Lebih Murah dari Rokok, Menkes Ingatkan Warga Aktifkan BPJS Kesehatan
- account_circle Penulis
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 76
- comment 0 komentar

![]()
Budi menerangkan layanan penanganan gratis merupakan pengembangan dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dalam skema ini, masyarakat dapat memperoleh layanan pengobatan gratis selama 15 hari pertama setelah pemeriksaan.
Jakarta | Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar rutin membayar iuran BPJS Kesehatan supaya status kepesertaan tetap aktif.
Kepesertaan aktif dinilai penting karena dapat dimanfaatkan untuk mengakses layanan pencegahan dan penanganan kesehatan gratis yang mulai diperluas pemerintah pada 2026.
Budi menjelaskan, program pemerintah tidak hanya menyediakan cek kesehatan gratis, tetapi juga mencakup layanan pencegahan serta penanganan medis tanpa biaya. Menurutnya, masyarakat sebaiknya segera mengaktifkan BPJS agar bisa memperoleh manfaat tersebut secara optimal.
Ia menilai iuran BPJS Kesehatan tergolong sangat terjangkau jika dibandingkan dengan manfaat layanan yang diperoleh. Bahkan, Budi menyebut iuran bulanan BPJS lebih murah dibandingkan pengeluaran rutin untuk rokok.
Lebih lanjut, Budi menerangkan bahwa layanan penanganan gratis merupakan pengembangan dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dalam skema ini, masyarakat dapat memperoleh layanan pengobatan gratis selama 15 hari pertama setelah pemeriksaan.
Setelah melewati masa tersebut, layanan gratis tetap bisa diakses apabila peserta memiliki BPJS Kesehatan yang aktif. Sebaliknya, masyarakat yang tidak terdaftar atau tidak aktif harus menanggung biaya pengobatan sendiri.
Budi mengajak masyarakat memanfaatkan program CKG sebagai langkah pencegahan agar risiko kesehatan tidak berkembang menjadi penyakit serius.
Pada 2026, Kementerian Kesehatan menargetkan 136 juta orang mengikuti program CKG, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan capaian tahun sebelumnya.(*)
- Penulis: Penulis
- Sumber: melihatindonesia











Saat ini belum ada komentar