Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Tips Membuat Orang Segan Hanya Lewat Sikap

Tips Membuat Orang Segan Hanya Lewat Sikap

  • account_circle logikafilsuf
  • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
  • visibility 513
  • comment 0 komentar

Loading

Tidak semua yang disegani adalah orang yang banyak bicara. Faktanya, sebagian besar orang yang benar-benar dihormati tidak berusaha keras untuk menunjukkan siapa dirinya. Mereka tidak perlu suara lantang atau pencitraan berlebihan. Justru dari kesederhanaan sikap dan ketenangan cara berpikir, muncul wibawa yang tidak bisa dibeli. Dalam studi psikologi sosial yang dilakukan oleh Harvard Business Review, individu yang dianggap berwibawa cenderung memiliki satu kesamaan: keheningan mereka lebih berbobot daripada seribu kata orang lain.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang yang tidak banyak bicara, namun setiap tindakannya membuat orang lain berhati-hati di hadapannya. Mereka tidak marah-marah, tapi orang segan untuk melawan. Mereka tidak pamer pencapaian, tapi kehadirannya cukup untuk menenangkan ruang. Lalu, bagaimana cara membangun aura seperti itu tanpa terjebak pada kesan sombong atau dingin? Berikut tujuh prinsip yang membuat seseorang disegani hanya lewat sikapnya.

1. Kuasai diri sebelum menguasai orang lain

Seseorang yang bisa mengatur emosi menunjukkan bahwa dirinya lebih kuat dari orang yang mampu menguasai banyak orang. Dalam psikologi, hal ini disebut self-regulation — kemampuan untuk mengendalikan impuls dan reaksi. Misalnya, saat berada dalam situasi debat panas, orang yang disegani tidak ikut meninggikan suara. Ia menunggu, mendengar, lalu berbicara dengan nada tenang. Sikap ini menandakan kedewasaan berpikir, bukan kelemahan.

Ketika kita berlatih menahan diri, orang lain akan merasa bahwa kita tidak mudah diprovokasi. Dari situ muncul rasa segan alami, karena mereka tahu emosi kita tidak bisa “dibeli”. Banyak orang di komunitas eksklusif seperti LogikaFilsuf mempelajari pola pikir seperti ini—menjadi bijak tanpa kehilangan ketegasan. Karena yang menahan diri bukan berarti kalah, justru sedang menunjukkan kekuatan yang paling tinggi.

2. Bicara seperlunya, bertindak seperlunya

Ada daya magis dari seseorang yang tahu kapan harus bicara dan kapan harus diam. Orang yang terlalu banyak bicara sering kehilangan daya pikat karena setiap ucapannya mudah ditebak. Namun, orang yang berbicara dengan perhitungan selalu membuat orang ingin mendengar lebih banyak. Contohnya, dalam rapat kerja, ada rekan yang tidak banyak bicara tetapi setiap kalimatnya relevan, jelas, dan tajam. Itulah yang menciptakan wibawa.

Kebiasaan berbicara seperlunya melatih otak untuk berpikir kritis sebelum berbicara. Ini membangun kredibilitas intelektual yang kuat. Ketika kita memilih kata dengan bijak, kita sedang mengajari orang lain bahwa ketenangan adalah tanda kecerdasan. Maka, jadikan pembicaraanmu bernilai, bukan sekadar bunyi.

3. Hormati semua orang, bukan hanya yang di atasmu

Banyak orang ingin disegani, tetapi gagal karena mereka hanya menghormati atasan, bukan semua manusia. Padahal, rasa segan muncul dari keadilan dalam memperlakukan orang lain. Ketika kita menghargai petugas kebersihan dengan nada yang sama seperti berbicara pada seorang direktur, di situ karakter sejati terlihat.

Dalam konteks sosial, orang yang rendah hati tapi tegas memiliki pengaruh lebih luas daripada mereka yang menjilat ke atas dan menekan ke bawah. Sikap hormat universal ini membentuk reputasi yang pelan tapi pasti menciptakan kesan mendalam.

4. Tegas tanpa harus keras

Kebanyakan orang menyamakan ketegasan dengan kekerasan. Padahal, ketegasan sejati justru lahir dari kejelasan batas, bukan nada tinggi. Dalam dunia kerja, misalnya, pemimpin yang disegani tidak perlu mengancam bawahannya. Ia hanya menyampaikan konsekuensi dengan tenang namun pasti. Ketegasan seperti ini tidak menimbulkan takut, tetapi menumbuhkan respek.

Ketegasan adalah bentuk integritas yang terlihat. Orang akan menilai kita dari konsistensi tindakan, bukan dari kerasnya suara. Maka, pastikan setiap keputusan yang kamu buat tidak berubah hanya karena tekanan situasi.

5. Tenang di tengah kekacauan

Ada kalanya situasi di sekitar kita berantakan. Namun justru di momen itulah, orang yang mampu tetap tenang akan menjadi pusat gravitasi bagi yang lain. Dalam psikologi dikenal istilah emotional contagion, yaitu emosi seseorang bisa menular ke sekitarnya. Ketika kamu mampu menjaga ketenangan, kamu sedang menulari stabilitas.

Sikap ini bisa dilatih dengan refleksi diri dan disiplin berpikir. Cobalah membaca konten eksklusif di LogikaFilsuf yang membahas teknik berpikir rasional dalam menghadapi tekanan—bukan untuk promosi, tapi untuk melatih otak tetap jernih di saat banyak orang panik. Karena di dunia yang bising, ketenangan adalah kekuatan sosial yang langka.

