Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Dharma Wanita Kementerian Agama Kabupaten TTS ‘Perangi’ HIV/AIDS

Dharma Wanita Kementerian Agama Kabupaten TTS ‘Perangi’ HIV/AIDS

  • account_circle Daud Nubatonis
  • calendar_month Sab, 6 Des 2025
  • visibility 377
  • comment 0 komentar

Loading

Sebagai organisasi perempuan yang memiliki tanggung jawab moral dalam membangun keluarga dan masyarakat, DWP Kemenag TTS merasa terpanggil untuk turut serta dalam upaya edukasi dan pencegahan HIV/AIDS.

 

SoE |Peningkatan signifikan kasus HIV/AIDS, baik dari segi jumlah maupun kompleksitasnya menjadi atensi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan sebagai rangkaian peringatan HUT ke-26, maka dihelat sosialisasi penanggulangan HIV/AIDS, bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS.

Kegiatan ini mengusung tema nasional “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan Dalam Pendidikan Anak Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045” yang dijabarkan dalam sub tema “Penanggulangan HIV/AIDS Cegah AIDS, Selamatkan Keluarga.” yang berlangsung pada Jumat, 5 Desember 2025, di Aula Kantor Kemenag TTS.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus dan anggota DWP, kepala kantor Kemenag TTS bersama jajarannya, seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten TTS, serta narasumber dari Dinas kesehatan kabupaten TTS yang memberikan materi mengenai pencegahan, penularan, dan penanganan HIV/AIDS.

Ketua DWP Kementerian Agama Kabupaten TTS, Flora A. Nggiku-Nuban, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sub tema ini sangat relevan dengan kondisi wilayah TTS, yang saat ini mengalami peningkatan signifikan kasus HIV/AIDS, baik dari segi jumlah maupun kompleksitasnya. Menurutnya, sebagai organisasi perempuan yang memiliki tanggung jawab moral dalam membangun keluarga dan masyarakat, DWP merasa terpanggil untuk turut serta dalam upaya edukasi dan pencegahan.

“HIV/AIDS bukan lagi isu yang jauh, tetapi ancaman nyata yang dapat memengaruhi kehidupan keluarga, masa depan anak-anak, dan stabilitas sosial. Karena itu, pemahaman tentang bahaya, pola penularan, dan langkah pencegahan sangat diperlukan,” ungkapnya.

Flora juga menekankan pentingnya peran seorang istri dalam ketahanan keluarga. Seorang istri, menurutnya, adalah mitra, sahabat, dan pendamping yang memiliki peran besar dalam memastikan keluarga menjalani pola hidup sehat dan bermoral. Melalui kegiatan edukasi seperti ini, DWP diharapkan dapat semakin memberdayakan anggotanya untuk menjadi pilar keluarga yang tangguh, sehat, dan harmonis.

“Pengetahuan adalah perlindungan terbaik. ASN Kementerian Agama harus mampu menjadi corong informasi yang benar sekaligus teladan dalam menjaga perilaku hidup sehat, bermoral, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 yang akan diperingati pada 3 Januari 2026.

“Sebagai keluarga besar Kementerian Agama, kita tidak hanya merayakan HAB dengan seremoni, tetapi dengan tindakan nyata, salah satunya melalui penguatan pemahaman ASN dan keluarga terkait isu-isu fundamental yang berpengaruh pada kehidupan sosial dan spiritual masyarakat,” tambahnya.

Ketua DWP juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua KPA Kabupaten TTS beserta tim yang telah hadir memberikan edukasi, waktu, dan tenaga dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut demi kesehatan masyarakat TTS.

Di akhir sambutannya, Ketua DWP mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga penyebar informasi kepada keluarga dan lingkungan terdekat.

“Pencegahan HIV/AIDS adalah tanggung jawab bersama. Dengan pengetahuan yang benar, kita dapat melindungi banyak pihak dari risiko dan dampak yang merugikan.”

Sementara itu, Sekretaris Komisi Penanggulan AIDS (KPA) Kabupaten TTS, Ir. Oktovianus Nabunome, M.Si, menyampaikan bahwa HIV & AIDS masih menjadi persoalan serius, baik di tingkat Provinsi NTT, maupun di Kabupaten TTS, upaya penanggulangan terus dilakukan melalui peningkatan edukasi, deteksi dini, pendampingan, dan penguatan layanan kesehatan.

