Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Resmikan Gedung Baru ASEAN, Presiden Jokowi: Cerminan Spirit Baru ASEAN

Resmikan Gedung Baru ASEAN, Presiden Jokowi: Cerminan Spirit Baru ASEAN

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
  • visibility 140
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo pada Kamis pagi, 8 Agustus 2019, meresmikan gedung baru Sekretariat Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Gedung yang terdiri atas 2 menara yang masing-masing setinggi 16 lantai tersebut akan menjadi rumah baru bagi ASEAN.

Dalam sambutannya, Kepala Negara mengatakan bahwa di tengah perubahan global yang berlangsung sangat cepat dewasa ini, ASEAN harus mampu bergerak cepat dan solid untuk merespons perubahan itu. Untuk itu, Indonesia sebagai salah satu negara pendiri ASEAN berupaya keras untuk memfasilitasi ASEAN dalam menyongsong perubahan itu.

“Sebagai tuan rumah Sekretariat ASEAN, Indonesia berusaha memfasilitasi ASEAN dalam bergerak cepat dan solid dan bekerja secara efektif dan efisien. Dengan pemikiran itulah gedung ASEAN ini kita bangun,” ujarnya.

Gedung baru ini, menurut Presiden, menggambarkan semangat baru ASEAN. Ia juga berharap agar ke depannya sebagian besar kegiatan-kegiatan ASEAN dilangsungkan di gedung baru tersebut.

“Gedung baru ini mencerminkan spirit baru ASEAN, mencerminkan The New ASEAN. Saya berharap ke depannya sebagian besar kegiatan ASEAN sudah selayaknya dapat dilakukan di gedung ini,” ucapnya.

Dengan begitu, ASEAN dapat lebih mengefisienkan pengeluaran yang dibutuhkan untuk melangsungkan suatu kegiatan dan mengalihkannya untuk kegiatan-kegiatan ASEAN lainnya.

Presiden Jokowi saat memberikan pidato saat peresmian Gedung Baru ASEAN

Lebih jauh, Presiden Joko Widodo juga menceritakan bahwa pembangunan gedung baru ASEAN ini telah direncanakan sejak jauh hari saat dirinya masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Saat itu, ia berdiskusi dengan Wakil Sekjen ASEAN mengenai penggunaan lahan di gedung lama Wali Kota Jakarta Selatan untuk perluasan gedung Sekretariat ASEAN.

“Memang sejak awal saya memiliki keterikatan pribadi dengan pembangunan gedung ini. Oleh karena itu, saya selalu pantau dari dekat pembangunan gedung ini dan saya sadar betul bahwa gedung ini sangat diperlukan oleh ASEAN dalam menunjang misinya ke depan,” kata Presiden.

Sementara itu, Kepala Negara juga menyampaikan pandangannya mengenai ASEAN dalam 50 tahun mendatang. ASEAN yang pada 8 Agustus 2019 ini berusia 52 tahun disebutnya akan menghadapi tantangan yang tidak mudah.

“Tarik menarik antara kekuatan besar sudah dapat dipastikan akan semakin tajam. Sementara di dalam negara kita masing-masing rakyat akan terus bertanya mengenai manfaat ASEAN bagi rakyat ASEAN,” tuturnya.

Oleh karenanya, Presiden melanjutkan, ASEAN harus dapat mempertahankan relevansinya bagi perkembangan baru dunia dan bagi pemenuhan kepentingan rakyat ASEAN.

Konsep dan Fasilitas Gedung Baru Sekretariat ASEAN

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, dalam laporannya mengatakan bahwa gedung baru Sekretariat ASEAN yang telag diresmikan siap digunakan sebagai “rumah baru” ASEAN.

Gedung dengan luas mencapai 49.993 meter persegi tersebut berdiri di atas lahan seluas 11.369 meter persegi.
“Setelah bekerja tanpa lelah siang dan malam sekitar 549 hari, gedung baru Sekretariat ASEAN telah siap digunakan sebagai rumah baru ASEAN. Gedung baru terdiri atas 2 menara dengan masing-masing 16 lantai. Berukuran 49.993 meter persegi dan berdiri di atas lahan seluas 11.369 meter persegi,” kata Retno.

Dialog sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya dan DNA ASEAN menjadi konsep dari pembangunan gedung Sekretariat ASEAN tersebut. Hal itu dapat dilihat dari jembatan penghubung sepanjang 40,5 meter yang menghubungkan dua menara gedung dan keserasian antara gedung baru dan gedung lama Sekretariat ASEAN.

