Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Waspada!, Kota Kupang Terdampak Fenomena Cuaca Squall Line

Waspada!, Kota Kupang Terdampak Fenomena Cuaca Squall Line

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Mar 2019
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Angin kencang disertai hujan menumbangkan pohon, mencopot atap bangunan dan memporakporanda berbagai fasilitas di seputar Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Minggu/ 10 Maret 2019 mulai sekitar pukul 09.20—11.00 WITA.

Pantauan Garda Indonesia, akibat angin kencang yang berkisar 35—44 knots ((80 km/jam) menyebabkan pohon tumbang dan menutupi ruas jalan seperti di Jalan Frans Seda, Ruas Jalan menuju Bandara El Tari Kupang dan lokasi lain

Pohon roboh menindih sebuah mobil di ruas Jalan Frans Seda Kota Kupang

Selain itu, atap sebagian bangunan dari Rumah Sakit Titus Ully (Bayangkara) Kupang tercopot dan kanopi dari beberapa kantor di Jalan Frans Seda roboh

Forcaster BMKG El Tari Kupang, I Ketut Wisnu Wardhana kepada media ini mengatakan bahwa fenomena cuaca yang diidentifikasi oleh sebagai squall line ini, sangat berbahaya karena terdiri dari barisan awan cumulonimbus yang dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang dan badai guntur.

“Selain itu dapat mengakibatkan turbulensi yang membahayakan penerbangan”, ujar Wisnu Wardana

Lapak Penjual di Pasar Inpres Kupang ditindih pohon tumbang akibat angin kencang

Lanjut Wisnu, squall line adalah fenomena cuaca berskala lokal dari waktu tumbuh hingga punah (berakhir) 3—5 jam dan dari pantauan radar cuaca kami squall line sudah mulai memasuki fase punah

“Tetapi masih ada potensi cuaca buruk dari awan-awan Cumulonimbus(Cb)”, ungkapnya

Pohon Besar di Jalan Gunung Mutis tumbang dan menindih rumah Kasie Korem 161/WS

Lebih lanjut Wisnu Wardana memberikan himbauan agar masyarakat waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh  dan mengindahkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Agar tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir;
  2. Mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil;
  3. Serta memangkas pohon pohon besar sehingga mengurangi potensi dan dampak dari cuaca ekstrim.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenko Polhukam ‘Take Down’ Akun Media Sosial Yang Melanggar Aturan

    Kemenko Polhukam ‘Take Down’ Akun Media Sosial Yang Melanggar Aturan

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam, Wiranto menjelaskan mengenai kondisi pasca pemilu. Dikatakannya, sekarang ini banyak aksi-aksi apakah itu fisik, apakah lewat media cetak, media elektronik dan medsos yang hiruk pikuk. Namun secara khusus Menko Polhukam menyoroti medsos (media sosial) Dikatakan Menko Polhukam Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa, 7 Mei 2019 bahwa sebelumnya sudah […]

  • Protokol Kesehatan Ketat, Gubernur NTT Lantik Tatap Muka 5 Bupati & Wabup

    Protokol Kesehatan Ketat, Gubernur NTT Lantik Tatap Muka 5 Bupati & Wabup

    • calendar_month Jum, 26 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kelima pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020, dilantik oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dengan menerapkan protokol kesehatan ketat pada Jumat, 26 Februari 2021 pukul 15.00 WITA—selesai di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT. Sebelumnya, para peserta pelantikan diwajibkan melakukan swab antigen unruk memastikan […]

  • Lansia, Komorbid, Penyintas Covid-19, dan Ibu Menyusui Bisa Divaksinasi

    Lansia, Komorbid, Penyintas Covid-19, dan Ibu Menyusui Bisa Divaksinasi

    • calendar_month Sab, 13 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menetapkan vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan pada kelompok lansia, komorbid, penyintas Covid-19 dan ibu menyusui dengan syarat tertentu. Kondisi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/368/2021, tanggal 11 Februari 2021, tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid dan Penyintas Covid-19, serta Sasaran Tunda. Dengan kondisi tubuh […]

  • Gubernur Viktor Ajak Bebaskan NTT dari Buta Aksara

    Gubernur Viktor Ajak Bebaskan NTT dari Buta Aksara

    • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Barat-NTT,gardaindonesia.id–“Di NTT, jumlah penduduk buta aksara kita sebesar 5,15 persen atau sebanyak 151.546 jiwa. Angka ini menurun signifikan jika dibandingkan data tahun 2015 yang mencapai 7,27 persen penduduk,“ Jelas Asisten III Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Ir.Stefanus Ratoe Oedjoe, mewakili Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat pembukaan peringatan Hari Aksara Internasioal (HAI) ke-53 yang bertempat […]

  • NELAYAN RASA HEMAT, Electrifying Marine PLN Capai 42.912 Pelanggan

    NELAYAN RASA HEMAT, Electrifying Marine PLN Capai 42.912 Pelanggan

    • calendar_month Kam, 18 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Program electrifying marine dari PLN (Persero) berhasil memberikan penghematan bagi pelanggan khususnya para nelayan. Sepanjang 2023, tercatat pelanggan yang memanfaatkan program electrifying marine bertambah sebanyak 4.799 pelanggan menjadi 42.912 pelanggan hingga Desember 2023. Program electrifying marine merupakan layanan PLN untuk mendukung dan memenuhi kebutuhan listrik pelanggan di pelabuhan maupun sektor perikanan. […]

  • Stok BBM Labuan Bajo Aman, Pertamina Tambah Mobil Tangki

    Stok BBM Labuan Bajo Aman, Pertamina Tambah Mobil Tangki

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo | Giat perbaikan jalan di jalur Cireng-Lembor Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2 (dia) pekan terakhir mengakibatkan jalur suplai logistik tersendat termasuk bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut mengakibatkan stok menipis di beberapa SPBU di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Perbaikan jalan memakan waktu cukup panjang, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melakukan […]

expand_less