Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Fenomena Istri Simpanan di Kalangan Pejabat Tinggi

Fenomena Istri Simpanan di Kalangan Pejabat Tinggi

  • account_circle Rosadi Jamani
  • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
  • visibility 834
  • comment 0 komentar

Loading

Pada kelas Sex Education, guru selalu bilang, “Kalau sudah dewasa, semua harus pakai pengaman.” Masalahnya, di republik ini, yang paling anti pengaman justru pejabat tinggi. Begitu jabatan ereksi, akal sehat langsung loyo. Dana hibah mengeras, nurani melemas.

Ambil contoh Kusnadi, almarhum pejabat DPRD Jawa Timur, yang secara metaforis bisa kita sebut pasien gagal mengontrol hormon kekuasaan. Di luar istri sah, ia mengembangkan hubungan ekstra kurikuler dengan Fujika Senna Oktavia, istri siri yang fungsinya bukan Cuma romantis, tapi organ reproduksi finansial. Dalam sidang Tipikor Surabaya, 30 Januari 2026, Fujika tampil seperti murid teladan yang akhirnya jujur ke guru BK. Iya, saya istri kedua. Iya, saya dapat rumah belasan miliar. Iya, ada aliran dana Rp10 miliar ke perusahaan saya. Lengkap. Tanpa malu. Tanpa keringat.

Dalam anatomi korupsi, istri simpanan itu ibarat rahim pencucian uang. Uang haram dibuahi dari dana hibah, dikandung di rekening pribadi, lalu lahir sebagai rumah mewah, mobil kinclong, dan PT dengan nama sok estetik. Semua tampak sah, seperti bayi tabung: secara moral meragukan, secara administratif “rapi”.

KPK datang seperti bidan, tapi sering Cuma bisa cek denyut nadi. Barang bukti keburu dipindahkan. Uangnya sudah disapih, disekolahkan, bahkan mungkin sudah nikah lagi dengan rekening lain. Sistemnya canggih. Ini bukan zina receh, ini hubungan gelap berstandar MBA.

Jangan kira ini kelainan lokal. Di China, hampir 90 persen pejabat yang kena korupsi berat tercatat punya simpanan. Dalam istilah pendidikan seks, multiple partners tanpa kontrol, risiko penyakit tinggi. Liu Zhijun punya 18 mistresses, Lai Xiaomin konon sampai 100. Itu bukan libido, itu overdosis hormon kekuasaan. Negara dirangsang, rakyat yang kelelahan.

Filipina, Nigeria, Bolivia, semua menunjukkan gejala yang sama. Ketika kekuasaan naik, testosteron struktural melonjak. Pria berkuasa merasa dirinya kebal, seperti remaja yang baru nemu VPN lalu buka situs terlarang. Istri simpanan dipercaya sebagai “pengaman hukum”, padahal justru jadi carrier virus TPPU.

Di Indonesia, kita kenal istilah sugar daddy politik. Ini bukan soal cinta, ini soal logistik. Simpanan dijadikan kondom keuangan. Dipakai untuk menampung, lalu dibuang jika bocor. Tapi seperti semua alat murahan, selalu ada kebocoran. Biasanya ketahuan saat hubungan sudah terlalu dalam dan saldo terlalu besar.

Pertanyaan pamungkas ala sex education, siapa yang pegang kendali? Pejabatnya, atau para istri simpanan yang pegang ATM, PIN, dan rahasia ranjang plus rekening? Jangan-jangan para simpanan inilah sekretaris negara sesungguhnya, mengatur arus dana sambil senyum manis di foto Instagram.

Nuan bayangkan jika suatu hari salah satu dari mereka PMS (Post Moral Syndrome) lalu spill semua chat, transfer, dan sertifikat rumah. Negara bisa kolaps bukan karena kudeta, tapi karena screenshoot.

Sayangnya, mimpi itu jarang kejadian. Mesin cuci uang terus muter. Pejabat terus birahi. Kita, rakyat dewasa yang tak pernah diajak pendidikan etika kekuasaan, Cuma bisa tercengang sambil menyimpulkan satu hal, di negeri ini, korupsi bukan sekadar kejahatan keuangan, ia adalah hubungan intim tanpa komitmen, tanpa pengaman, dan selalu meninggalkan anak haram bernama skandal.

