Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Kesehatan Lingkungan Jadi Perhatian Utama Gereja Bait El Penfui Kupang

Kesehatan Lingkungan Jadi Perhatian Utama Gereja Bait El Penfui Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 23 Mar 2019
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Mewaspadai wabah demam berdarah dan memberikan edukasi tentang kesehatan lingkungan kepada masyarakat dan jemaat Gereja Bait El Kampung Baru Penfui Kupang, maka memasuki Minggu Pra Paskah Keempat, Panitia Hari Raya Gerejawi (PHRG) mengadakan senam bersama, pemeriksaan kesehatan, sosialisasi dan penyuluhan dan aksi bersih lingkungan pada Sabtu/23 Maret 2019 pukul 06.00 WITA—selesai

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) NTT dan Prodi Kesehatan Lingkungan (Kesling) Poltekes Kemenkes Kupang, para Jemaat dan masyarakat diedukasi mengenai peran mereka dalam meminimalisir penyebaran jentik nyamuk dan mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) dan memelihara kesehatan lingkungan yang dilaksanakan di dalam areal Gereja Bait El Kampung Baru Kelurahan Penfui Kecamatan Maulafa Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Baca juga : 

http://gardaindonesia.id/2019/03/16/gereja-bait-el-penfui-kupang-peduli-apresiasi-para-lansia/

Kasie Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Bidang P2P, Dinkes Provinsi NTT, Joyce Tibuludji, SKM, MKes., mengatakan bahwa saat ini Aedes Aegypti jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah menyebarkan virus dengue hingga pukul 22.00 WITA (10 malam), tidak lagi waktu penyebaran terbatas hanya pada pukul 09.00—10.00 WITA dan 16.00—17.00 WITA

“Menurut laporan, daerah Kampung Baru Penfui telah menghasilkan 3 korban anak-anak penderita DBD dan telah masuk kategori endermis dan Kota Kupang telah tercatat sebagai daerah endermis DBD dengan penderita terbanyak di daerah Oesapa”, jelas Joyce Tibuludji.

Penyuluhan tentang wabah DBD oleh Kasie Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Bidang P2P, Dinkes Provinsi NTT, Joyce Tibuludji, SKM, MKes

Tambah Joyce, Tanpa kita sadari lokasi berkembang biak jentik nyamuk Aedes Aegypti berada di dalam rumah seperti tempat penampungan sisa air dispenser, tempat minum burung, bunga gelombang cinta. Karena nyamuk ini bertelur di wadah/ tempat yang mempunyai air di luar rumah seperti selokan/got, tempurung kelapa, kaleng bekas dan wadah lain

“DBD merupakan penyakit berbasis lingkungan karena kalau lingkungan tempat tinggal terpelihara dengan baik maka akan bebas dari DBD. Jika tidak terpelihara dengan baik maka akan mendukung berkembang biak sarang nyamuk demam berdarah. Nyamuk dewasa menghasilkan 100—300 butir telur maka lebih efektif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) daripada membasmi nyamuk dewasa”, terang Joyce.

Demam berdarah sebagai penyakit menular dapat menimbulkan wabah DBD seperti Kota Kupang yang ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD

“Virus DBD terdapat di dalam darah dan wajib diperiksa karena masa inkubasi DBD bervariasi dengan rentang waktu 4—7 hari dan seharusnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak sampai menyebabkan kematian jika pemeriksaan virus dalam darah diperiksa sejak dini dan diobati sehingga tidak sampai menyebabkan bintik-bintik merah pada kulit dan menghentikan penyebaran virus DBD dalam darah”, ungkap Joyce

Disamping itu, Ketua Program Studi Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Kupang, Karolus Ngambut, SKM, MKes., kepada para jemaat dan masyarakat menyampaikan bahwa selain telur nyamuk Aedes Aegypti berjumlah berkisar 100—300 telur, telur nyamuk jenis ini hidupnya lama dan jika telur nyamuk tersebut dihasilkan dari Nyamuk yang telah memiliki virus DBD maka akan menyebarkan dan menularkan jenis virus yang sama kepada manusia

Aksi bersih lingkungan oleh mahasiswa/mahasiswi Prodi Kesehatan Lingkungan Poltekes Kemenkes Kupang

“Yang bisa kita lakukan adalah bagaimana caranya agar kita tidak digigit nyamuk Aedes Aegypti”, jelas Ari panggilan akrab dari Karolus Ngambut.

Selain memberikan penyuluhan dan edukasi tentang penyebaran virus DBD, Prodi Kesehatan Lingkungan Poltekes Kemenkes Kupang juga memberikan edukasi tentang pentingnya memiliki WC atau jamban tempat membuang air besar dan air kecil.

