Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam Pengguncang Markas Polisi

Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam Pengguncang Markas Polisi

  • account_circle Rosadi Jamani
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
  • visibility 741
  • comment 0 komentar

Loading

Publik ramai membicarakan sosok pemberani, dan mantan Satpam. Sosok ini telah mengguncang markas polisi. Dialah Syamsul Jahidin, bukan Syamsul yang itu ya. Ini asli Syamsul pemberani.

Namanya, dari lahir memang Syamsul Jahidin. Ia bukanlah dari akademi kepolisian, bukan dari barisan keluarga ningrat, melainkan dari pos satpam. Tempat paling jujur untuk belajar tentang negara, menjaga pintu, melihat siapa yang masuk, siapa yang keluar, dan siapa yang pura-pura tidak salah padahal jelas salah.

Syamsul lahir di Pangesangan, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tempat itu mungkin tak banyak disebut dalam rapat kabinet, tapi dari sanalah lahir anak muda yang kelak mengguncang birokrasi negara. Orang lain di usia 20-an sibuk tampil estetis di Instagram, Syamsul justru kuliah sambil jaga pintu demi membiayai mimpinya. Ketika teman-temannya pamer OOTD, Syamsul pamer shift malam. Ironisnya, justru shift malam itulah yang melatih keberaniannya. Keberanian yang kelak membuat 4.351 polisi harus kembali ke markas.

Pendidikan Syamsul tidak main-main. S1 Komunikasi, S1 Hukum, S2 Komunikasi, Magister Hukum Militer, dan kini sedang S3 Hukum. Deretan gelar ini membuat sebagian orang bingung, “Ini orang belajar atau mau buka warung akademik?” Tapi bagi Syamsul, ilmu itu bukan pajangan. Ilmu adalah peluru. Ia menembakkannya langsung ke jantung undang-undang yang dianggapnya bermasalah, UU Polri.

Ketika ribuan polisi aktif duduk manis di jabatan sipil, dari kementerian sampai BUMN, kebanyakan orang hanya menghela napas. Tapi Syamsul mengangkat alis, lalu mengangkat gugatan. Ia bertanya hal paling tabu di republik ini, “Kenapa polisi boleh rangkap jabatan, tapi rakyat biasa dilarang rangkap kerja?”

Pertanyaan sederhana itu menggema sampai ke Mahkamah Konstitusi. MK pun mengetok palu seperti mengentak meja birokrasi yang terlalu nyaman. “Polisi tidak boleh rangkap jabatan! Kembalilah ke markas!”

Seketika, 4.351 polisi yang sebelumnya berkeliaran di ruang-ruang rapat kementerian mendadak seperti anak magang yang dipanggil pulang lebih awal. Jabatan sipil kosong. Tanda tangan macet. Kop surat bingung mau ditujukan ke siapa. Semuanya berawal dari tangan seorang mantan satpam bernama Syamsul Jahidin.

Karier hukum Syamsul memang tak biasa. Ia pernah menggugat pangkat tituler Letkol Deddy Corbuzier. Ia membela bayi tertukar. Ia menjadi mediator di lima pengadilan. Ia advokat, tapi juga filsuf jalanan yang memahami bahwa kadang hukum perlu diketuk lewat humor dan keberanian.

Mottonya, “Berani, benar, berhasil,” bukan sekadar pajangan di bio media sosial. Ia hidup dari itu. Dari keberanian itulah, satu orang tanpa seragam mampu menegur institusi paling berseragam di negeri ini.

Ironinya, Syamsul yang dulu menjaga pintu kini menjaga konstitusi. Ia tahu kapan harus mengizinkan sesuatu masuk, kapan harus menolaknya. Ia mungkin tidak punya bintang di pundak, tapi jelas punya nyali yang bersinar lebih terang dari lampu rotator.

Ketika sejarah bangsa ditulis ulang nanti, ada satu paragraf kecil yang pasti akan dikenang, seorang satpam dari Mataram pernah mengguncang 4.351 polisi hanya dengan pena, logika, dan keberanian.

