Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gubernur Riau Ditahan KPK, Diduga Minta Setoran Rp7 Miliar dan Ancam Copot Pejabat

Gubernur Riau Ditahan KPK, Diduga Minta Setoran Rp7 Miliar dan Ancam Copot Pejabat

  • account_circle melihatindonesia
  • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
  • visibility 388
  • comment 0 komentar

Loading

Pada salah satu laporan, Abdul Wahid juga diduga mengancam akan mencopot pejabat yang tidak memenuhi permintaan setoran tersebut.

 

Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Gubernur Riau Abdul Wahid setelah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan anggaran Pemerintah Provinsi Riau. Abdul Wahid terlihat mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dan tangan diborgol, saat dibawa menuju rumah tahanan usai menjalani pemeriksaan pada Rabu, 5 November 2025.

Penetapan Abdul Wahid sebagai tersangka merupakan bagian dari pengembangan perkara sebelumnya yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Dalam penyelidikan tersebut, KPK menemukan adanya dugaan praktik pemerasan dan permintaan setoran kepada pejabat dinas.

KPK memaparkan bahwa Abdul Wahid diduga meminta jatah setoran hingga Rp7 miliar terkait sejumlah proyek di dinas-dinas pemerintahan daerah. Setoran tersebut disebut sebagai bentuk “komitmen fee” yang harus diserahkan pejabat agar proyek dapat berjalan, termasuk agar jabatan mereka tetap dipertahankan.

Pada salah satu laporan, Abdul Wahid juga diduga mengancam akan mencopot pejabat yang tidak memenuhi permintaan setoran tersebut. Ancaman itu berkaitan dengan jabatan struktural dan pelaksanaan proyek berbasis anggaran daerah.

KPK menyatakan, “Penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan agar tersangka tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi perbuatannya.” Abdul Wahid akan menjalani penahanan selama 20 hari pertama.

Sementara itu, dalam keterangan terpisah, pihak KPK menegaskan bahwa penyidikan masih dapat berkembang. Lembaga antirasuah itu membuka peluang adanya penetapan tersangka baru apabila ditemukan bukti yang relevan dalam proses pemeriksaan lanjutan.

KPK menambahkan bahwa konstruksi perkara diduga melibatkan pengaturan proyek dan pemberian jatah setoran dari pejabat ke gubernur. Namun detail alur penyaluran dana dan pihak lain yang terlibat masih dalam proses pendalaman penyidik.

Hingga berita ini diterbitkan, Abdul Wahid belum memberikan keterangan langsung mengenai kasus yang menjeratnya.

Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat hukum akibat dugaan korupsi, pemerasan, dan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan anggaran daerah.(*)

 

 

 

  • Penulis: melihatindonesia
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNESCO Minta Stop Proyek Taman Nasional Komodo, Ini Respons Gubernur NTT

    UNESCO Minta Stop Proyek Taman Nasional Komodo, Ini Respons Gubernur NTT

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kepada media pada Selasa, 3 Agustus 2021 menyampaikan tanggapannya atas permintaan UNESCO pada Pemerintah Indonesia untuk menghentikan semua proyek pembangunan infrastruktur pariwisata di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK). Permintaan tersebut tertuang dalam dokumen Komite Warisan Dunia UNESCO bernomor WHC/21/44.COM/7B yang diterbitkan setelah konvensi online pada […]

  • Warga Poco Leok Tegaskan Daerah Mereka Butuh Listrik dan Mau Maju

    Warga Poco Leok Tegaskan Daerah Mereka Butuh Listrik dan Mau Maju

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | Konsultasi publik pada 3—4 September 2024 dan dialog bersama perwakilan Bank Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW) Jerman melalui tim independen Monkey Forest Consulting (MFC) pada 6 September 2024 terkait pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP Ulumbu) 5-6 di Poco Leok, Manggarai, disambut dukungan dan harapan oleh warga dan pemilik lahan sekitar wilayah kerja […]

  • Presiden Jokowi: Tak Akan Ada Impor Beras Hingga Juni 2021

    Presiden Jokowi: Tak Akan Ada Impor Beras Hingga Juni 2021

    • calendar_month Sab, 27 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memastikan bahwa tidak akan ada impor komoditas beras hingga bulan Juni mendatang. Bahkan, selama hampir tiga tahun belakangan ini, Indonesia tidak melakukan impor terhadap komoditas pangan tersebut. “Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021 tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita Indonesia. Kita tahu, sudah hampir […]

  • Persarai Sabu Raijua vs Persim Manggarai, Siapa Pulang Kampung?

    Persarai Sabu Raijua vs Persim Manggarai, Siapa Pulang Kampung?

    • calendar_month Kam, 22 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata, Garda Indonesia | 8 (delapan) tim Liga 3 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXI akan berjuang maksimal meraih tiket 4 (empat) besar atau semifinal. Sebelumnya, pada Liga 3 ETMC tahun 2019 di Malaka, tuan rumah PS Malaka menempati posisi pertama diikuti Persamba Manggarai Barat di posisi kedua. 8 tim liga 3 ETMC XXXI 2022 […]

  • 11 Ribu Pejuang Eks Timtim Gapai Piagam Penghargaan & Pin Patriot Bela Negara dari Kementerian Pertahanan

    11 Ribu Pejuang Eks Timtim Gapai Piagam Penghargaan & Pin Patriot Bela Negara dari Kementerian Pertahanan

    • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) secara simbolis memberikan piagam penghargaan dan menyematkan pin patriot bela negara kepada 23 perwakilan eks pejuang Timtim di Stadion Haliwen, Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 4 November 2021; turut menyaksikan, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD – KGEH, FINASIM, Sekda […]

  • Sekum Panitia ETMC Rote Ndao Polisikan Pelatih Persarai Sabu Raijua

    Sekum Panitia ETMC Rote Ndao Polisikan Pelatih Persarai Sabu Raijua

    • calendar_month Rab, 16 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 1Komentar

    Loading

    Rote, Garda Indonesia | Adu mulut antara sekretaris umum panitia (Sekum) Liga 3 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXII Rote Ndao, Hangry Mooy dengan pelatih tim Persarai Sabu Raijua, Mathias Bisinglasi pada Senin, 14 Agustus 2023 berbuntut pada laporan polisi bernomor: STPL/51/VIII/2023/SPKT/RES RND/NTT tertanggal 15 Agustus 2023 pukul 16.06 WITA. Pemicu laporan polisi oleh Hangry […]

expand_less