Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Gereja Bait El Penfui Kupang Peduli & Apresiasi Para Lansia

Gereja Bait El Penfui Kupang Peduli & Apresiasi Para Lansia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Memasuki Minggu Pra Paskah Kedua, Panitia Hari Raya Gerejawi (PHRG) Gereja Bait El Penfui Kupang kembali menyelenggarakan kegiatan senam bersama dan dirangkai dengan kegiatan kemanusiaan berupa pelayanan bagi para lanjut usia (lansia) yang dilaksanakan di halaman gereja pada Sabtu/ 16 Maret 2019 pukul 06.00 WITA—selesai

Sebanyak 75 orang lansia yang berumur 60 tahun keatas, berkumpul bersama dan berbagi cerita keseharian mereka dengan sesama lansia, mengikuti senam bersama, mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis dan menikmati pangan lokal dan bubur ayam olahan Jemaat Gereja Bait El Kampung Baru Penfui yang berlokasi Kelurahan Penfui Kecamatan Maulafa Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/03/09/masa-paskah-2019-gereja-bait-el-penfui-edukasi-jemaat-hidup-sehat

Selain para lansia, turut berpartisipasi warga sekitar dan jemaat Gereja Bait El Penfui yang larut dalam kebersamaan dan keceriaan suasana Minggu Kedua Pra Paskah 2019

Panitia Hari Raya Gerejawi (PHRG) Gereja Bait El Penfui berpose bersama lansia

Pantauan media ini, para lansia tersebut dengan semangat menikmati momentum kebersamaan dengan menikmati bubur ayam dan olahan kudapan lokal dengan penuh nikmat dan sukacita.

Seperti Bapak Marthen Nalle, lansia berumur 65 tahun, yang dihampiri oleh Garda Indonesia usai menikmati olahan pangan lokal para Ibu-ibu Jemaat Bait El Penfui, mengatakan perjalanan Gereja Bait El Penfui terus berkembang dan dari generasi ke generasi menumbuhkan banyak lansia

“Kami merasa terhormat dengan diundang mengikuti kegiatan hari ini dan ada kepedulian dari Gereja Bait El Penfui terhadap para lansia sehingga persekutuan tetap terjaga dan terpelihara”, ujar Marthen Nalle yang merupakan salah satu pendiri Gereja Bait El Penfui.

Disamping itu, Gembala Gereja Bait El Kampung Baru Penfui Pdt.Deciana Mooy Baok, S.Th., menyampaikan bahwa selama ini banyak gereja mengabaikan peran para lansia

“Kami di Gereja Bait El Penfui mencoba kembali memberikan perhatian bagi lansia, karena diantara mereka terdapat para pendiri gereja”, ujar Pdt Deciana

Lanjut Pdt Deciana, selama ini mereka (lansia, red) tidak memperoleh perhatian dalam bentuk pendampingan. Kedepan, akan dibentuk persekutuan khusus untuk kaum lansia dengan memberikan penguatan kepada mereka

“Mereka mempunyai dukungan besar terhadap gereja dan dari mereka, kami banyak mendengarkan pengalaman iman mereka dan wajib kita teladani”, ungkap Pdt Deciana.

Menurut rencana, tambah Pdt Deciana, pada tanggal 13 April; para lansia akan dibawa ke lokasi rekreasi dan ke mall, makan siang di Hotel Aston dan menikmati fasilitasnya dan diakhiri dengan cek up kesehatan.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Singgah Santo Antonius Padua Jakarta dan Tebaran Kasihnya

    Rumah Singgah Santo Antonius Padua Jakarta dan Tebaran Kasihnya

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Loading

    Rumah singgah Santo Antonius Padua Jakarta berdiri tahun 2000, bertujuan membantu anak-anak kurang mampu di sekitarnya. Rumah itu diberikan atau dihibahkah oleh dr. Mariana kepada Romo untuk melayani kepada siapa saja yang tidak punya rumah dan tak memandang latar belakang.   Jakarta | Hujan yang turun di pagi hari, tidak menyurutkan niat baik Wanita Katolik […]

  • Jadi Rumah Bersama, Demokrat NTT Bergerak Maju

    Jadi Rumah Bersama, Demokrat NTT Bergerak Maju

    • calendar_month Sen, 31 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Dewan pimpinan daerah (DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-peralihan kepemimpinan dari Jefri Riwu Kore ke Leo Lelo, kini mulai berbenah diri. Bercermin dari kekalahan Partai Demokrat di 8 (delapan) kabupaten pada perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020; maka DPD di bawah nakhoda Leo Lelo mengatur […]

  • Angelius Kako Dorong Anggota Veteran Belu Manfaatkan Lahan Tidur

    Angelius Kako Dorong Anggota Veteran Belu Manfaatkan Lahan Tidur

    • calendar_month Sab, 19 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Anggota Dewan Perwakilan Daerah/MPR RI Nusa Tenggara Timur (DPD/MPR RI NTT), Agelius Wake Kako bersilahturahmi ke markas cabang Legiun Veteran Republik Indonesia Belu (Macab LVRI Belu), di jalan Leoruas, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu pada Sabtu, 19 Februari 2022. Angelius Wake Kako dalam arahannya menekankan tentang pentingnya percepatan pembangunan […]

  • Minta Restu, Cia Rondo Siap Harumkan Nama NTT di Ajang Putri Cilik 2020

    Minta Restu, Cia Rondo Siap Harumkan Nama NTT di Ajang Putri Cilik 2020

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Liliane Gratia Imanuela Rondo atau yang akrab disapa Cia Rondo akan menjadi perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam ajang Finalis Puteri Cilik 2020 di Jakarta. Meski berusia masih sangat muda, dirinya siap mengharumkan nama Kota Kupang dan NTT di tingkat nasional. Cia Rondo tercatat sebagai siswi di SMP Katolik St. […]

  • Tokoh Adat Poco Leok: “PLN itu Sudah Seperti Anak Kami”

    Tokoh Adat Poco Leok: “PLN itu Sudah Seperti Anak Kami”

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu unit 5—6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diamanatkan kepada PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara masyarakat sekitar dengan perusahaan. Tokoh adat Desa Wewo, Petrus Mada Ragat, bahkan […]

  • Banjir Landa 53 Kecamatan di Sulsel, 8 Tewas, 4 Hilang & Ribuan Warga Mengungsi

    Banjir Landa 53 Kecamatan di Sulsel, 8 Tewas, 4 Hilang & Ribuan Warga Mengungsi

    • calendar_month Rab, 23 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Sulsel, gardaindonesia.id | Hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang dan gelombang pasang telah menyebabkan sungai-sungai meluap sehingga banjir di wilayah Sulawesi Selatan pada Selasa, 22/1/2019 siang. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan data sementara tercatat 53 kecamatan di 9 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang mengalami banjir yaitu di […]

expand_less