Di republik yang sering lelah oleh drama kekuasaan, nama Syamsul Jahidin hadir seperti alarm yang menyadarkan kita bahwa keberanian tidak butuh pangkat, hanya butuh tekad.(*)

 

  • Penulis: Rosadi Jamani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Habiskan 58 Miliar, Dua Gedung Baru RSUD SK Lerik Siap Diresmikan

    Habiskan 58 Miliar, Dua Gedung Baru RSUD SK Lerik Siap Diresmikan

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Memasuki usia yang ke-9, RSUD S. K. Lerik menambah 2 (dua) gedung baru. Dua gedung yang masing-masing berlantai dua ini siap diresmikan pada 1 Agustus 2019, atau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD SK Lerik. Direktris RSUD S. K. Lerik, dr. Marsiana Halek, Kamis, 25 Juli 2019 di ruang […]

  • PPP Bukan Partai Milik Islam, Djainudin Lonek: Berlaku Juga di NTT

    PPP Bukan Partai Milik Islam, Djainudin Lonek: Berlaku Juga di NTT

    • calendar_month Ming, 30 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTT masa bakti 2022—2026, Djainudin Lonek, S.H., M.H. kepada awak media pada Sabtu malam, 29 Mei 2021 di Restoran Titi Hena; mengungkapkan bahwa musyawarah wilayah (Muswil) IX PPP NTT yang diikuti pengurus DPW dan DPC dari 22 kabupaten/kota bersepakat untuk mengamanatkan dirinya untuk kembali menakhodai […]

  • Lion Air JT-799 Rute Sorong-Manado Alami Gangguan Teknis, Ini Detailnya

    Lion Air JT-799 Rute Sorong-Manado Alami Gangguan Teknis, Ini Detailnya

    • calendar_month Jum, 22 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Sorong, Garda Indonesia | Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi sehubungan dengan informasi yang mulai berkembang mengenai Lion Air penerbangan JT-799 rute Bandar Udara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat (SOQ) tujuan Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (MDC) pada Rabu, 21 Februari 2019. Lion Air […]

  • Bank NTT Memudahkan Nasabah Bayar Pajak

    Bank NTT Memudahkan Nasabah Bayar Pajak

    • calendar_month Ming, 9 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT)  melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT. Mutiara Bintang Abadi (MBA) tentang Penerimaan Pembayaran Tagihan Pajak Daerah Melalui Gerai Modern Channel serta lainnya pada Sabtu, 8 Oktober 2022. Tidak hanya itu, juga penandatanganan kerja sama antara PT. BPD NTT dengan PT. MBA tentang […]

  • ‘Cashback Bank NTT Lewoleba’ Hadiah 3 Mobil bagi Nasabah Tabungan Flobamora

    ‘Cashback Bank NTT Lewoleba’ Hadiah 3 Mobil bagi Nasabah Tabungan Flobamora

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Lewoleba-Flores, Garda Indonesia | Bank NTT Lewoleba kembali memberikan apresiasi kepada 3 (tiga) penabung yang berhak membawa pulang mobil. Penyerahan hadiah Tabungan Flobamora Bank NTT Lewoleba, diserahkan langsung oleh Kepala Cabang Bank NTT Lewoleba, Ruben Ludji pada Jumat, 5 Juni 2020. Ketiga nasabah tersebut menabung selama jangka waktu dan nominal tertentu [Nilai hadiah disesuaikan dengan […]

  • CSR Astra–14 Guru Muda bagi Pendidikan di NTT, Wagub Josef Apresiasi

    CSR Astra–14 Guru Muda bagi Pendidikan di NTT, Wagub Josef Apresiasi

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM mengapresiasi kepedulian PT Astra Internasional yang manfatkan Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan untuk peningkatan mutu pendidikan khususnya di NTT, Provinsi Kepulauan yang memiliki 1.192 pulau besar dan kecil. Pemerintah Provinsi NTT terus berupaya agar semakin banyak perusahaan terlibat […]

expand_less