Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN Entaskan Krisis Air Tiga Dusun di Desa Nubahaeraka Lembata

PLN Entaskan Krisis Air Tiga Dusun di Desa Nubahaeraka Lembata

  • account_circle Tim PLN UIP Nusra
  • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
  • visibility 231
  • comment 0 komentar

Loading

Pemerintah Desa Nubahaeraka menyatakan kesiapan warga untuk menanggung biaya layanan listrik, mengingat sebelumnya mereka harus membeli air melalui truk tangki dengan harga yang cukup tinggi.

 

Lembata | Program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (Papha) Kabupaten Lembata berhasil membuka kembali akses air bersih bagi tiga dusun di Desa Nubahaeraka, yaitu Dusun Waiwejak 1, Waiwejak 2, dan Dusun Lewokurang. Ketiga dusun ini berada di sekitar kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Upaya pemulihan akses air dilakukan setelah jaringan pipa mengalami kerusakan berat akibat badai Seroja. PLN UIP Nusra, Yayasan Papha, dan Pemerintah Desa bergotong royong melakukan pembersihan jalur pipa, pengelasan pipa yang patah, memperkuat topang pipa, serta membenahi mesin diesel dan aki pompa air. Hasilnya, pada 16 Agustus 2025, pipa sepanjang 6 kilometer berhasil mengalirkan air bersih menuju Dusun Waiwejak 1 dan Waiwejak 2, menjadi hadiah manis menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.

Ketua Yayasan Papha Kabupaten Lembata, Paul Dalo, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut menginspirasi warga Dusun Lewokurang—yang lokasinya lebih jauh dan berada di dataran lebih tinggi dibanding dua dusun lainnya—untuk mengajukan bantuan serupa guna memperoleh akses air bersih yang lebih layak.

Merespons hal itu, urai Paul, PLN dan Yayasan Papha membangun sambungan pipa tambahan dan jaringan pipa menanjak dari jalur transmisi utama menuju permukiman warga sepanjang 1 kilometer. Upaya ini akhirnya membuahkan hasil ketika aliran air bersih berhasil menjangkau Dusun Lewokurang pada 22 Oktober 2025, sebagai persembahan PLN menjelang Hari Listrik Nasional.

“Dengan capaian ini, maka tiga dusun di Desa Nubahaeraka atau sebanyak 200 penerima manfaat kini telah menikmati akses air bersih yang stabil,” ujar Paul.

Sejalan dengan itu, program bantuan juga mencakup penyelesaian pembangunan jaringan listrik dan pemasangan trafo untuk menggantikan dua unit mesin diesel lama, guna memastikan suplai listrik yang lebih andal dan efisien dalam mendukung operasional pompa air dan sarana publik lainnya.

Pemerintah Desa Nubahaeraka menyatakan kesiapan warga untuk menanggung biaya layanan listrik, mengingat sebelumnya mereka harus membeli air melalui truk tangki dengan harga yang cukup tinggi mencapai puluhan ribu rupiah per tangki. Kehadiran air bersih dan listrik yang stabil kini memberikan penghematan biaya serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai langkah keberlanjutan, PLN bersama Yayasan Papha dan Pemerintah Desa akan menghelat pelatihan pengelolaan air minum desa yang mencakup manajemen keuangan, operasional, serta perawatan jaringan, dengan pendampingan dari PDAM. Program ini diharapkan menjadi pijakan menuju pengelolaan mandiri oleh BUMDes atau Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAM).

Paul menambahkan, keberhasilan di Desa Nubahaeraka membuka pintu permintaan serupa dari desa-desa lain di sekitar kawasan PLTP Atadei. Berdasarkan arahan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, perluasan jaringan air bersih direncanakan untuk menjangkau lima desa yang selama ini masih terkendala pasokan air, yaitu Nuba Atalojo, Atakore, Lewogroma, Lerek, dan Lusilame.

Pengembangan ini akan dilakukan secara bertahap melalui sinergi PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat, termasuk penyelesaian pembebasan lahan di titik-titik strategis.