“Dialog ini tercerminkan antara lain di jembatan penghubung sepanjang 40,5 meter yang menghubungkan dua menara tersebut. Ini adalah jembatan penghubung terpanjang tanpa kolom struktural (penyangga) di Indonesia. Konsep dari dialog dan harmoni juga dapat dilihat dari berjalinnya gedung baru dan gedung lama,” ujarnya.

Selain itu, gedung Sekretariat ASEAN ini dilengkapi dengan 30 ruang pertemuan dengan masing-masing negara anggota ASEAN akan memiliki ruangan tersendiri. Dengan segala fasilitas yang ada, gedung baru Sekretariat ASEAN itu mampu mengakomodasi sebagian besar pertemuan ASEAN yang membuatnya dapat bekerja lebih efisien di masa mendatang.

“Dengan semua fasilitas ini, diharapkan gedung baru Sekretariat ASEAN dapat menjadi sumber baru dari energi dan inspirasi untuk pekerjaan-pekerjaan ASEAN mendatang,” tandasnya. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rudenim Kupang Detensi Seorang Perempuan Filipina

    Rudenim Kupang Detensi Seorang Perempuan Filipina

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang sebagai unit pelaksanaan teknis, di bawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT yang dikepalai oleh Marciana Domika Jone; menerima seorang deteni (warga asing yang ditahan sementara, red) berwarga negara Filipina berinisial RC (Perempuan 39 tahun) yang diserahkan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere pada […]

  • Munaslub KADIN Lengserkan Arsjad Rasjid, Pecut Perpecahan Jilid 2

    Munaslub KADIN Lengserkan Arsjad Rasjid, Pecut Perpecahan Jilid 2

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Pimpinan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melengserkan Arsjad Rasjid dari jabatan Ketua Umum Kadin Indonesia. Arsjad dilengserkan melalui Munaslub yang dihelat Sabtu, 14 September 2024 di Hotel St Regis, Jakarta Selatan. Arsjad Rasjid digantikan oleh Anindya Bakrie yang disebut terpilih secara aklamasi. Staf Khusus Kadin Indonesia, Prof. […]

  • TPK Hotel Bintang di NTT pada Mei 2021 Lebih Rendah dari April 2021

    TPK Hotel Bintang di NTT pada Mei 2021 Lebih Rendah dari April 2021

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur merilis perkembangan pariwisata dan transportasi pada Mei 2021. Kepala BPS NTT, Darwis Sitorus dalam pemaparannya pada Kamis, 1 Juli 2021 menyampaikan jumlah tamu menginap pada hotel bintang Mei 2021 sejumlah 21.420 orang dengan perincian 20.739 orang tamu nusantara dan 681 orang tamu mancanegara. […]

  • Energi Geotermal Poco Leok Wujudkan Energi Murah Ramah Lingkungan

    Energi Geotermal Poco Leok Wujudkan Energi Murah Ramah Lingkungan

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Pulau Flores memiliki potensi geotermal yang cukup besar, hampir 1.000 Megawatt (MW) dan cadangan sebesar 402,5 Megawatt (MW). Tersebar di 16 titik dan salah satu potensi besar tersebut ada di kawasan Poco Leok kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) […]

  • Rotary D.3410 Lakukan Transplantasi Terumbu Karang & Latih Olah Limbah

    Rotary D.3410 Lakukan Transplantasi Terumbu Karang & Latih Olah Limbah

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Loading

    Banyuwangi, Garda Indonesia | Salah satu kegiatan Rotary Club dalam 6 (enam) fokus area kegiatan (six area fokus) adalah melakukan konservasi lingkungan, kali ini Rotary Club Bandung Siliwangi mengawali kegiatan pengelolaan sampah dan Kriya Limbah di Banyuwangi; melakukan konservasi lingkungan laut dengan upaya transplantasi terumbu karang. Kegiatan dilakukan pada Selasa, 4 Februari 2020 bertempat di […]

  • KemenPPPA Respon Cepat Penanganan Bencana Gempa Lombok NTB

    KemenPPPA Respon Cepat Penanganan Bencana Gempa Lombok NTB

    • calendar_month Rab, 8 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta (08/8),gardaindonesia.id –Lombok-NTB baru saja diguncang dua kali gempa bumi dalam waktu berdekatan. Pertama, Minggu/29 Juli 2018 dengan kekuatan gempa 6,4 Skala Richter (SR). Gempa besar kedua, Minggu/5 Agustus 2018 mencapai 7 SR. Meski dirasakan hingga wilayah Bali, namun dampak dan kerusakan paling besar dialami wilayah Lombok-Nusa Tenggara Barat. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak […]

expand_less