Fasilitas Sekolah di Flores Bagian Barat, Berkah Ramadan dari YBM PLN
- account_circle Penulis
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 36
- comment 0 komentar

![]()
Labuan Bajo | Menyambut fajar Ramadan 1447 Hijriah yang penuh keberkahan, PT PLN (Persero) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menunjukkan komitmen kepeduliannya bagi masyarakat di Pulau Flores. Melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Barat, bantuan berupa bingkisan kasih Ramadan dan pembangunan fasilitas pendidikan disalurkan serentak pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Aksi kemanusiaan ini menjangkau berbagai titik strategis, mulai dari lingkungan internal PLN UP3 Flores Bagian Barat, Masjid Agung Baiturrahman Kabupaten Manggarai, hingga Unit Layanan Pelanggan (ULP) di Bajawa dan Ende. Program ini merupakan hasil dari zakat, infak, dan sedekah pegawai Muslim PLN yang dikelola secara amanah untuk memberdayakan masyarakat.
Ketua YBM PLN UP3 Flores Bagian Barat, Aji Wirawan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya menumbuhkan harapan.
“Ramadan adalah momentum untuk mempererat solidaritas. Kami ingin setiap bingkisan yang diterima menjadi alasan bagi saudara-saudara kita untuk tersenyum dan merasa didukung dalam menjalankan ibadah,” ujar Aji.
Tak hanya bantuan pangan, YBM PLN juga menyentuh aspek fundamental pendidikan dengan membangun fasilitas sanitasi layak di MIS Al-Ghuraba Bajawa. Langkah ini diambil untuk memastikan generasi Qur’ani dapat belajar dengan sehat dan nyaman.
Rasa haru terpancar dari wajah para penerima manfaat. Ismail, perwakilan penerima sekaligus panitia Jumat Berkah, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami di ambang bulan suci ini. Semoga kebaikan para pegawai PLN menjadi cahaya dan keberkahan bagi tugas-tugas mereka dalam melayani masyarakat,” ungkapnya penuh syukur.
Manager PLN UP3 Flores Bagian Barat, Eki Putra, selaku Pembina YBM setempat, menegaskan bahwa kehadiran PLN harus dirasakan secara holistik.
“Kami ingin dampak kehadiran PLN bersifat berkelanjutan. Fasilitas sanitasi di sekolah, misalnya, adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan dan semangat belajar anak-anak kita,” tutur Eki.
Menutup rangkaian kegiatan, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolektif para pegawai. Beliau menegaskan bahwa misi PLN kini selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan yang inklusif.
“PLN tidak hanya bertugas menerangi rumah-rumah penduduk dengan listrik, tetapi juga terpanggil untuk ‘menerangi’ hati melalui aksi sosial. Di NTT, semangat gotong royong adalah energi kami. Melalui YBM, kami memastikan bahwa zakat pegawai tersalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih layak bagi generasi masa depan,” tegas Eko.
Melalui kegiatan ini, PLN kembali membuktikan bahwa di balik keandalan listrik yang dialirkan, ada kepedulian yang hangat bagi sesama, menciptakan harmoni antara pelayanan teknis dan kontribusi sosial yang nyata di tanah Flores.(*)
- Penulis: Penulis
- Editor: Roni Banase
- Sumber: Tim PLN UIW NTT











Saat ini belum ada komentar