Kepala Desa Nubahaeraka, Vinsensius Nuba Ladjar, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan kepada masyarakat. “Terima kasih kepada PLN dan Yayasan Papha yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat yang selama ini sangat diharapkan,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa program air bersih di Desa Nubahaeraka membuktikan bahwa kehadiran pembangkit energi bersih dapat berjalan selaras dengan pembangunan sosial masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan PLTP Atadei membawa perubahan nyata bagi desa-desa di sekitarnya. Akses air adalah kebutuhan paling mendasar, dan PLN berkomitmen menyelesaikan layanan ini hingga menjangkau desa-desa lain yang masih membutuhkan,” ujar Rizki.(*)

 

 

  • Penulis: Tim PLN UIP Nusra

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda NTT Pinta DAK APBD 2019 Dipercepat

    Sekda NTT Pinta DAK APBD 2019 Dipercepat

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Ir. Benediktus Polo Maing meminta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT untuk mempercepat proses pelaksanaan paket proyek yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD NTT tahun 2019. “Sekarang sudah 20 Mei, sedikit lagi masuk bulan Juni, jadi tolong perhatikan program APBD DAK Fisik yang […]

  • Presiden Jokowi Resmikan Tol Desari, Jalan Kawasan Jabodetabek Semakin Lengkap

    Presiden Jokowi Resmikan Tol Desari, Jalan Kawasan Jabodetabek Semakin Lengkap

    • calendar_month Jum, 28 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id–Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) sebagai Megapolitan dengan inti Kota Jakarta merupakan kawasan perkotaan multifungsi sebagai pusat pemerintahan, bisnis dan jasa, pendidikan, wisata dan budaya memerlukan dukungan struktur jaringan jalan yang kuat dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Selain jaringan jalan arteri, Pemerintah secara bertahap sejak akhir tahun 80-an telah membentuk struktur jaringan […]

  • Menteri Korupsi Lagi, Kapan Tim Kerja Presiden Dibenahi ?

    Menteri Korupsi Lagi, Kapan Tim Kerja Presiden Dibenahi ?

    • calendar_month Ming, 6 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Satu lagi penjahat tumbang. Penjahat kemanusian yang rakus melalap hak kaum duafa, kaum masyarakat miskin yang sedang bertahan hidup dari serangan pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi. Menteri Sosial Yuliari Batubara ini memang masih tersangka di KPK, tapi entah saya Haqul Yaqin menteri kaya raya keturunan pengusaha ini pasti terlibat bancakan dana […]

  • Tanggung jawab Pejabat Publik di Dunia Vs di Akhirat

    Tanggung jawab Pejabat Publik di Dunia Vs di Akhirat

    • calendar_month Sel, 18 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Rabu, 16 Oktober 2022, masa pemerintahan Gubernur Anies Baswedan berakhir. Dalam pidato perpisahannya, Anies bilang: “Doakan kami dan jadilah saksi bagi kami, saksi yang nanti akan bersama pada saat kami mempertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT sang pemilik segala kekuasaan, yang memberikan kekuasaan kepada siapa pun yang ia kehendaki, dan yang mencabut […]

  • Konektivitas Infrastruktur NTT melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha

    Konektivitas Infrastruktur NTT melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha

    • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi-Wagub NTT menegaskan, persoalan infrastruktur NTT harus ditangani dengan pola kerja baru atau out of box. Dalam bahasa modern, dibutuhkan upaya quantum leap atau lompatan luar biasa untuk mengatasi keterbelakangan NTT terutama dalam aspek aksesibilitas. “Dari 2.650 kilometer ruas jalan provinsi, sebagian besar saya istilahkan mati sebelah. Ada kurang lebih 1.650 […]

  • IKIP Komisi Informasi NTT 2025 Potret Faktual Keterbukaan Informasi

    IKIP Komisi Informasi NTT 2025 Potret Faktual Keterbukaan Informasi

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    FGD IKIP tahun 2025 merupakan program prioritas Komisi Informasi secara nasional untuk melihat dan memotret sejauh mana kondisi faktual pelaksanaan keterbukaan informasi publik dapat berjalan di semua provinsi di Indonesia.   Kupang | Guna memotret kondisi faktual implementasi keterbukaan informasi publik di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Komisi Informasi Pusat kembali menghelat forum group discussion (FGD) […]

expand_less