Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Waspada!, Kota Kupang Terdampak Fenomena Cuaca Squall Line

Waspada!, Kota Kupang Terdampak Fenomena Cuaca Squall Line

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Mar 2019
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Angin kencang disertai hujan menumbangkan pohon, mencopot atap bangunan dan memporakporanda berbagai fasilitas di seputar Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Minggu/ 10 Maret 2019 mulai sekitar pukul 09.20—11.00 WITA.

Pantauan Garda Indonesia, akibat angin kencang yang berkisar 35—44 knots ((80 km/jam) menyebabkan pohon tumbang dan menutupi ruas jalan seperti di Jalan Frans Seda, Ruas Jalan menuju Bandara El Tari Kupang dan lokasi lain

Pohon roboh menindih sebuah mobil di ruas Jalan Frans Seda Kota Kupang

Selain itu, atap sebagian bangunan dari Rumah Sakit Titus Ully (Bayangkara) Kupang tercopot dan kanopi dari beberapa kantor di Jalan Frans Seda roboh

Forcaster BMKG El Tari Kupang, I Ketut Wisnu Wardhana kepada media ini mengatakan bahwa fenomena cuaca yang diidentifikasi oleh sebagai squall line ini, sangat berbahaya karena terdiri dari barisan awan cumulonimbus yang dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang dan badai guntur.

“Selain itu dapat mengakibatkan turbulensi yang membahayakan penerbangan”, ujar Wisnu Wardana

Lapak Penjual di Pasar Inpres Kupang ditindih pohon tumbang akibat angin kencang

Lanjut Wisnu, squall line adalah fenomena cuaca berskala lokal dari waktu tumbuh hingga punah (berakhir) 3—5 jam dan dari pantauan radar cuaca kami squall line sudah mulai memasuki fase punah

“Tetapi masih ada potensi cuaca buruk dari awan-awan Cumulonimbus(Cb)”, ungkapnya

Pohon Besar di Jalan Gunung Mutis tumbang dan menindih rumah Kasie Korem 161/WS

Lebih lanjut Wisnu Wardana memberikan himbauan agar masyarakat waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh  dan mengindahkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Agar tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir;
  2. Mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil;
  3. Serta memangkas pohon pohon besar sehingga mengurangi potensi dan dampak dari cuaca ekstrim.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI AD 12 Kali Juara Umum Lomba Tembak AASAM di Australia

    TNI AD 12 Kali Juara Umum Lomba Tembak AASAM di Australia

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Australia, Garda Indonesia | Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr., (Han) didampingi oleh Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman, meninjau Lomba Tembak AASAM Tahun 2019 yang digelar oleh Angkatan Darat Australia (Royal Australian Army) selama 8 hari mulai 26 Maret-2 April 2019 di Puckapunyal Military […]

  • BPKP RI Pastikan PLN NTT Junjung ‘Good Governance’ di Labuan Bajo

    BPKP RI Pastikan PLN NTT Junjung ‘Good Governance’ di Labuan Bajo

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    General Manager PLN UIW NTT, Fransiskus Eko Sulistyono, turut menegaskan bahwa pengawasan dari BPK RI merupakan bentuk konkret dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).   Labuan Bajo | Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) melalui Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Flores untuk senantiasa mengedepankan akuntabilitas dan tata kelola perusahaan […]

  • George Hadjoh Dorong Kota Kupang Jadi Kota Musik

    George Hadjoh Dorong Kota Kupang Jadi Kota Musik

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 1Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Musik merupakan instrumen menembus ruang dan waktu, tidak mengenal sekat. Kota Kupang harus dijadikan kota hebat di gerbang selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menjadi miniatur Indonesia. Demikian ditegaskan Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh saat memberikan sambutan dalam penutupan Hari Musik Nasional pada Kamis sore, 9 Maret 2023 di […]

  • Kementerian PUPR Dukung Disrupsi Teknologi Tingkatkan Pelayanan Sektor Perumahan

    Kementerian PUPR Dukung Disrupsi Teknologi Tingkatkan Pelayanan Sektor Perumahan

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung disrupsi teknologi di sektor perumahan dalam rangka meningkatkan pelayanan sektor perumahan bisa lebih cepat, lebih baik dan lebih murah. Disrupsi teknologi diharapkan mendukung pencapaian program satu juta rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo untuk mengurangi secara bertahap kekurangan pasokan (backlog) rumah di Indonesia. Demikian disampaikan […]

  • Natal Oikumene Kelurahan Oeba & Fatubesi Pererat Hubungan Interpersonal

    Natal Oikumene Kelurahan Oeba & Fatubesi Pererat Hubungan Interpersonal

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Inisiatif Pemuda Kelurahan Oeba mempererat hubungan interpersonal warga Kelurahan Oeba dan Kelurahan Fatubesi diwujudkan dalam kegiatan Natal Oikumene pada Jumat, 3 Januari 2020 pukul 17.00 WITA—selesai di Gereja Ebenhaezer Oeba. Kegiatan Natal Oikumene Kelurahan Oeba dan Fatubesi atas prakarsa pemuda Oeba didukung oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, […]

  • Setahun Tak Terima Sertifikat KPR, Martino Desak Bank NTT & Developer

    Setahun Tak Terima Sertifikat KPR, Martino Desak Bank NTT & Developer

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Martino De Araujo, warga RT 36 RW 009, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah melunasi pembayaran kredit perumahan rakyat (KPR) FLPP yang dijual oleh PT. Timor Sarana Pembangunan Nekmese dan pembiayaan kredit oleh PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT. Rumah tipe 36 dengan luas […]

expand_less