Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Demokrasi Terancam Mundur, Megawati dan PDI-P Tolak Pilkada Via DPRD

Demokrasi Terancam Mundur, Megawati dan PDI-P Tolak Pilkada Via DPRD

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

Loading

Rakernas PDI Perjuangan secara resmi menetapkan penolakan terhadap pilkada tidak langsung dalam risalah keputusan partai. PDI Perjuangan juga mengusulkan penerapan e-voting, pembatasan biaya kampanye, serta penegakan hukum terhadap politik uang.

 

Jakarta | Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyatakan sikap tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Penolakan tersebut ditegaskan sebagai sikap resmi dan kelembagaan PDI Perjuangan yang bersifat ideologis, konstitusional, dan historis.

Megawati menilai pilkada tidak langsung merupakan bentuk kemunduran demokrasi dan bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945. Pernyataan itu disampaikan dalam pidato penutupan Rapat Kerja Nasional PDI Perjuangan di Ancol, Jakarta, Senin, 12 Januari 2026.

Megawati menegaskan bahwa pilkada langsung merupakan hasil perjuangan Reformasi 1998 yang menjamin kedaulatan rakyat. Menurutnya, mekanisme pilkada melalui DPRD merampas hak rakyat untuk memilih pemimpin daerah secara langsung. Ia pun menilai skema tersebut berpotensi mengembalikan praktik demokrasi elitis seperti masa lalu.

Megawati juga merujuk Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 110/PUU-XXIII/2025 yang menegaskan pilkada sebagai bagian dari pemilu. Putusan itu dinilai memperkuat prinsip bahwa pemilihan kepala daerah harus dilakukan langsung oleh rakyat.

PDI Perjuangan menilai pilkada via DPRD tidak menjamin penguatan demokrasi, akuntabilitas kekuasaan, maupun pengurangan biaya politik.

Rakernas PDI Perjuangan secara resmi menetapkan penolakan terhadap pilkada tidak langsung dalam risalah keputusan partai. PDI Perjuangan juga mengusulkan penerapan e-voting, pembatasan biaya kampanye, serta penegakan hukum terhadap politik uang.

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyatakan partainya akan mengajak partai lain di DPR berdialog untuk mempertahankan pilkada langsung. Ia menegaskan PDI-P memilih jalur dialog sebagai partai penyeimbang dalam menjaga kedaulatan rakyat.(*)

 

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viktor Laiskodat: ‘Pembangunan Harus Untuk Rakyat NTT’

    Viktor Laiskodat: ‘Pembangunan Harus Untuk Rakyat NTT’

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Viktor Laiskodat – Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur menghimbau agar seluruh pembangunan baik itu private sektor maupun publik harus untuk rakyat Nusa Tenggara Timur. Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Viktor saat dialog dengan pelaku usaha atau investor Kamis,13/12/18 pukul 18.00—selesai di Bukit Intan Lestari (Bill’s Resto)-Tenau Kupang. “Banyak peluang ada di Nusa Tenggara […]

  • Makan Bergizi Gratis Mulai Diterapkan di NTT, Terdapat 749 Titik SPPG

    Makan Bergizi Gratis Mulai Diterapkan di NTT, Terdapat 749 Titik SPPG

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Makan bergizi gratis merupakan salah satu program unggulan dari Presiden Prabowo saat memulai kampanye sebagai calon presiden pada 2024. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memberikan kehidupan yang layak bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia.   Kupang | Pemerintah Indonesia resmi menerapkan program makan bergizi gratis (MBG) pada Senin, 6 Januari […]

  • Asty Laka Lena Dikukuhkan Jadi Bunda PAUD Periode 2025—2030

    Asty Laka Lena Dikukuhkan Jadi Bunda PAUD Periode 2025—2030

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Gubernur Laka Lena pun menyadari betul bahwa tantangan pendidikan di NTT cukup kompleks. Masih ada kesenjangan akses layanan PAUD, keterbatasan tenaga pendidik, serta kondisi gizi anak yang memerlukan perhatian serius.   Kupang | Pemerintah Provinsi NTT mendorong pembangunan di sektor pendidikan sebagaimana termaktub di dalam Visi Pembangunan NTT 2025–2030 yakni NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera […]

  • Vaksinasi dan Nilai Kesehatan Masyarakat

    Vaksinasi dan Nilai Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Karolus Ngambut, Anggota HAKLI NTT Menyaksikan berita viral di media sosial perihal antrean masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 di Kota Kupang, yang dilaksanakan di Poltekkes Kemenkes Kupang, mengakibatkan kerusakan fasilitas pagar dan bahkan masyarakat nekat melompat pagar untuk masuk dalam lingkungan kampus tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Menurut pengakuan sejumlah masyarakat, ada yang sudah […]

  • Catut Nama Kejati NTT, Jaksa Periksa Rekaman Oknum Politisi Golkar

    Catut Nama Kejati NTT, Jaksa Periksa Rekaman Oknum Politisi Golkar

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Buntut beredarnya rekaman tersebut, Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) pun bersikap. Saat ini, Kejati NTT sedang mempelajari isi rekaman suara yang mirip dengan oknum politisi Golkar NTT berinisial MA.   Kupang | Rekaman suara diduga salah satu oknum Politisi Golkar NTT berinisial MA beredar luas di media sosial. Dalam rekaman suara itu menyebutkan […]

  • Ala Virtual, Kumham NTT Peringati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2021

    Ala Virtual, Kumham NTT Peringati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2021

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,  Garda Indonesia | Jajaran Kanwil Kemenkumham NTT mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara virtual, pada Jumat 1 September 2021. Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone bersama Kepala Divisi (Kadiv) Administrasi, Garnadi, Kadiv Pemasyarakatan, Mulyadi; Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM, Arfan Faiz Muhlizi serta pejabat administrator dan pengawas melaksanakan upacara di ruang multi […]

expand_less