Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Wakil Bupati Gugat Bupati 25,5 Miliar Rupiah

Wakil Bupati Gugat Bupati 25,5 Miliar Rupiah

  • account_circle Rosadi Jamani
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • visibility 522
  • comment 0 komentar

Loading

Di Jember, kota tembakau yang aromanya bisa bikin pabrik rokok berdiri sambil hormat, sejarah politik baru saja mencatat satu kejadian langka yang bikin kitab tata negara minta cuti. Wakil Bupati Jember, Djoko Susanto resmi menggugat Bupati Jember, Muhammad Fawait, dengan tuntutan ganti rugi Rp 25,5 miliar. Ya, cak. Bukan salah ketik. Bukan Rp 25,5 juta. Ini miliar. Nolnya panjang, egonya lebih panjang.

Padahal, beberapa bulan lalu mereka ini satu paket Pilkada 2024. Satu baliho. Satu senyum. Satu jargon. Satu sumpah jabatan. Diusung koalisi raksasa berisi 15 partai politik: Gerindra, PKB, Golkar, NasDem, PKS, PPP, PAN, Demokrat, PSI, Garuda, PBB, Gelora, Buruh, PKN, dan satu dua partai kecil yang logonya lebih sering salah cetak. Koalisi raksasa ini melawan Hendy Siswanto–Balya Firjaun Barlaman yang diusung PDIP. Koalisi ini bukan koalisi, tapi prasmanan politik. Semua ada. Semua makan. Semua foto.

Rakyat Jember memilih mereka sebagai duet maut. Bupati dan wakil. Ibarat tape Jember, satu singkong, dua proses, satu rasa manis. Tapi rupanya, begitu fermentasi kekuasaan dimulai, yang keluar bukan manis, tapi pahit. Tape politiknya basi sebelum matang.

Masuk periode pemerintahan 2025–2030, drama dimulai. Wakil bupati merasa dirinya bukan wakil, tapi Wi-Fi kantor, ada. Tapi, sengaja dilemahkan sinyalnya. Ia mengaku dipinggirkan secara sistematis. Tak dilibatkan dalam pengambilan keputusan strategis. Akses kewenangan mengecil. Koordinasi serasa baca pesan tapi cuma centang satu. Secara fungsi ada, secara praktik seperti figuran sinetron.

Lalu datanglah gugatan. Bukan kaleng-kaleng. Rp 24,5 miliar kerugian materiil dituntut. Alasannya rinci. Biaya politik Pilkada, operasional, transportasi, akomodasi, honor tim hukum, sampai ongkos bolak-balik menjaga martabat. Lalu ditambah Rp 1 miliar kerugian immateriil, karena nama baik, kehormatan, dan harga diri wakil bupati dianggap terluka. Total Rp 25,5 miliar. Harga perasaan di Jember ternyata sudah naik, cak, inflasinya brutal.

Bukan cuma bupati yang digugat. Djoko juga menggugat seorang warga bernama Agus Mashudi senilai Rp1,5 miliar, sebagai buntut gugatan awal soal perjanjian pembagian kewenangan bupati–wakil bupati. Ini bukan konflik satu lawan satu. Ini battle royale versi hukum perdata. Semua saling lempar pasal, bukan lempar sandal.

Inilah mungkin satu-satunya daerah di Indonesia di mana wakil kepala daerah menggugat kepala daerah yang masih satu periode, satu pelantikan, satu tanda tangan sumpah jabatan, dan mungkin dulu satu mobil kampanye. Biasanya konflik politik diselesaikan lewat rapat tertutup. Di Jember, lewat Pengadilan Negeri. Lengkap dengan hitung-hitungan rupiah yang bikin bendahara daerah ikut nyeri ulu hati.

Ironinya, semua ini terjadi di tengah rakyat yang dulu diyakinkan bahwa koalisi besar adalah jaminan stabilitas. Nyatanya, koalisi besar tanpa pembagian peran yang jelas Cuma jadi kandang ego. Banyak partai, banyak janji, tapi satu kursi diperebutkan auranya, bukan Aura Kasih ya. Wakil ingin diakui, bupati ingin dominan, rakyat cuma ingin jalan tidak berlubang.

