Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • visibility 509
  • comment 0 komentar

Loading

Organisasi Islam yang didirikan pada 18 November 1912 (8 Dzulhijjah 1330 H) oleh KH. Ahmad Dahlan di Yogyakarta, berkarakter gerakan tajdid (pembaruan) dan amar ma’ruf nahi munkar ini menetapkan awal Ramadan dengan metode hisab hakiki wujudul hilal, bukan rukyat (melihat hilal secara langsung).

 

Jakarta | Muhammadiyah, organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan; telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah yang mengacu pada prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal yang menekankan keseragaman waktu ibadah secara global tanpa bergantung pada rukyat lokal.

Keputusan tersebut telah diformalkan dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah. Penetapan lebih awal ini menegaskan konsistensi Muhammadiyah dalam pendekatan astronomis sebagai dasar penentuan kalender keagamaan.

Organisasi Islam yang didirikan pada 18 November 1912 (8 Dzulhijjah 1330 H) oleh KH. Ahmad Dahlan di Yogyakarta, awalnya bernama Persyarikatan Muhammadiyah berkarakter gerakan tajdid (pembaruan) dan amar ma’ruf nahi munkar ini menetapkan awal Ramadan dengan metode hisab hakiki wujudul hilal, bukan rukyat (melihat hilal secara langsung).

Metode Muhammadiyah: Hisab Hakiki Wujudul Hilal

Awal bulan hijriah (termasuk Ramadan) ditetapkan jika memenuhi tiga kriteria yakni telah terjadi ijtimak (konjungsi), matahari dan bulan sudah sejajar (bulan baru telah lahir), Ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam di wilayah Indonesia, dan saat matahari terbenam, bulan masih berada di atas ufuk (hilal wujud) yang mana walaupun hilal belum terlihat secara kasat mata.

Jika ketiga syarat ini terpenuhi, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai 1 Ramadan.

Alasan Muhammadiyah tidak menggunakan Rukyat diantaranya :

  • Muhammadiyah berpandangan bahwa Hisab (perhitungan astronomi) bersifat ilmiah, pasti, dan konsisten,
  • Tidak bergantung pada cuaca atau perbedaan lokasi pengamatan
  • Sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Dasarnya adalah pemahaman terhadap dalil syar’i yang memberi ruang penggunaan ilmu pengetahuan untuk penentuan waktu ibadah.

Dampaknya, Muhammadiyah biasanya menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah lebih awal. Kadang berbeda dengan pemerintah yang menggunakan metode hisab-rukyat (imkanur rukyat). Namun perbedaan ini dipahami sebagai khilafiyah (perbedaan pendapat) yang sah dalam Islam.

Muhammadiyah pun menegaskan bahwa perbedaan penetapan bukan perpecahan, umat Islam tetap harus saling menghormati, dan persatuan umat lebih utama daripada perbedaan metode.(*)

 

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamax dan Dex Series Turun Harga, Ini Harga Per 1 September

    Pertamax dan Dex Series Turun Harga, Ini Harga Per 1 September

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya | PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) menyesuaikan berkala harga BBM non-subsidi. Pada September 2024, harga Pertamax Series dan Dex Series mengalami penurunan. Harga baru berlaku pada Minggu, 1 September 2024. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari menyatakan bahwa harga BBM non-subsidi akan terus disesuaikan mengikuti […]

  • Senyum 80 Tahun Merdeka, Rumah Warga Timor Pelosok Dapat Listrik

    Senyum 80 Tahun Merdeka, Rumah Warga Timor Pelosok Dapat Listrik

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Pemasangan SuperSUN ini menjadi momen penuh kebahagiaan, khususnya bagi keluarga Dahya Kake yang untuk pertama kalinya merasakan terang lampu listrik di rumah mereka.   Kupang | Impian warga Dusun 3, Desa Camplong 2 , Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang,Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menikmati listrik akhirnya terwujud. Melalui inovasi terbarunya, Kompak Daya “SuperSUN”, PT PLN (Persero) […]

  • Gubernur Viktor: ‘Pendidikan Berkarakter Kristus Lebih Penting!’

    Gubernur Viktor: ‘Pendidikan Berkarakter Kristus Lebih Penting!’

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat – Gubernur NTT menegaskan bahwa kekuatan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja yang adalah sumber hikmat penuh inovatif dan progresif harus selalu menjadi inspirasi utama dalam diri setiap jemaatNya. Termasuk dalam pembangunan fisik rumah ibadah. “Diperlukan landasan iman yang kokoh berdasarkan pengetahuan dan pengenalan yang benar terhadap karakter dan […]

  • George, Sang Inspirator dan Eksekutor

    George, Sang Inspirator dan Eksekutor

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Sam Babys, Staf Biro Umum Setda Provinsi NTT Rabu petang, 24 Juli 2024, saya mendapat informasi dari salah satu rekan kerja di Biro Umum Setda Provinsi NTT bahwa mantan Kepala Biro Umum kami, Bapak George M. Hadjoh yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT memutuskan untuk pensiun dari […]

  • BEM FISIP Undana : “Menangkal Dinamika Sosial dengan Ideologi Pancasila”

    BEM FISIP Undana : “Menangkal Dinamika Sosial dengan Ideologi Pancasila”

    • calendar_month Ming, 16 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undana Kupang mengadakan seminar nasional pada Sabtu, 15 Juni 2019, bertempat di Aula FISIP Undana Kupang. Seminar nasional yang dilakukan sebagai salah satu kegiatan non program dari BEM FISIP dibawah naungan bidang penalaran dan keilmuan Sebagai wujud tanggapan dari mahasiswa […]

  • Puan Bantah Isu Gaji DPR Naik, Hanya Kompensasi Uang Rumah

    Puan Bantah Isu Gaji DPR Naik, Hanya Kompensasi Uang Rumah

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Meski begitu, isu gaji DPR tetap menjadi perbincangan panas, terlebih setelah muncul unggahan di media sosial yang menyebut anggota DPR menerima gaji hingga Rp90 juta per bulan.   Jakarta | Ketua DPR RI, Puan Maharani menegaskan bahwa tidak ada kenaikan gaji anggota DPR seperti yang ramai beredar di media sosial. Menurut Puan, isu gaji DPR […]

expand_less