6. Tidak semua hal perlu dijelaskan

Orang yang disegani tahu bahwa tidak setiap tuduhan atau kesalahpahaman perlu ditanggapi. Mereka membiarkan waktu dan tindakan yang menjawab. Ini menunjukkan kecerdasan emosional tinggi. Misalnya, ketika ada gosip di tempat kerja, alih-alih sibuk klarifikasi, mereka memilih fokus pada hasil kerja. Akhirnya, publik sendiri yang menilai siapa yang benar.

Menahan diri untuk tidak selalu membela diri bukan tanda pasrah, tapi tanda bahwa kita sudah melampaui kebutuhan untuk diterima semua orang. Sikap semacam ini menciptakan misteri yang justru memperkuat rasa hormat orang terhadap kita.

7. Jadilah konsisten meski tidak diperhatikan

Disiplin tanpa penonton adalah bentuk tertinggi dari karakter. Orang yang disegani adalah mereka yang tetap beretika bahkan saat tidak ada yang melihat. Dalam dunia modern yang penuh pencitraan, konsistensi seperti ini semakin langka. Misalnya, tetap datang tepat waktu, menjaga kata, dan memegang janji tanpa diumumkan.

Konsistensi membangun kredibilitas yang perlahan menumbuhkan wibawa. Karena orang akan segan pada seseorang yang tindakannya bisa diprediksi sebagai benar. Ketika kata dan perbuatanmu sejalan, kamu tidak perlu meminta rasa hormat—itu datang sendiri.

Rasa segan tidak bisa diciptakan lewat pencitraan, melainkan dibangun dari disiplin karakter yang konstan. Jika kamu ingin dikenal bukan karena kerasnya suara, tapi karena dalamnya sikap, maka mulai dari menguasai diri sendiri. Setuju atau tidak, bahwa wibawa sejati tidak perlu diumumkan? Tulis pendapatmu di kolom komentar dan bagikan tulisan ini agar lebih banyak orang belajar menjadi kuat tanpa kehilangan ketenangan.

 

  • Penulis: logikafilsuf
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Strategi Bank NTT Dukung Pemerintah Menuju Bangkit dan Sejahtera

    Tiga Strategi Bank NTT Dukung Pemerintah Menuju Bangkit dan Sejahtera

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank NTT berfokus kepada hal-hal teknis bagaimana road map strategi menuju NTT Bangkit dan Sejahtera dapat dicapai. Mimpi NTT Sejahtera itu Politik sedangkan Bank NTT adalah eksekutor menuju NTT Bangkit dan Sejahtera melalui strategi bisnis yang tepat. Bank NTT mencoba menawarkan apa yang disebut dengan kebijakan Daerah NTT Bangkit dan Menuju […]

  • Plt. Kadis Peternakan NTT drh. Artati Pinta Peternak Tanam Pakan

    Plt. Kadis Peternakan NTT drh. Artati Pinta Peternak Tanam Pakan

    • calendar_month Sel, 17 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Plt. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), drh. Artati Loasana meminta kepada kelompok peternak sapi untuk menanam pakan sebelum mulai beternak. Demikian dikatakannya ketika mengunjungi Lokasi Ranch (Peternakan) Sonis Laloran mewakili Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, di Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, pada Senin, 16 November 2020. “Bantuan […]

  • Jenderal Maruli Simanjuntak Jadi KSAD, IMO Indonesia Ucap Selamat

    Jenderal Maruli Simanjuntak Jadi KSAD, IMO Indonesia Ucap Selamat

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mengucapkan selamat kepada Jenderal Maruli Simanjuntak yang baru saja dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Jenderal Maruli menjabat KSAD menggantikan Jenderal Agus Subiyanto yang sebelumnya naik jabatan menjadi Panglima TNI. Presiden Joko Widodo melantik Letnan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) […]

  • Usai Digempur Netizen, Istana Kembalikan ID Wartawan CNN

    Usai Digempur Netizen, Istana Kembalikan ID Wartawan CNN

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Loading

    ID (identitas diri) liputan wartawan yang sudah dicabut, diserahkan lagi. Istana seperti tak berdaya menghadapi gempuran netizen plus organisasi wartawan. Ceritanya! Sebuah kartu ID liputan, benda seukuran KTP biasanya cuma tergelincir di dalam dompet bersama struk belanja dan kartu parkir. Kali ini, kartu itu berubah jadi pusaka sakral, lebih berharga dari keris Mpu Gandring, lebih […]

  • “Peluk Sehat” Gerakan Dinkes Manggarai Waspada KLB Diare

    “Peluk Sehat” Gerakan Dinkes Manggarai Waspada KLB Diare

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Loading

    Kadis Kesehatan Manggarai, Safrianus Haryanto Djehaut, M.Si. menegaskan bahwa seluruh tenaga kesehatan harus melihat upaya ini bukan sekadar sebagai tugas rutin, melainkan sebagai panggilan pengabdian yang sungguh-sungguh.   Ruteng | Guna mengantisipasi peningkatan kasus diare yang berpotensi berkembang menjadi kejadian luar biasa (KLB), Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai mengeluarkan surat edaran resmi kepada seluruh Kepala Puskesmas […]

  • Suzuki SBM Sumba Serap 90 Persen Tenaga Kerja Lokal

    Suzuki SBM Sumba Serap 90 Persen Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Loading

    Waingapu, Garda Indonesia | Hadirnya Suzuki mobil di pulau Sumba, memberikan dampak positif bagi penyerapan tenaga kerja lokal. PT. Surya Batara Mahkota (SBM) selaku diler utama atau main dealer Suzuki mobil di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), memprioritaskan para pencari kerja di daratan Sumba untuk mengisi posisi dan berkarier di bidang otomotif. General Manager SBM […]

expand_less