Wagub Josef Pinta Saksi Bekerja Jujur

    Pantau Pemungutan Suara di Kota Kupang, Wagub Josef Pinta Saksi Bekerja Jujur

    • calendar_month Rab, 17 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Setelah menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 16 Kelurahan Liliba Kecamatan Oebobo, Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM melakukan pemantaun di beberapa lokasi TPS di Kota Kupang, Rabu, 17 April 2019 Sekitar pukul 10.30 WITA, Wagub bersama Forkopimda NTT, Ketua DPRD NTT, Ketua KPUD Provinsi, […]

  • Sehat dengan Jalan Kaki

    Sehat dengan Jalan Kaki

    • calendar_month Ming, 23 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Menyediakan waktu bagi diri sendiri untuk berolahraga, tentunya sedikit menyulitkan bagi kita yang bekerja menggunakan nalar dan hanya duduk seharian di depan perangkat elektronik seperti laptop, gawai, maupun desktop. Apalagi sedang dikejar tenggat atau deadline yang mewajibkan kita menyelesaikan pekerjaan yang sementara digarap. Namun, tentunya berolahraga penting guna menunjang aktivitas padat yang memerlukan stamina prima. […]

  • Judi Online Marak Indonesia Rugi Rp133 Triliun Setahun, Prabowo Serukan Kerja Sama Internasional

    Judi Online Marak Indonesia Rugi Rp133 Triliun Setahun, Prabowo Serukan Kerja Sama Internasional

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Loading

    Pada pidatonya, Prabowo menegaskan pentingnya kerja sama internasional untuk menekan berbagai bentuk kejahatan lintas negara, seperti korupsi, penyelundupan, perdagangan narkoba, hingga judi online.   Gyeongju | Presiden RI, Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia mengalami kerugian besar akibat praktik judi online yang mencapai sekitar 8 miliar dolar AS atau setara dengan Rp133 triliun per tahun. Pernyataan […]

  • Motor Listrik SMKN 3 Mataram Tampil di EV Experience 3 Mandalika

    Motor Listrik SMKN 3 Mataram Tampil di EV Experience 3 Mandalika

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Keterlibatan SMKN 3 Mataram dalam ajang ini, kata General Manager PLN UIP Nusra, Yasir, merupakan upaya pengenalan produk bengkel konversi SMKN 3 Mataram yang saat ini telah mengantongi sertifikat grade B dari Kementerian Perhubungan.   Mataram | SMKN 3 Mataram bersama PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) membuktikan produk program konversi layak bersanding […]

expand_less