“Sekarang ini 1 dari 3 orang Indonesia melakukan buang air besar secara sembarangan karena tidak memiliki WC. Di NTT masih banyak warga yang belum memiliki WC dan cenderung buang air sembarangan”, ungkap Ari

WC sangat penting karena menurut data dari Pemerintah Provinsi NTT bahwa sekitar 68% warga yang memiliki WC. Masih sekitar 32% yang belum memiliki WC

“Bahkan, kami memberikan stimulan kepada masyarakat untuk memiliki WC, karena WC merupakan harkat dan martabat kita”, tandas Ari

Untuk diketahui beberapa tahun lalu, Prodi Kesehatan Lingkungan Poltekes Kemenkes Kupang melakukan kerja sama dengan Gereja Bait El Penfui memberikan bantuan WC atau jamban bagi jemaat dan masyarakat sekitar Kampung Baru Kelurahan Penfui

Usai memberikan edukasi, Prodi Kesehatan Lingkungan Poltekes Kemenkes Kupang beserta jemaat dan masyarakat membersihkan lingkungan sekitar areal Gereja dan lokasi rawan penyebaran nyamuk DBD.

Sementara itu, Gembala Gereja Bait El Penfui, Pdt Deciana Mooy Baok, S.Th., menyampaikan semoga usai mendengarkan penyuluhan maka masyarakat dan jemaat dapat mempunyai kesadaran untuk belajar hidup sehat karena terkadang kita tidak memperhatikan budaya hidup sehat

“Semoga hari ini masyarakat dan jemaat memperoleh pencerahan dari Dinkes NTT dan Prodi Kesehatan Lingkungan Poltekes Kemenkes Kupang”, pungkas Pdt Deciana.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minta Restu, Cia Rondo Siap Harumkan Nama NTT di Ajang Putri Cilik 2020

    Minta Restu, Cia Rondo Siap Harumkan Nama NTT di Ajang Putri Cilik 2020

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Liliane Gratia Imanuela Rondo atau yang akrab disapa Cia Rondo akan menjadi perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam ajang Finalis Puteri Cilik 2020 di Jakarta. Meski berusia masih sangat muda, dirinya siap mengharumkan nama Kota Kupang dan NTT di tingkat nasional. Cia Rondo tercatat sebagai siswi di SMP Katolik St. […]

  • SEMARAK! Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Rote

    SEMARAK! Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Rote

    • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Rote, Garda Indonesia | Pada Selasa—Rabu, 26—27 September 2023, bertempat di Lapangan Paulina Haning-Bullu, Desa Holoama, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dilhelat Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Rote Tahun 2023. Kegiatan ini kedua kali secara berturut-turut terlaksana berkat kerja sama Pemkab Rote Ndao dan Kantor Bahasa Provinsi NTT. FTBI […]

  • Remaja Milenial Tanpa Rokok, PKM dari Prodi Psikologi Kristen IAKN Kupang

    Remaja Milenial Tanpa Rokok, PKM dari Prodi Psikologi Kristen IAKN Kupang

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Loading

    Remaja dibekali pelatihan menjadi seorang konselor bukan hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk teman-teman sebayanya. Sebab pada masa remaja ini cenderung lebih dekat dan mempercayainya temannya dibandingkan orang tua maupun keluarga.   Kupang | Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada […]

  • Presiden Jokowi & Menteri Basuki Tinjau Progres Bendungan Bendo

    Presiden Jokowi & Menteri Basuki Tinjau Progres Bendungan Bendo

    • calendar_month Sab, 5 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Ponorogo, gardaindonesia.id | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo meninjau progres pembangunan Bendungan Bendo yang berlokasi di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, Jumat (4/1/2019). Bendungan multiguna dengan total luas genangan sebesar 169,64 hektar […]

  • Wagub Nae Soi Minta Peran Lapas dan Rutan Diperkuat

    Wagub Nae Soi Minta Peran Lapas dan Rutan Diperkuat

    • calendar_month Kam, 10 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, meminta agar Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkum HAM) NTT terus meningkatkan kualitas peran dan fungsi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau Rumah Tahanan (Rutan). Karena para penghuninya adalah masyarakat NTT yang sedang menjalani pembinaan. “Mereka sebenarnya bukan narapidana tetapi warga binaan. Istilah narapidana […]

  • Menteri HAM Natalius Pigai Tolak Parcel Natal Demi Jaga Integritas

    Menteri HAM Natalius Pigai Tolak Parcel Natal Demi Jaga Integritas

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Loading

    Pigai mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian HAM harus dijaga melalui pelayanan publik yang bersih. Menurutnya, komitmen tersebut perlu dijalankan bersama oleh seluruh jajaran kementerian.   Jakarta | Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyatakan tidak berkenan menerima segala bentuk parcel dalam rangka perayaan Natal. Pigai menegaskan akan menolak seluruh bingkisan Natal yang dikirimkan kepadanya. Sikap […]

expand_less