Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Mengenal Purbaya Yudhi, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

Mengenal Purbaya Yudhi, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
  • visibility 137
  • comment 2 komentar

Loading

Oleh : Rosadi Jamani

Kali ini saya mau mengenalkan Menteri Keuangan yang baru. Namanya, Purbaya Yudhi Sadewa. Lahir di Bogor pada 7 Juli 1964. Ia bukan sekadar manusia biasa, melainkan semacam campuran antara insinyur elektro dan nabi ekonomi.

Dari S1 Teknik Elektro ITB, lalu melanjutkan MSc Ekonomi di Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. Di kampus itu juga ia menamatkan S3 dan meraih PhD. Dari Purdue ia belajar cara menyambungkan angka-angka defisit dan surplus.

Ia seorang doktor ekonomi, orang yang mampu memimpin Lembaga Penjamin Simpanan. Lalu, tiba-tiba dengan rendah hati duduk di bangku plastik warung pecel lele. Saat pejabat lain sibuk menakar kualitas daging wagyu, Purbaya sibuk memastikan sambal terasi cukup pedas untuk menampar lidahnya. Inilah paradoks epik, manusia dengan otak berlapis algoritma, tapi perutnya tetap rakyat jelata.

Prabowo, sang Presiden, tentu tidak asal pilih. Ia tidak sedang mencari menteri yang pandai memotret dengan angle estetik, atau yang sibuk pidato penuh jargon kosong. Ia butuh teknokrat yang bisa bicara angka dengan ekspresi wajah seolah sedang membaca kitab filsafat kuno. Purbaya, dengan wajah teduh dan sikap santun, adalah jawabannya. Di tangannya, fiskal bukan sekadar tabel Excel, melainkan semacam puisi kosmik tentang masa depan republik.

Jangan salah, rekam jejaknya tak main-main. Saat pandemi menghantam, ketika bank-bank bergetar bagai daun kering diterpa badai, ia berdiri di garis depan LPS, memastikan simpanan rakyat tak hilang ke jurang. Dunia keuangan mengenalnya sebagai penjaga stabilitas, semacam Gandalf yang berdiri di hadapan sistem perbankan dan berkata, “You shall not pass!” kepada krisis.

Namun, di balik segala keseriusan itu, ada juga humor kosmik yang membuat publik kagum. Ia masih naik bajaj, kadang bercampur dengan penumpang lain yang tak sadar sedang duduk di sebelah menteri masa depan. Ia masih menulis visi ekonomi di atas tisu kafe kaki lima, sementara di meja seberang mahasiswa ekonomi bingung menghitung inflasi.

Ketika Sri Mulyani, sang maestro fiskal, ratu pajak, digantikan, banyak yang terkejut. Tapi di situlah filosofi absurd politik Indonesia bekerja. Yang dianggap tak mungkin, tiba-tiba jadi kenyataan. Purbaya datang bukan dengan pedang, melainkan dengan senyum sederhana dan janji mulia. “Pertumbuhan 8 persen bukan hal mustahil, dan pajak tidak perlu dinaikkan.” Kata-kata ini langsung bergaung ke seantero negeri, lebih dahsyat dari konser Pestapora, lebih merdu dari pidato Putin.

Di era di mana rakyat selalu gelisah menunggu kapan lagi tarif naik, Purbaya hadir bagai pahlawan Marvel versi ekonomi. Ia berbisik kepada pedagang kaki lima, ia menepuk pundak karyawan pabrik, ia mengangkat semangat mahasiswa yang utangnya belum lunas, “Tenanglah, aku tidak akan menambah pajakmu.” Seketika, negeri ini bergetar oleh harapan baru, meski tetap saja harga cabai belum turun.

Maka, tercatatlah di buku sejarah republik, dari Bogor ia berangkat, dari Purdue ia pulang, dari pecel lele ia belajar kesederhanaan, dari LPS ia menjaga stabilitas, dan kini dari kursi Menteri Keuangan ia berjanji mengubah angka-angka menjadi harapan. Entah benar entah hanya mitos, Purbaya sudah menjelma legenda.