Jember pun resmi naik kasta. Dari kota tembakau menjadi kota gugatan. Dari daerah agraris menjadi ladang konflik elite. Dari romantika Pilkada menjadi opera sabun politik berjudul: Satu Paket, Dua Ego, Dua Puluh Lima Setengah Miliar.(*)

  • Penulis: Rosadi Jamani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemen PPPA: ‘Jangan Libatkan Anak dalam Kampanye Politik!’

    Kemen PPPA: ‘Jangan Libatkan Anak dalam Kampanye Politik!’

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Minggu/17 Maret 2019, sejak pukul 06.00 WIB, kurang lebih 400 orang anak telah berkumpul di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum. Seragam putih bertuliskan “Kampanye Aman untuk Anak” dipakai hampir seluruh anak yang hadir. Kedatangan mereka bukan untuk terlibat dalam kampanye politik. Melainkan, hadir untuk menyuarakan perlindungan anak dari penyalahgunaan dalam kegiatan […]

  • Mutasi di Lingkup Pemkot Kupang, Wali Kota Lantik 413 Pejabat

    Mutasi di Lingkup Pemkot Kupang, Wali Kota Lantik 413 Pejabat

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore pada Senin sore, 31 Mei 2021, melantik dan mengambil sumpah jabatan 413 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, terdiri dari 75 pejabat pengawas (eselon 3), 291 pejabat administrator (eselon 4), 7 orang kepala TK, 26 orang Kepala SD dan 14 orang Kepala […]

  • Jelang Putusan MK, Plh. Bupati, Ketua DPRD & Kapolres Belu Imbau Masyarakat Tenang

    Jelang Putusan MK, Plh. Bupati, Ketua DPRD & Kapolres Belu Imbau Masyarakat Tenang

    • calendar_month Rab, 17 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belu 2020 yang bakal dihelat pada Kamis, 18 Maret 2021, Plh. Bupati Belu, Frans Manafe; Kapolres Khairul Saleh; dan Ketua DPRD, Jeremias Manek Seran Junior mengimbau kepada  seluruh masyarakat Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjaga […]

  • Lahan Ilalang di Dekat Tol Kanci Cirebon Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

    Lahan Ilalang di Dekat Tol Kanci Cirebon Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kebakaran lahan berupa ilalang terjadi di Desa Kanci, blok Sigagla, Kecamatan Astana Japura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu, 25 Agustus 2019. Agus Wibowo, Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB menyampaikan berdasarkan kronologi kejadian sebelumnya, api dari ilalang kering yang merembet ke pinggir jalan raya arah Tol Kanci hingga […]

  • Pemilu 2024, Suara Sah 18 Parpol & 65 Kursi Anggota DPRD NTT

    Pemilu 2024, Suara Sah 18 Parpol & 65 Kursi Anggota DPRD NTT

    • calendar_month Sen, 6 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPU NTT) telah menetapkan perolehan suara sah partai politik dan calon anggota terpilih dewan perwakilan rakyat daerah Nusa Tenggara Timur (DPRD NTT) dalam rapat pleno pada Kamis sore, 2 Mei 2024. Hasil rapat pleno perolehan suara partai politik pada daerah pemilihan (dapil) NTT 1—8 […]

  • Ahli Waris Amelia De Oliviera di Timor Leste Terima Santunan dari Jasa Raharja

    Ahli Waris Amelia De Oliviera di Timor Leste Terima Santunan dari Jasa Raharja

    • calendar_month Sel, 19 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Cabang PT Jasa Raharja NTT, Radito Risangadi menyerahkan Santunan Meninggal Dunia sebesar Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) kepada ahli waris Warga Negara Timor Leste. Acara penyerahan santunan diadakan di Kantor Konsulat Timor Leste dan diterima  langsung oleh Jesuino Dos Reis Matos De Carvalo selaku Konsul Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) […]

expand_less