Perkawinan bukan rekening cadangan dan pasangan hidup bukan tempat parkir dosa. Suami, kalau rezeki bertambah jangan merasa iman kebal dan hawa nafsu berhak naik kelas. Ingat, uang haram itu licin. Sekali tergelincir, keluarga yang ikut jatuh. Istri, jangan pernah menukar ketenangan batin dengan kemewahan sesaat. Tas mahal bisa dipamerkan. Tapi, rasa malu dan penyesalan sering datang diam-diam di tengah malam. Rumah tangga yang sehat bukan soal berapa banyak yang dimiliki, tapi seberapa jujur, setia, dan berani berkata “cukup” ketika godaan datang membawa amplop tebal.(*)

  • Penulis: Rosadi Jamani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot-DPRD Kota Kupang Siap 500 Tangki Air Bersih bagi Masyarakat Marginal

    Pemkot-DPRD Kota Kupang Siap 500 Tangki Air Bersih bagi Masyarakat Marginal

    • calendar_month Ming, 27 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Termasuk dalam 14 daerah yang akan mengalami kemarau panjang di Provinsi NTT sesuai rilis BMKG, maka Pemerintah Kota Kupang bersama DPRD melakukan antisipasi sebagai tanggap darurat terhadap ancaman kekeringan. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/09/19/alami-kemarau-bmkg-warning-14-kabupaten-kota-di-provinsi-ntt/ Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Jimy Didok, pada Selasa, 22 September 2020 mengatakan dampak […]

  • Prabowo Komitmen Pemerintahannya Bebas Korupsi dan Pro-Rakyat

    Prabowo Komitmen Pemerintahannya Bebas Korupsi dan Pro-Rakyat

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Loading

    Prabowo Subianto pada 100 hari pertama kabinet Merah Putih, telah berkali-kali mengingatkan siapa yang bandel, siapa yang dableg, siapa yang tidak mau ikut dengan seruannya, tuntutan rakyat pemerintahan yang bersih, siapa yang tidak patuh, maka akan ditindak.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari penyelewengan. Ia […]

  • Hari Kartini, PPA Kluster TTS Helat Konferensi & Festival Perlindungan Anak

    Hari Kartini, PPA Kluster TTS Helat Konferensi & Festival Perlindungan Anak

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Peringatan hari Kartini, seluruh pelayanan perempuan dan anak (PPA) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat konferensi dan festival perlindungan anak gugus (kluster) SoE di GOR Nekmese pada Kamis, 21 April 2022. Kegiatan dimaksud, diawali dengan ibadat pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Reni Lusi, S.Th., dan dihadiri […]

  • PLN UP3 Flores Bagian Timur Asah Siaga Hadapi Darurat Kebakaran

    PLN UP3 Flores Bagian Timur Asah Siaga Hadapi Darurat Kebakaran

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere | Keselamatan kerja bukan sekadar aturan di atas kertas, melainkan napas utama dalam setiap operasional PT PLN (Persero). Menghayati semangat Bulan K3 Nasional, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Timur (PLN UP3 FBT) menghelat pelatihan, testing, dan komisioning instalasi fire hydrant system di lingkungan kantor PLN UP3 FBT pada Kamis, 19 Februari 2026. […]

  • Gubernur Viktor: “TLM Mampu Dirikan Fondasi Kuat bagi Masyarakat NTT!”

    Gubernur Viktor: “TLM Mampu Dirikan Fondasi Kuat bagi Masyarakat NTT!”

    • calendar_month Sab, 7 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perayaan Perak HUT ke-25 Yayasan Tanaoba Lais Menekat (TLM) dan TLM Grup pada Jumat, 6 Desember 2019 pukul 18.00 WITA—selesai di Restoran Timor Raya dihadiri oleh segenap anggota dan pengurus TLM Grup, anggota KSP TLM, KSU Talenta, dan Koperasi Konsumen TLM; Ketua Sinode GMIT Pdt Merry Kolimon; Pembina TLM Grup, Paul […]

  • Mufti Mubarok Jadi Komisioner BPKN, IMO-Indonesia Ucap Selamat

    Mufti Mubarok Jadi Komisioner BPKN, IMO-Indonesia Ucap Selamat

    • calendar_month Sab, 9 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 273
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. M. Mufti Mubarok atas pengesahan DPR RI dalam fit & proper test, sebagai Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI periode ke-2. “Mewakili seluruh pengurus dan anggota IMO-Indonesia, kami ucapkan selamat atas ditetapkannya pak Mufti Mubarok sebagai salah satu […]

expand_less