Di ujung kisah, rakyat hanya ingin satu hal sederhana, jangan naikkan pajak, Pak Menteri. Karena kalau pajak naik, bahkan sambal pecel lele pun terasa hambar.(*)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (2)

  • Y.Joni Liwu, S.Pd

    Terlepas dari kebijakan Menkeu yang baru ini, saya lebih tertari pada gaya penceritaannya. Esei bernuasa naratif, dibumbui diksi yang menyengat.Ia lalu bersayam dalam ingatan karena musah ducerna saat membaca. Kesan pertama, senang membaca tulisan-tulisan ringan tetapi menarik
    Terima kasih

    Balas9 September 2025 11:45 am
  • John MV Bria

    Pergantian menteri keuangan,tentu atas pertimbangan matang dari Presiden. Terima kasih Sri Mulyani atas kebijakan yg tentu direstui Presiden. Pak Menteri baru,semoga sukses membuat perubahan.

    Balas8 September 2025 10:37 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan Frans Aba Jatuh Hati ke SIAGA

    Relawan Frans Aba Jatuh Hati ke SIAGA

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Relawan Frans Aba mendeklarasi dukungan terhadap pasangan nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu atau SIAGA di Pilgub NTT 2024. Deklarasi dihelat di SIAGA Center, Senin, 30 September 2024. Deklarasi dibacakan Ketua Relawan Frans Aba Mania (Fania), Hesron Tinenti. Ketua Relawan Frans Aba Mania (Fania), Hesron Tinenti mengungkapkan alasan relawan Frans […]

  • Sah! Sasando Kekayaan Intelektual NTT, Diakui WIPO

    Sah! Sasando Kekayaan Intelektual NTT, Diakui WIPO

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Organisasi Paten Dunia atau World Intellectual Property Organization (WIPO) telah memberikan pengakuan terhadap alat musik Sasando asal Pulau Rote sebagai kekayaan intelektual milik NTT dan Indonesia. Kabar gembira ini disampaikan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi dalam sesi konferensi pers NTT dan NTB tuan rumah PON XXII pada […]

  • Bertemu Presiden Jokowi, Tony Blair Sebut Pemindahan Ibu Kota Visi Luar Biasa

    Bertemu Presiden Jokowi, Tony Blair Sebut Pemindahan Ibu Kota Visi Luar Biasa

    • calendar_month Sab, 29 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menerima kedatangan delegasi Tony Blair Institute for Global Change yang dipimpin langsung oleh Tony Blair di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 28 Februari 2020. Dalam pertemuan tersebut, Presiden membahas pembangunan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur. “Terima kasih telah menerima tawaran untuk menjadi Anggota Dewan Penasihat relokasi […]

  • Pelantikan DPP, IMO-Indonesia Undang Tiga Institusi Penegak Hukum

    Pelantikan DPP, IMO-Indonesia Undang Tiga Institusi Penegak Hukum

    • calendar_month Sen, 5 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia kembali memberi kejutan menjelang acara pelantikan pengurus baru periode 2022—2027 yang akan dihelat pada Jumat, 9 Desember 2022. Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub F Ismail menuturkan, kejutan yang akan diberikan pada kegiatan inagurasi tersebut yakni mengundang 3 (tiga) institusi penegak hukum. “Ya benar, kami rencana mengundang […]

  • Ombudsman : BBM Bersubsidi Tak Boleh Diperjualbelikan

    Ombudsman : BBM Bersubsidi Tak Boleh Diperjualbelikan

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Loading

    Sesuai kebijakan BPH Migas, sejak Oktober 2023, SPBU selaku penyalur tidak lagi melayani penyaluran BBM bersubsidi untuk para sub penyalur. Pertamina diminta selalu menjaga ketersediaan stok BBM bersubsidi di SPBU agar tidak kosong.   Kupang | Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton mencermati keluhan warga dari beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) […]

  • Aksi Heroik Petugas PLN Tantang Maut Agar Listrik Tetap Menyala

    Aksi Heroik Petugas PLN Tantang Maut Agar Listrik Tetap Menyala

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Para petugas harus memanjat dan merayap di atas kabel, puluhan meter di atas permukaan tanah. Mereka bergerak dengan penuh kehati-hatian, di tengah tiupan angin yang bisa mengoyak keseimbangan.   Kupang | Angin kencang di Pulau Timor memang menjadi momen menyenangkan untuk menerbangkan layang-layang. Namun, di balik kegembiraan itu, tersimpan risiko serius yang mengancam pasokan listrik […]

expand_less