Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pangdam IX/Udy: “Tidak Ada Lagi Istilah Titipan, KKN & Pungli dalam Catar Akmil”

Pangdam IX/Udy: “Tidak Ada Lagi Istilah Titipan, KKN & Pungli dalam Catar Akmil”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar-Bali, Garda Indonesia | “Obyektivitas harus menjadi acuan utama sehingga kegiatan Sidang Parade akan menghasilkan keputusan yang adil, jujur, obyektif, transparan dan akuntabel”, jelas Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dalam sambutannya pada saat memimpin Sidang Pemilihan Tingkat Panda Kodam IX/Udayana Calon Taruna Akmil TA 2019 di Aula Udayana Makodam IX/Udayana, Denpasar, Selasa, 2 Juli 2019.

Sidang Pemilihan yang diikuti oleh 110 orang Calon Taruna Akademi Militer (Akmil) tersebut, telah memenuhi persyaratan yang ditinjau dari segi postur, fisik, kesehatan, mental ideologi dan psikologi yang nantinya akan dipilih yang terbaik untuk mengikuti seleksi di Tingkat Pusat.

Pangdam menambahkan, bahwa tuntutan Sumber Daya Manusia yang berkualitas adalah aspek utama agar dipedomani dalam pelaksanaan seleksi, keberhasilan dari pencapaian sasaran penerimaan Taruna Akmil TA 2019 sangat ditentukan oleh pelaksanaan seleksi dengan berpedoman pada aturan dan ketentuan yang berlaku.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., saat memimpin Sidang Pemilihan Calon Taruna Akmil TA 2019 Tingkat Panda Kodam IX/Udayana

Kegiatan sidang Pantukhir ini merupakan kesempatan bagi seluruh komponen panitia untuk melaksanakan seleksi secara ketat, cermat dan teliti guna mendapatkan calon-calon Perwira TNI terbaik yang berkualitas dan memenuhi semua aspek persyaratan yang diinginkan sebagai pemimpin dimasa depan.

“Tidak ada lagi istilah titipan, KKN, mafia calo atau pungli dan perilaku tidak terpuji lainnya, semuanya harus konsisten pada ketentuan dan norma yang berlaku. Sehingga nantinya akan diperoleh calon Prajurit Perwira Akademi Militer terbaik”, tegas Pangdam.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berpesan agar semua yang terlibat dalam kepanitiaan melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara profesional, proporsional, transparan dan obyektif sesuai aturan yang berlaku serta penuh tanggung jawab.

Sidang Parade ini dihadiri juga oleh Kasdam IX/Udayana, Tim Pengawas Pusat, Irdam IX/Udayana, Asintel Kasdam IX/Udayana, Aspers Kasdam IX/Udayana, Kaajendam IX/Udayana, Kakesdam IX/Udayana, Kajasdam IX/Udayana, serta seluruh panitia sidang parade. (*)

Sumber berita (*/Pendam IX/Udy)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Kupang & Panitia Gebyar Ramadan 1441H Sepakat, Takjil Dijual ‘Online’

    Pemkot Kupang & Panitia Gebyar Ramadan 1441H Sepakat, Takjil Dijual ‘Online’

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Untuk mencegah meluasnya pandemik Covid-19 di wilayah Kota Kupang, Pemerintah Kota Kupang senantiasa melakukan berbagai upaya pencegahan. Salah satu yang dilakukan jelang memasuki bulan suci Ramadan adalah dengan menggandeng Panitia Gebyar Ramadan Kota Kupang yang selama ini memfasilitasi penjualan takjil di beberapa lokasi di Kota Kupang. Untuk tahun ini (Ramadan […]

  • Saudi Arabia Tangguhkan Akses Masuk Wisatawan, Menag Pahami & Hormati

    Saudi Arabia Tangguhkan Akses Masuk Wisatawan, Menag Pahami & Hormati

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan untuk sementara menangguhkan masuknya wisatawan ke negaranya, baik untuk tujuan umrah atau kunjungan wisata. Kebijakan ini dikeluarkan hari ini oleh Menteri Haji dan Umrah. Salah satu alasannya adalah untuk mencegah penyebaran Virus Corona. Menteri Agama Fachrul Razi memahami dan menghormati kebijakan yang dikeluarkan […]

  • Apakah Minggu Palma Itu?

    Apakah Minggu Palma Itu?

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Minggu Palma adalah hari di mana kita mengenang kedatangan Yesus yang penuh kemenangan ke Yerusalem, di mana Dia disambut bagaikan seorang raja. Itu juga merupakan hari pertama Pekan Suci—minggu peristiwa menjelang pengorbanan utama Yesus. Hari ini, Pekan Suci adalah pengingat yang kuat bahwa pekerjaan Tuhan belum selesai. Harapan akan datang. Dari Minggu Palma hingga Minggu Kebangkitan, […]

  • Hingga 2024, STIKES Nusantara Telah Mewisuda 7 Ribuan Wisudawan

    Hingga 2024, STIKES Nusantara Telah Mewisuda 7 Ribuan Wisudawan

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nusantara didirikan oleh Alm. Haji Marzuki bin Muhammad Rafii pada 12 November 2009 dan bernaung di bawah Yayasan Kunci Ilmu. Sejak didirikan hingga pada tahun 2024, Civitas Akademika STIKES Nusantara berkutat memperkukuh eksistensinya. STIKES Nusantara memiliki 25 dosen tetap bergelar S2 linier yang diseleksi secara ketat dan berkompeten […]

  • Kabid Terminal TTS & Kades Oeinlasi Tata Parkir Pasar Oeinlasi

    Kabid Terminal TTS & Kades Oeinlasi Tata Parkir Pasar Oeinlasi

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    SoE – NTT, Garda Indonesia | Daniel Liu, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Terminal, Dinas Perhubungan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memantau penataan parkir kendaraan roda 4 (empat) dan 2 (dua) di Pasar Oeinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan pada Selasa, 15 Februari 2022. Daniel Liu mengungkapkan, bahwa pasar Oeinlasi perlu ditata tempat […]

  • Masa Kecil Tak Akan Datang untuk Kali Kedua

    Masa Kecil Tak Akan Datang untuk Kali Kedua

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Anto Narasoma Jakarta, Garda Indonesia | Masa kecil tak datang kedua kali. Karena masa adalah kesempatan untuk menikmati pengalaman yang tak mungkin sama dibanding masa-masa berikutnya. Saat kecil dulu, persahabatan antarsesama anak-anak pun terjalin murni. Yang ada di hati hanyalah mengumbar perasaan suka dan senang, serta saling menyenangkan. Persahabatan anak-anak dalam konteks bermain, […]

expand_less