“Kami sadar bahwa pekerjaan ini tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, keluarga, gereja, sekolah, komunitas pemuda, dan organisasi masyarakat sipil untuk menghindari penyakit,“ ungkapnya.

Menurutnya sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama untuk meningkatkan pengetahuan, menghilangkan stigma dan diskriminasi, serta mendorong masyarakat untuk berperilaku sehat dan tidak takut memeriksakan diri.(*)

  • Penulis: Daud Nubatonis
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lanyalla, Politik, dan Sepak Bola

    Lanyalla, Politik, dan Sepak Bola

    • calendar_month Ming, 15 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Muliansyah A. Ways Tiga hal yang tak bisa dipisahkan dalam peristiwa hari ini, sosok yang Bernama asli AA Lanyalla Mahmud Mattalitti, pria yang selama ini dikenal sebagai seorang tokoh anti tesa terhadap kelompok oligarki, mafia dan menjadi diri sendiri untuk kepentingan bangsa dan negara. LaNyalla hadir sebagai pribadi yang memberikan warna baru perpolitikan nasional […]

  • Politik Damai atau Damai Berpolitik?Telaah dalam Bingkai Pilkada

    Politik Damai atau Damai Berpolitik?Telaah dalam Bingkai Pilkada

    • calendar_month Kam, 23 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh :Felix Natu S.Fil.M.Fil (Putra Malaka) Politik akhir-akhir ini menjadi biasa bagi semua lapisan masyarakat mulai dari petani, ojek, tukang pangkas, penjual bakso, Guru, Perawat, hingga para elite politik. Mengapa politik yang dulu sebut saja orang sangat takut, bahkan sakral menyebut kata Politik apa lagi terlibat di dalamnya. Dalam persepsi masyarakat politik menjadi konotasi negatif […]

  • Tenaga Medis Pasien Korona Wafat, Presiden Jokowi Berbelasungkawa

    Tenaga Medis Pasien Korona Wafat, Presiden Jokowi Berbelasungkawa

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya sejumlah dokter, perawat, dan tenaga medis yang menangani pasien positif virus korona atau Covid-19. Presiden juga mengapresiasi perjuangan dan dedikasi mereka. “Saya ingin menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam, belasungkawa yang dalam, atas berpulangnya dokter, perawat, dan tenaga medis yang telah berpulang ke […]

  • Stop Kriminalisasi Penyidik TPPO di Polres Sumba Barat

    Stop Kriminalisasi Penyidik TPPO di Polres Sumba Barat

    • calendar_month Sen, 1 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id-Ketua Satgas Anti Human Trafficking PADMA Indonesia Nusa Tenggara Timur, R Riesta Ratna Megasari mewakili Gabriel Goa, Direktur Lembaga Hukum dan HAM PADMA Indonesia (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) sekaligus Dewan Penasehat Kelompok Kerja Menentang Perdagangan Manusia (POKJA MPM) terpanggil untuk membela Penyidik-Penyidik TPPO yang dikriminalisasi karena bekerja serius dan rela berkorban untuk […]

  • INACA Turunkan Tarif Tiket Penerbangan

    INACA Turunkan Tarif Tiket Penerbangan

    • calendar_month Ming, 13 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id | Seluruh maskapai nasional yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier Association (INACA) telah menurunkan tarif tiket penerbangan sejak Jumat 11 Januari 2019. (INACA merupakan sebuah Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia yang didirikan oleh para pengusaha perusahaan penerbangan pada tanggal 15 Oktober 1970). Pada beberapa rute penerbangan seperti Jakarta-Denpasar, Jakarta-Jogja, Jakarta Surabaya, Bandung-Denpasar dll […]

  • Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2025—2034, PLN Siap Laksanakan

    Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2025—2034, PLN Siap Laksanakan

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Diproyeksikan sebanyak 1,7 juta lapangan kerja baru akan tercipta melalui RUPTL terbaru ini, yang terdiri dari 836 ribu tenaga kerja di sektor pembangkitan dan 881 ribu di sektor transmisi serta gardu induk.   Jakarta | PT PLN (Persero) siap melaksanakan rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) 2025—2034 demi meningkatkan investasi, menyerap tenaga kerja dan memperkuat […]

expand_less