Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Cerita Orang Tua dari Anak SD di NTT Tewas Bunuh Diri Gegara Tak Dibelikan Buku

Cerita Orang Tua dari Anak SD di NTT Tewas Bunuh Diri Gegara Tak Dibelikan Buku

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 665
  • comment 0 komentar

Loading

Sehari-hari, selain bersekolah, Yohanes kerap membantu neneknya menjual sayur, ubi, dan kayu bakar. Untuk makan, mereka mengandalkan hasil kebun seadanya, pisang dan ubi menjadi menu paling sering.

 

Ngada | Maria Goreti Te’a (47) ibu kandung dari YBR (11) menceritakan pagi terakhir sebelum tragedi itu, anaknya Yohanes (11) mengeluh pusing.

YBR juga tidak mau berangkat ke sekolah. Namun karena khawatir ia tertinggal pelajaran, sang ibu tetap memintanya masuk sekolah dan mengantar dengan ojek. Siang harinya, kabar duka itu datang, menghantam keluarga tanpa peringatan.

Sang ibu pun kaget mendengar kabar yang tak seharusnya datang.

“Saya kaget ada kabar, dari tetangga, saya pikir ada pergi sekolah,” ungkap Maria, saat dijumpai di rumah duka, Selasa, 3 Februari 2026.

Sehari-hari, selain bersekolah, Yohanes kerap membantu neneknya menjual sayur, ubi, dan kayu bakar. Untuk makan, mereka mengandalkan hasil kebun seadanya, pisang dan ubi menjadi menu paling sering.

Dari pantauan lapangan dan keterangan warga, keluarga Yohanes hidup dalam tekanan ekonomi berkepanjangan sejak ditinggalkan kepala keluarga. Kondisi ini membuat pengasuhan anak-anak terpisah, pendampingan emosional minim, dan akses pendidikan terbatas.

Ironisnya, keluarga ini juga tercatat luput dari berbagai bantuan pemerintah, baik bantuan rumah layak huni, pendidikan, maupun bantuan sosial lainnya. Dari lima anak, hanya dua yang sempat menikmati pendidikan formal secara berkelanjutan.

Sebelumnya, YBR (11) seorang siswa kelas IV SDN Rutowaja, Desa Nenawea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia di pohon cengkeh, Kamis siang, 29 Januari 2026.

Saat ditemukan, korban tampak mengenakan baju olahraga berwarna merah.

Informasi yang diperoleh, saat mengevakuasi korban, warga menemukan sebuah pesan tertulis yang ditujukan kepada sang ibunda.

Pesan itu ditulis pada sebuah kertas berwarna putih. Dalam selembar surat yang ditulis menggunakan bahasa daerah (bahasa Bajawa).

Kertas Ti’i Mama Reti”

Mama galo Ze’e

Mama Molo, Galo Ja’o Mata, Mama Ma’e Rita ee Mama

Mamo Galo Ja’o Mata, Ma’e Woe Rita Ne Gae Nga’o ee

MOLO MAMA

Menurut sumber warga asli Bajawa, isi surat itu memiliki arti:

kertas untuk Mama Reti.

Mama terlalu kikir (pelit)

Mama baik sudah, kalau saya mati mama jangan menangis ee mama.

Mama, saya kalau mati jangan menangis dan cari saya ee. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warna Pelat Nomor Kendaraan Bertahap Berubah dari Hitam ke Putih

    Warna Pelat Nomor Kendaraan Bertahap Berubah dari Hitam ke Putih

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Korlantas Polri akan segera menerapkan perubahan warna pelat nomor kendaraan pribadi. Perubahan itu terkait warna dasar pelat, dari hitam menjadi putih. Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus mengatakan, pemberlakuan kebijakan pelat warna putih dilakukan secara bertahap. Sebagai awalan, pihaknya akan melakukan proses sosialisasi terhadap masyarakat, khususnya pemilik kendaraan bermotor. “Pemberlakuan perubahan […]

  • “Empowering Women” Perempuan Tangguh pada Jaringan Listrik NTT

    “Empowering Women” Perempuan Tangguh pada Jaringan Listrik NTT

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Loading

    Ia merupakan satu-satunya teknisi proteksi perempuan di Pulau Timor, berharap ke depannya bertambah lagi teknisi perempuan dan tak hanya satu.   Kupang | Pada salah satu Unit PLN Layanan Transmisi dan Gardu Induk Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Pulau Timor. Di antara deretan menara transmisi yang menjulang dan peralatan gardu induk yang berdiri kokoh, tampak […]

  • Tarif Cukai Rokok Naik Bertahap Pada Tahun 2023—2024

    Tarif Cukai Rokok Naik Bertahap Pada Tahun 2023—2024

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Pemerintah memutuskan untuk menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) untuk rokok sebesar 10 persen pada tahun 2023 dan 2024. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa kenaikan tarif CHT pada golongan sigaret kretek mesin (SKM), sigaret putih mesin (SPM), dan sigaret kretek tangan (SKT) akan berbeda sesuai dengan golongannya. “Rata-rata 10 persen, […]

  • Gubernur Viktor Perintah Investor Lanjutkan Tambak Garam di Malaka

    Gubernur Viktor Perintah Investor Lanjutkan Tambak Garam di Malaka

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat-Gubernur NTT meninjau proyek tambak garam dan memerintahkan kepada investor untuk melanjutkan pembangunan yang sempat terhenti beberapa saat lalu (karena ada protes dari sebagian masyarakat); bertujuan mendukung dan menyukseskan pelaksanaan pembangunan dan pengembangan garam di Kabupaten Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur Menurut Gubernur Viktor, kualitas garam NTT merupakan salah […]

  • Tidak Ada Gugatan MK, KPU NTT Tetapkan Victory Joss Gub/Wagub NTT Terpilih

    Tidak Ada Gugatan MK, KPU NTT Tetapkan Victory Joss Gub/Wagub NTT Terpilih

    • calendar_month Rab, 25 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Senin/23 Juli 2018 merupahkan hari ke-15 Sejak KPU Prov NTT melakukan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2018. Rapat Pleno Terbuka dipimpin dan dibuka oleh Ketua KPU Prov NTT, Selasa/24 Juli 2018 malam di Kristal Ballroom Hotel Swissbel Kristal Kupang, Maryanti Luturmas Adoe dan didampingi […]

  • Ketua APEKSI Ajak Wali Kota se-Indonesia Sosialisasikan RUU Cipta Kerja

    Ketua APEKSI Ajak Wali Kota se-Indonesia Sosialisasikan RUU Cipta Kerja

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) pastikan bakal berperan aktif untuk melakukan komunikasi terhadap masyarakat terkait dengan RUU Cipta Kerja. Belakangan RUU ini ditolak oleh seluruh karyawan swasta karena diduga akan membuat sentralisasi. Ketua Apeksi, sekaligus Wali Kota Tangerang Selatan , Airin Rachmi Diany menjelaskan bahwa kekawatiran masyarakat yang saat ini […]

expand_less