Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ingin Punya HP Android, Seorang Pemuda di Kupang Nekat Curi Sapi

Ingin Punya HP Android, Seorang Pemuda di Kupang Nekat Curi Sapi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Loading

Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gustaf Verianus Naitek (29) warga RT 01/RW 01 Desa Oelbanu, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang menjadi tersangka kasus pencurian sapi dan mengakui perbuatannya di Pengadilan Negeri Oelamasi, pada Selasa, 27 Agustus 2019.

Karena ingin tampil mengikuti perkembangan zaman membuat dirinya nekat mencuri sapi milik tetangganya untuk membeli handphone (HP) Android atau gawai.

Dalam gelar sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi, Veri sapaan akrab si tersangka dengan polos menjawab pertanyaan dari I Made Aditya Nugraha yang bertindak sebagai Ketua Majelis Persidangan.

Selain itu, Veri juga membenarkan semua kesaksian yang diberikan para saksi juga keterangan yang disampaikan oleh korban, Nomensen Erimon Toleu (34).

“Benar yang mulia,” jawab Veri menanggapi pertanyaan Ketua Majelis Persidangan terkait keterangan yang diberikan para saksi dan korban sendiri.

Mon sapaan akrab pemilik sapi dalam keterangannya mengatakan bahwa sapi miliknya hanya 2 (dua) ekor yang dilepas di padang. Lanjutnya, karena sapi miliknya jinak sehingga setiap malam pun tidak diikat.

“Jarak dari rumah saya ke padang sekitar 250 meter yang mulia. Saya hanya melihat sapi saya pada musim kemarau karena musim hujan banyak rumput-rumput yang bisa di makan oleh sapi,” jawab Mon.

Menurut Mon, dirinya mendapatkan informasi dari Sepri Toleu pada 9 April 2019 bahwa sapi miliknya berada di rumah Agustinus Toleu, yang juga merupakan tetangga Mon di RT 02 Desa Oelbanu. Lalu dirinya menuju ke rumah Agustinus dan mengenali sapi tersebut dari tanda pada bagian paha kiri dan kanan.

“Tanda bagian paha ada huruf N dan bagian kanan huruf T,” jelas Mon.

Sementara itu, Agustinus Toleu dalam kesaksiannya mengatakan bahwa dirinya diberitahukan untuk membeli sapi dari tersangka Gustaf Verianus Naitek. Lanjut Agus, saat dirinya melihat sapi yang berada di rumah Yulius Naitek, dirinya mengenali sapi tersebut dari tanda pada bagian paha tersebut.

“Saya tidak membayar, tapi saya bawa sapi tersebut ke rumah saya dan saya amankan lalu saya menyuruh Sepri memanggil Mon untuk melihat sapi tersebut,” jelas Agus kepada Majelis sidang.

Pada kesempatan yang sama, Yulius Naitek yang hadir sebagai saksi mengatakan bahwa dirinya sempat menanyakan kepada korban terkait kepemilikan sapi tersebut.

“Saya tanya dia (tersangka, red) bilang itu sapi miliknya sendiri,” jelas Yulius.

Lanjutnya, dirinya tidak pernah bersekongkol dengan tersangka, karena yang disampaikan tersangka bahwa hanya diikat sementara saja sambil mencari pembeli untuk menjual sapi tersebut.

“Rencananya mau dijual dengan harga Rp.3,5 juta (tiga juta lima ratus ribu),” tutup Yulius.

Dari uang hasil penjualan tersebut akan digunakan oleh tersangka untuk membeli HP Android.

Mendengarkan keterangan dari para saksi dan korban serta pengakuan dari tersangka sendiri, maka ketua Majelis Persidangan memutuskan untuk menggelar sidang lanjutan pada minggu depan, tepatnya Selasa 3 September 2019.(*)

Penulis (*Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perluas Jangkauan Pelayanan, Bank MAS Buka Kantor Cabang Ke-35 di Kupang

    Perluas Jangkauan Pelayanan, Bank MAS Buka Kantor Cabang Ke-35 di Kupang

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank MAS Kantor Cabang Kupang resmi dibuka pada Kamis, 17 Oktober 2019, di Jalan Sudirman No. 88 Kuanino Kupang. Dengan dibukanya Kantor Cabang Kupang, merupakan kantor cabang yang ke-35 di seluruh Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Bank Mas Danny Hartono dalam sambutannya. Dirinya menjelaskan bahwa kehadiran Bank MAS di […]

  • Pemkot Kupang Sumbang 20 Hewan Kurban bagi 20 Masjid Saat Idul Adha 1441H

    Pemkot Kupang Sumbang 20 Hewan Kurban bagi 20 Masjid Saat Idul Adha 1441H

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Seperti perayaan Hari Raya Idul Adha pada tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini Pemerintah Kota Kupang menyerahkan hewan kurban bagi masjid yang ada di Kota Kupang. Kali ini, pada Hari Raya Idul Adha 1441H pada Jumat, 31 Juli 2020 disediakan 20 hewan kurban bagi 20 masjid yang tersebar di 5 kecamatan. […]

  • Presiden Jokowi: Pemenuhan Kebutuhan Pokok Rakyat Prioritas Utama

    Presiden Jokowi: Pemenuhan Kebutuhan Pokok Rakyat Prioritas Utama

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat merupakan hal utama bagi pemerintah. Hal tersebut juga menjadi pertimbangan paling tinggi dalam setiap pengambilan kebijakan untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di masyarakat. “Saya ingin menegaskan, bagi pemerintah kebutuhan pokok masyarakat adalah yang utama. Ini prioritas paling tinggi dalam pertimbangan pemerintah setiap […]

  • Pemerintah Abai, Anak Muda Manggarai Galang Dana Perbaikan Jalan

    Pemerintah Abai, Anak Muda Manggarai Galang Dana Perbaikan Jalan

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Loading

    Salah satu anak muda, Jefri Pamput kepada media ini pada Kamis, 28 Agustus 2025, mengatakan sudah banyak pengendara sepeda motor yang nyaris terjatuh dan terancam kehilangan nyawa akibat kerusakan fasilitas infrastruktur publik itu.   Manggarai | Sekelompok anak muda di Kampung Raci, Desa Wae Codi, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), […]

  • Sepanjang Oktober 2020, PLN Hadirkan Listrik bagi 23 Desa Terpencil di NTT

    Sepanjang Oktober 2020, PLN Hadirkan Listrik bagi 23 Desa Terpencil di NTT

    • calendar_month Sab, 7 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dari perkotaan, hingga daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T), PLN senantiasa berupaya menghadirkan listrik hingga ke seluruh negeri. Upaya ini terus dilakukan PLN guna mewujudkan energi yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sepanjang Oktober 2020, PLN berhasil menyambungkan listrik bagi 23 desa atau sejumlah 3.847 Kepala Keluarga (KK) yang berada di […]

  • PT. HAL Hadirkan Dr. Samuel Hutabarat, Saksi Ahli Perseroan Terbatas

    PT. HAL Hadirkan Dr. Samuel Hutabarat, Saksi Ahli Perseroan Terbatas

    • calendar_month Kam, 22 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jambi, Garda Indonesia | Sengketa hubungan Industrial dengan nomor perkara 14 dan 15 kembali dihelat di  Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) yang bertempat di Pengadilan Negeri Jambi pada Selasa, 20 September 2022. Sidang lanjutan kali ini, oleh Kuasa Hukum PT Hutan Alam Lestari (HAL) Ferdian Sutanto SH. CLA, kembali menghadirkan satu ahli Perseroan Terbatas (PT), Dr. […]

expand_less