Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ribka Tjiptaning Ungkap Alasan Tolak Soeharto Jadi Pahlawan

Ribka Tjiptaning Ungkap Alasan Tolak Soeharto Jadi Pahlawan

  • account_circle melihatindonesia
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • visibility 527
  • comment 0 komentar

Loading

Ribka Tjiptaning menilai Soeharto tidak layak mendapat gelar tersebut karena memiliki catatan kelam pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di masa kepemimpinannya.

 

Jakarta | Pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto masih menyisajkan polemik di tengah publik, tanpa terkecuali tokoh politik di partai besar seperti PDIP.

Dia adalah Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ribka Tjiptaning yang menolak keras rencana pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Ia menilai Soeharto tidak layak mendapat gelar tersebut karena memiliki catatan kelam pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di masa kepemimpinannya.

“Kalau pribadi, saya menolak keras. Apa sih hebatnya Soeharto itu sebagai pahlawan, hanya bisa membunuh jutaan rakyat Indonesia,” ujar Ribka kepada wartawan di Sekolah PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Oktober 2025.

Ribka menegaskan, hingga kini belum ada pelurusan sejarah terkait berbagai pelanggaran HAM pada era Orde Baru. Karena itu, menurutnya, tidak ada alasan kuat untuk mengangkat Soeharto sebagai pahlawan nasional.

“Udahlah, pelanggar HAM, membunuh jutaan rakyat. Belum ada pelurusan sejarah, enggak ada pantasnya dijadikan pahlawan nasional,” tegasnya.

Senada dengan Ribka, Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga MY Esti Wijayanti juga menyoroti wacana tersebut.

Ia menyebut, pembahasan mengenai pemberian gelar kepada Soeharto kini tengah menjadi perbincangan di Komisi X DPR RI karena dinilai menimbulkan kontradiksi historis dan moral.

“Bagaimana mungkin seseorang yang dianggap melanggar HAM disandingkan dengan para korban yang juga diusulkan menjadi pahlawan? Ini logikanya dari mana? Semua harus diperjelas dulu,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan bahwa nama Soeharto termasuk dalam 40 tokoh yang diusulkan untuk mendapat gelar pahlawan nasional tahun 2025.

Daftar tersebut diserahkan kepada Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon.

Beberapa nama lain yang diusulkan antara lain Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan aktivis buruh Marsinah.

Gus Ipul menegaskan, semua nama telah melalui proses panjang dan sidang berulang oleh Dewan Gelar. “Perbedaan pendapat tentu boleh saja. Tim sudah membahas secara sungguh-sungguh dan keputusan akhirnya akan ditentukan oleh Dewan Gelar,” kata Gus Ipul.

Meski masih menuai kontroversi, pemerintah menegaskan bahwa proses seleksi gelar pahlawan nasional dilakukan dengan mekanisme ketat dan berlapis.

Namun, perdebatan soal kelayakan Soeharto masih menjadi sorotan publik dan memunculkan perbedaan pandangan di kalangan elite politik maupun masyarakat.(*)

 

 

  • Penulis: melihatindonesia
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konspirasi di SMKN Batuputih, Orang Tua & Komite Adukan Kepsek ke Gubernur NTT

    Konspirasi di SMKN Batuputih, Orang Tua & Komite Adukan Kepsek ke Gubernur NTT

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Batuputih-TTS, Garda Indonesia | Kekecewaan mendalam orang tua siswa dan komite SMK Negeri Batuputih terhadap kinerja Kepala SMK N Batuputi Prahara Chrislianto Kana,S.TP.,M.Eng., lantaran Kepala Sekolah tersebut tidak bekerja sama dengan orang tua siswa dan juga komite sekolah. Kerja sama tersebut berkaitan dengan ketidaktransparan Kepala Sekolah bersama Bendahara BOS dalam pengelolaan Dana BOS dan juga […]

  • Stok BBM Labuan Bajo Aman, Pertamina Tambah Mobil Tangki

    Stok BBM Labuan Bajo Aman, Pertamina Tambah Mobil Tangki

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo | Giat perbaikan jalan di jalur Cireng-Lembor Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2 (dia) pekan terakhir mengakibatkan jalur suplai logistik tersendat termasuk bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut mengakibatkan stok menipis di beberapa SPBU di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Perbaikan jalan memakan waktu cukup panjang, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melakukan […]

  • Manfaat Sensus Pertanian 2023 bagi Pelaku Usaha Pertanian

    Manfaat Sensus Pertanian 2023 bagi Pelaku Usaha Pertanian

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yezua H.F.H. Abel, Statistisi BPS Provinsi NTT Sektor pertanian berperan penting dalam kehidupan, pembangunan, dan perekonomian Indonesia. Sebagai negara agraris, sektor pertanian menjadi tempat bergantung sebagian besar penduduk untuk keberlangsungan hidupnya, juga untuk melestarikan sumber daya alam. Oleh karena itu, pembangunan di sektor pertanian perlu ditingkatkan agar dapat menjamin kesejahteraan pelaku usaha di sektor […]

  • Kantor Keagenan Tugu Mandiri Hadir di Larantuka Nusa Tenggara Timur

    Kantor Keagenan Tugu Mandiri Hadir di Larantuka Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka-Flotim, Garda Indonesia | PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (Tugu Mandiri) terus mengembangkan pasar individu dengan merambah Larantuka, Ibu Kota Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur; dengan membuka kantor keagenan dan memasarkan beragam produk unggulan yang sesuai kebutuhan pasar, yakni produk unit link TMPiower Link dengan pemasaran sistim jaringan In4Link. Berlokasi di Kompleks Ruko […]

  • Bank NTT Penyetor Pajak Terbesar, Per Tahun 100 Miliar Lebih

    Bank NTT Penyetor Pajak Terbesar, Per Tahun 100 Miliar Lebih

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sebagai bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), PT. Bank Pembangunan Daerah atau dikenal dengan Bank NTT menjadi wajib pajak yang paling besar menyetor pajak. Setiap tahunnya, Bank NTT menyetor pajak hingga Rp100 miliar lebih. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang, Ni Made Ayu Sri Liana Dewi dalam sesi […]

  • Dicari Aparat! Warga Kibarkan Bendera One Piece Dianggap Subversif

    Dicari Aparat! Warga Kibarkan Bendera One Piece Dianggap Subversif

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 1Komentar

    Loading

    Mahasiswa Universitas Riau, Kharik Anhar, yang turut dalam aksi pengibaran bendera One Piece, menyebut adanya upaya pembungkaman oleh aparat.   Jakarta | Aksi pengibaran bendera bajak laut dari serial Jepang One Piece di berbagai daerah Indonesia memicu reaksi keras dari aparat dan pemerintah. Pengibaran bendera Jolly Roger simbol kru Bajak Laut Topi Jerami yang dipimpin […]

expand_less