Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mendikbud : “Sekolah Dekat, Pendidikan Karakter Makin Kuat!”

Mendikbud : “Sekolah Dekat, Pendidikan Karakter Makin Kuat!”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy meminta agar orang tua tidak perlu resah dan khawatir berlebihan dengan penerapan zonasi pendidikan pada PPDB. Ia mengajak para orang tua agar dapat mengubah cara pandang dan pola pikir terkait “sekolah favorit/unggulan”. Ia memahami masyarakat masih resisten dengan konsep ini.

Dikatakan Mendikbud, jangan sampai sekolah mengklaim sebagai unggulan hanya karena menerima anak-anak yang pandai dan umumnya dari keluarga dengan ekonomi menengah ke atas yang mampu memberikan fasilitas penunjang belajar anak. Sekolah, khususnya sekolah negeri harus mendidik semua siswa tanpa terkecuali.

“Prestasi itu tidak diukur dari asal sekolah, tetapi masing-masing individu anak yang akan menentukan prestasi dan masa depannya. Pada dasarnya setiap anak itu punya keistimewaan dan keunikannya sendiri. Dan kalau itu dikembangkan secara baik itu akan menjadi modal untuk masa depan,” ujar Muhadjir Effendy (Selasa, 18 Juni 2019)

“Ke depan, yang unggul itu individu-individunya. Sekolah hanya memfasilitasi belajar siswa,” tambahnya.

Pendekatan zonasi erat kaitannya dengan penguatan pendidikan karakter. Dijelaskan Mendikbud, sesuai ajaran Ki Hajar Dewantara, pemerintah mendorong sinergi antara pihak sekolah (guru), rumah (orang tua), dan lingkungan sekitar (masyarakat). Ekosistem pendidikan yang baik tersebut diyakini dapat mudah diwujudkan melalui pendekatan zonasi.

Mendikbud memberikan contoh negara maju yang turut menerapkan zonasi pendidikan seperti Jepang. Saat jarak sekolah dekat dengan tempat tinggal, kemudian siswa jenjang pendidikan dasar bisa berjalan kaki ke sekolah. Dalam proses berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki itu, siswa bisa belajar etika sebagai warga negara. Sopan santun, peduli lingkungan, dan berbagai macam kegiatan yang terkait pendidikan karakter dan budi pekerti.

“Orang tua dan masyarakat sekitar ikut terlibat dalam pendidikan karakter,” pintanya. (*)

Sumber berita (*/Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud)
Editor (+rony banase) Foto by detak.co

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gereja Kaisarea BTN Kolhua Tuan Rumah Natal Oikumene 2018

    Gereja Kaisarea BTN Kolhua Tuan Rumah Natal Oikumene 2018

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Perayaan Natal Oikumene tahun 2018 dipusatkan dan dirayakan di Gereja Kaisarea BTN Kolhua Kota Kupang, Jumat/4 Januari 2018 pukul 09.00 WITA—selesai, tahun sebelumnya pada Natal Oikumene 2017 dirayakan di Gereja St Yoseph Naikoten Kupang. Ketua Panitia Pelaksana Pdt Johny E Riwu Tadu, S.Th.,M.Sn., saat jumpa pers bersama para awak media cetak, elektronik […]

  • Burung Paling Putih

    Burung Paling Putih

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Loading

    Bangau adalah burung pantai hias yang paling menarik dan langka di dunia dan merupakan indikator penting dari kesehatan lingkungan rawa. Mereka memiliki nilai bulu yang tinggi, dengan bulu sebagian besar berwarna putih dan bulu perkawinannya yang panjang serta indah selama musim kawin. Kebiasaan mereka mirip dengan burung camar lainnya, tetapi beberapa spesies mungkin akan berbeda […]

  • Protokol Kesehatan Ketat, Gubernur NTT Lantik Tatap Muka 5 Bupati & Wabup

    Protokol Kesehatan Ketat, Gubernur NTT Lantik Tatap Muka 5 Bupati & Wabup

    • calendar_month Jum, 26 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kelima pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020, dilantik oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dengan menerapkan protokol kesehatan ketat pada Jumat, 26 Februari 2021 pukul 15.00 WITA—selesai di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT. Sebelumnya, para peserta pelantikan diwajibkan melakukan swab antigen unruk memastikan […]

  • Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang Peroleh Bantuan 7 Titik Akses Internet BAKTI

    Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang Peroleh Bantuan 7 Titik Akses Internet BAKTI

    • calendar_month Jum, 6 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) terus mengembangkan program Pemerintah yaitu USO (Universal Service Obligation). Program USO tersebut merupakan kewajiban pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan informatika RI (Kemkominfo) melalui BAKTI memberikan pelayanan universal di bidang telekomunikasi dan informatika kepada publik untuk mengurangi kesenjangan digital di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) […]

  • FTBM Kab TTU Terbentuk,Tangkal Budaya Negatif Dengan Membaca

    FTBM Kab TTU Terbentuk,Tangkal Budaya Negatif Dengan Membaca

    • calendar_month Sab, 26 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Kefamenanu-TTU, gardaindonesia.id | Tantangan perkembangan zaman mengharuskan adanya sebuah gerakan yang dapat menangkal budaya negatif yang berada di dalam masyarakat pada era milenial saat ini, salah satu upaya dengan meningkatkan kegemaran membaca dan membudayakan literasi. Menyadari pentingnya membaca dan Literasi ditengah masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Provinsi Nusa Tenggara Timur, dibentuklah DPD (Dewan Pimpinan […]

  • Pemerintah Wajibkan Warga Pakai Masker saat Beraktivitas di Luar Rumah

    Pemerintah Wajibkan Warga Pakai Masker saat Beraktivitas di Luar Rumah

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengingatkan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO agar seluruh masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. “Di awal, WHO menyampaikan bahwa yang pakai masker hanya yang sakit. Tapi, sekarang semua yang keluar rumah harus pakai masker,” ujarnya dalam rapat terbatas melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, […]

expand_less