Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » 3 Pilar Pengembangan Taman Wisata Alam Manipo di Kabupaten Kupang

3 Pilar Pengembangan Taman Wisata Alam Manipo di Kabupaten Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
  • visibility 104
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pulau Manipo dipisahkan oleh selat sempit yang merupakan bagian dari Desa Enoraen , Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Terlihat sekilas pulau ini tidak terlalu luas. Sehingga Pulau Manipo tidak ditampilkan dalam peta geografis manapun.

Untuk berkunjung ke Pulau Manipo, kita dapat menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan menempuh perjalanan sekitar 3 (tiga) jam melalui Oesao atau Batu Putih.

Karena terpisah oleh selat sempit dari Pulau Timor, untuk menuju Taman Wisata Alam (TWA) Manipo harus menggunakan perahu yang sudah di sediakan di dermaga yang terbuat dari kayu yang ada di sekitar selat.
Seperti pulau kecil di tengah pantai, TWA ini memiliki pasir putih yang menjadi tempat bertelurnya penyu-penyu sisik .

Tak sekadar itu saja, di TWA Pulau Manipo ini kita dapat melihat indahnya lampu-lampu kecil dari Australia (pada malam hari), juga terdapat banyak satwa langka di TWA seperti Rusa Timor, Kakatua Jambul Kuning, Buaya Muara dan Kelelawar.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT, Ir. Timbul Batubara, M. Si., saat jumpa pers yang berlangsung pada Kamis, 11 Juli 2019, bertempat di Kantor BBKSDA NTT, mengatakan bahwa Taman Wisata Alam Manipo kedepan akan dijadikan role model dengan pengembangan 3 pilar yaitu pemerintah, pendekatan adat, dan juga pendekatan agama.

“Perlu sinergitas antara pihak-pihak tersebut agar terciptanya wisata yang harmonis “, ujar Timbul kepada para awak media.

Dirinya mengatakan bahwa pemerintah yang dimaksud adalah pemerintah pusat sampai pemerintah desa. Sementara pendekatan adat perlu dilakukan, karena peminat wisata pada era milenial lebih banyak berbasis budaya.Lanjut Timbul, pihaknya juga akan menggandeng pihak Agama, dalam hal ini Sinode GMIT untuk pengembangan TWA Manipo.

“Manipo itu punya sejarah budaya, sehingga kita perlu menggandeng tokoh-tokoh adat juga”, ujar Timbul.

Lebihnya, menurut Timbul, Manipo itu memiliki potensi yang sangat unik. Keunikan tersebut, jelas Timbul, satwa yang ada di Manipo sangat bersahabat dengan manusia. Tidak ada ketakutan ketika berada disana.

“Manipo ini sangat unik, dan jarang ditemukan dimanapun. Kita bisa lihat burung kakak tua dari jarak dekat, ada juga rusa disana”, ungkap Timbul.

Sebagai salah satu tindakan nyata dalam pengembangan TWA Manipo, sebut Timbul, bahwa dalam waktu dekat akan diadakan Festival Manipo.

“Sekitar akhir September atau Oktober akan diadakan Festival Manipo. Kita berharap semakin banyak tempat wisata maka perekonomian masyarakat juga bisa berkembang”, pungkas Timbul. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase) Foto by https://today.line.me

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Gubernur Didesak Selamatkan Bank NTT

    Pj Gubernur Didesak Selamatkan Bank NTT

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Sikap dingin Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake atau yang akrab disapa Ody Kalake yang mana tidak kunjung menandatangani persetujuan kerja sama kelompok usaha bank (KUB) antara Bank NTT dengan Bank DKI memantik desakan dari pengamat hukum bisnis perbankan, Petrus E. Jemadu, SH.,Mhum. “Kita minta Pak Ody sebagai Penjabat Gubernur NTT, selamatkan bank NTT. Karena […]

  • KSMM Helat Seleksi Cerdas Cermat Matematika Serentak Se-Daratan Timor & Rote Ndao

    KSMM Helat Seleksi Cerdas Cermat Matematika Serentak Se-Daratan Timor & Rote Ndao

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kelompok Studi Mahasiswa Matematika (KSMM), Prodi Matematika FKIP Undana melaksanakan seleksi serentak lomba Cerdas Cermat Matematika (CCM) XII se-daratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao pada tingkat Sekolah Dasar (SD). Seleksi dilakukan di pada Sabtu, 10 Agustus 2019, di 5 (lima) kabupaten dan Kota Kupang. Ketua panitia pelaksana CCM XII se-Daratan […]

  • Ayo Menanam ala Golkar NTT, Edukasi Pelajar Cara Menanam di Pekarangan

    Ayo Menanam ala Golkar NTT, Edukasi Pelajar Cara Menanam di Pekarangan

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pelajar dari 27 sekolah di Kota Kupang diundang oleh DPD Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk berpartisipasi dalam gerakan ‘Ayo Menanam’ dalam rangkaian acara HUT ke-74 RI dan menyongsong HUT ke-55 Partai Golkar NTT pada Oktober 2019. Pantauan media ini, pelajar SMP dan SMA seputar Kota Kupang antusias mengikuti gerakan […]

  • Ke Kejati Pengganti Yulianto, VBL Sorot Kasus Pembunuhan Astrid dan Lael

    Ke Kejati Pengganti Yulianto, VBL Sorot Kasus Pembunuhan Astrid dan Lael

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) menerima audiensi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Hutama Wisnu di ruang kerja gubernur pada Senin, 7 Maret 2022. Hutama Wisnu merupakan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT yang baru dilantik pada Rabu, 2 Maret 2022; menggantikan Yulianto. Gubernur VBL […]

  • Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

    Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “NTT ini, sekian lama bergantung benihnya kepada provinsi lain. Sehingga, dalam pengembangan usaha pertanian kita, sering kali mengalami hambatan. Di mana, ketika benih itu datang, musim hujannya sudah lewat. Akibatnya, produktivitas (pertanian) kita rendah,” ungkap Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lecky Frederich Koli dalam sambutannya mewakili […]

  • Bank NTT Jadi Pengelola Kas Titipan BI Terbanyak di Seluruh Indonesia

    Bank NTT Jadi Pengelola Kas Titipan BI Terbanyak di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kami bersyukur memiliki para pemegang saham yang memiliki komitmen yang sangat luar biasa untuk terus mengawal bank ini bisa menjadi hebat dan besar bagi pembangunan di Nusa Tenggara Timur ini. Kesanggupan dan perhatian dari pemegang saham sangat besar sehingga ada tiga sampai empat langkah yang sudah dilakukan,” ujar Plt. Direktur Utama […]

expand_less