Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Bea Cukai Tindak Tegas 60 Pegawai Terlibat Fraud Periode 2024—2025

Bea Cukai Tindak Tegas 60 Pegawai Terlibat Fraud Periode 2024—2025

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • visibility 266
  • comment 0 komentar

Loading

Selain bersih-bersih internal, Bea Cukai pun menyiapkan strategi menghadapi target penerimaan Rp336 triliun pada 2026. Langkahnya meliputi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk penelitian nilai pabean, modernisasi laboratorium.

 

Jakarta | Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mencatat 27 pegawai diberhentikan pada 2024 karena fraud dan pelanggaran disiplin berat. Tahun 2025, hukuman atas 33 pegawai dengan kasus serupa juga sedang diproses.

Direktur Komunikasi Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto menegaskan komitmen lembaga untuk menindak tegas setiap pelanggaran disiplin sebagai bagian dari penguatan integritas SDM.

Selain bersih-bersih internal, Bea Cukai menyiapkan strategi menghadapi target penerimaan Rp336 triliun pada 2026. Langkahnya meliputi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk penelitian nilai pabean, modernisasi laboratorium, penguatan kompetensi SDM, serta operasi penindakan terpadu. Hingga November 2025, penerimaan bea cukai mencapai Rp269,4 triliun atau 89,3% dari target APBN, menunjukkan ketahanan penerimaan di tengah dinamika ekonomi dan industri.

Peran dan fungsi utama Dirjen Bea Cukai

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memiliki peran vital dalam perekonomian dan keamanan negara. Untuk memahami arah dan tujuan lembaga ini, mari kita telaah lebih dalam visi, misi, fungsi utama, dan moto yang menjadi landasan operasionalnya.

Mengemban visi, “Menuju Institusi Kepabeanan dan Cukai Terkemuka di Dunia”, DJBC berambisi dan berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengawasan, dan kontribusinya terhadap pembangunan nasional. Visi ini menjadi benchmark untuk terus berbenah dan beradaptasi dengan perkembangan global.

Guna mewujudkan visi tersebut, DJBC mengemban tiga misi utama, yaitu:

  1. Memfasilitasi perdagangan dan industri: DJBC berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dengan memperlancar arus barang dan mempermudah proses kepabeanan.
  2. Menjaga perbatasan dan melindungi masyarakat Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan ilegal: DJBC berperan sebagai garda terdepan dalam mencegah masuknya barang-barang berbahaya dan ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat.
  3. Mengoptimalkan penerimaan negara di sektor kepabeanan dan cukai: DJBC berkontribusi secara signifikan terhadap pendapatan negara melalui pungutan bea masuk, bea keluar, dan cukai.

Ketiga misi ini saling terkait dan tidak dapat dipisahkan. Keberhasilan DJBC dalam menjalankan satu misi akan berdampak positif pada misi lainnya.

Fungsi Utama DJBC

Sebagai institusi yang kompleks, DJBC memiliki sejumlah fungsi utama yang mendukung pencapaian visi dan misinya. Fungsi-fungsi tersebut meliputi:

  • Meningkatkan pertumbuhan industri dalam negeri melalui pemberian fasilitas kepabeanan dan cukai yang tepat sasaran.
  • Mewujudkan iklim usaha dan investasi yang kondusif dengan memperlancar logistik impor dan ekspor.
  • Melindungi masyarakat, industri dalam negeri, dan kepentingan nasional dari barang impor dan ekspor yang berbahaya dan dilarang.
  • Melakukan pengawasan kegiatan impor, ekspor, dan kegiatan kepabeanan dan cukai lainnya secara efektif dan efisien.
  • Membatasi, mengawasi, dan mengendalikan produksi, peredaran, dan konsumsi barang tertentu yang membahayakan kesehatan, lingkungan, ketertiban, dan keamanan masyarakat melalui instrumen cukai.
  • Mengoptimalkan penerimaan negara dari bea masuk, bea keluar, dan cukai untuk menunjang pembangunan nasional.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TAHUN KETIGA! Padu Padan Sokong Exotic Tenun Fest BI NTT

    TAHUN KETIGA! Padu Padan Sokong Exotic Tenun Fest BI NTT

    • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Perhelatan  Exotic Tenun Fest (ETF) 2023 telah dihelat pada 26—27 Agustus 2023 bertema “Toward Green Economy : NTT’s exotism contributes globally Indonesia Pride“. Acara yang penuh inspirasi ini tidak hanya memamerkan kerajinan kain tenun NTT yang indah, tetapi juga menegaskan pergeseran menuju praktik berkelanjutan dan pemanfaatan sumber daya NTT yang belum […]

  • Menkeu Purbaya Semakin Berani, Luhut Terusik

    Menkeu Purbaya Semakin Berani, Luhut Terusik

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Loading

    Purbaya, awalnya diremehkan. Maklum yang diganti itu Sri Mulyani, Menkeu terbaik. Tak butuh lama, Purbaya semakin menarik simpati publik, nama Jeng Sri pun semakin tergeser. Terbaru, Luhut, menteri serba bisa di eranya mulai terusik oleh keberanian menteri yang dijuluki koboi itu. Di republik yang penuh seminar, spanduk, dan kalimat manis pejabat, tiba-tiba muncul satu manusia […]

  • Pariwisata Alor, Gubernur VBL Minta Lembaga Agama Dorong Umat Punya ‘Awareness’

    Pariwisata Alor, Gubernur VBL Minta Lembaga Agama Dorong Umat Punya ‘Awareness’

    • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Kalabahi, Garda Indonesia | Guna mendapatkan sebuah desain pariwisata yang hebat atau sustainable, maka harus butuh kinerja semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, lembaga agama, lembaga adat hingga pemerhati pariwisata. Demikian diungkapkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pada saat memberikan sambutan dalam pertemuan Tokoh Lintas Agama Se-Provinsi NTT pada Selasa,.19 Oktober 2021. Mengusung tema “Penguatan […]

  • Rahayu Saraswati Memilih Mundur Sendiri dari Anggota DPR

    Rahayu Saraswati Memilih Mundur Sendiri dari Anggota DPR

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Salut pada orang berani mundur. Itu namanya gentle. Tak perlu dipaksa mundur, ia mundur sendiri, hebat. Itulah ponakan Prabowo, Rahayu Saraswati. Di negeri ini, kursi kekuasaan sering lebih lengket dari permen karet di sandal jepit. Orang bisa ditangkap KPK, bisa diprotes mahasiswa, bisa dicaci di medsos, tapi tetap saja tak mau lepas. Maka ketika ada […]

  • Pantai Sakalak, Pantai Nan Indah di Selatan Pulau Timor

    Pantai Sakalak, Pantai Nan Indah di Selatan Pulau Timor

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Loading

    Akses yang sepenuhnya sederhana membuat pantai ini tetap alami dan tenang, cocok bagi pencari ketenangan atau kegiatan seperti berkemah kecil.   Nekamese | Jalan yang harus ditempuh penuh rintangan dan memacu adrenalin khususnya bagi para petualang. Tak mudah memang, namun bakal setimpal dengan suguhan panoramanya. Di sisi kiri terdapat bukit pasir yang secara kasat mata […]

  • SALAH BESAR! Megawati Tolak Anaknya Jadi Presiden

    SALAH BESAR! Megawati Tolak Anaknya Jadi Presiden

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh : Drs. Ignatius Sinu, M.A., Dosen Ilmu-Ilmu Sosial, Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Entah, untuk apa didirikannya lembaga survei oleh mereka yang berkompeten?. Berdasarkan rekam jejak akurasi lembaga survei, menggiring banyak orang yang berpolitik menggandrunginya. Mereka mendekati dan membiayai untuk melakukan survei tentang dirinya dan kelompoknya di dalam kaitannya dengan elektabilitas diri dan kelompok. […]

expand_less