Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Presiden Jokowi Bahas Langkah Antisipasi Pelambatan Ekonomi Global

Presiden Jokowi Bahas Langkah Antisipasi Pelambatan Ekonomi Global

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk segera menginventarisasi segala regulasi mengenai ekonomi dan investasi yang dirasa menghambat gerak pemerintah dalam upaya meningkatkan laju ekonomi nasional.

Hal itu disampaikan oleh Presiden saat memimpin rapat terbatas bersama jajaran terkait untuk membahas langkah-langkah dan antisipasi dalam menanggapi perkembangan ekonomi dunia.

“Saya minta seluruh kementerian yang berkaitan dengan ekonomi menginventarisasi regulasi-regulasi yang menghambat,” ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, pada Rabu, 4 September 2019.

Presiden menjelaskan, pertumbuhan ekonomi global yang saat ini tengah melambat menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi resesi yang semakin besar. Indonesia harus segera merespons kekhawatiran tersebut dan menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk mengurangi atau menghindari dampak dari melambatnya pertumbuhan ekonomi global tersebut.

“Langkah-langkah antisipatif diharapkan sudah benar-benar secara konkret kita siapkan dan kita berharap perlambatan pertumbuhan ekonomi, kemudian dampak dari resesi yang semakin besar ini, bisa kita hindari,” kata Presiden.

Menurutnya, langkah tercepat yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi hal tersebut ialah dengan meningkatkan investasi yang masuk. Inventarisasi regulasi yang dirasa menghambat merupakan langkah awal untuk membenahi sistem perizinan dan investasi di Indonesia.

Dalam rapat terbatas tersebut, Kepala Negara memaparkan bahwa sekira kurang lebih dua bulan lalu, terdapat 33 perusahaan mancanegara yang keluar dari Tiongkok. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 di antaranya memilih untuk berinvestasi di Vietnam, sedangkan 10 lainnya memilih Malaysia, Thailand, dan Kamboja.

Tidak ada satu pun dari perusahaan-perusahaan tersebut yang memilih untuk berinvestasi di Indonesia. Presiden mengatakan bahwa hal itu harus menjadi catatan tersendiri dan meminta jajarannya untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Nanti seminggu lagi kita akan bicara mengenai masalah bagaimana segera menyederhanakan peraturan-peraturan yang menghambat dan memperlambat itu,” tuturnya.

Terkait puluhan perusahaan yang berinvestasi di negara-negara tetangga tersebut, Presiden menelusuri dan memperoleh hasil bahwa yang menjadi salah satu alasan mereka ialah soal kecepatan. Di Vietnam misalnya, hanya butuh waktu 2 bulan bagi suatu perusahaan untuk dapat masuk dan berinvestasi ke sana.

“Kita bisa bertahun-tahun. Penyebabnya hanya itu, enggak ada yang lain. Oleh sebab itu, tadi saya suruh kumpulkan regulasi-regulasi ya itu, larinya nanti ke sana,” imbuhnya.

Lebih jauh, selain meminta inventarisasi regulasi-regulasi yang menghambat, Kepala Negara juga meminta jajarannya untuk menginventarisasi perusahaan-perusahaan mancanegara yang sudah berkomitmen untuk menanamkan investasinya di Indonesia namun masih mengalami kendala sehingga belum dapat terealisasi. Ia memberikan waktu selama satu minggu ke depan untuk dapat mengumpulkan data-data tersebut.

“Semuanya akan kita cek satu per satu daftarnya sehingga betul-betul mereka merasa dilayani,” ia menambahkan.

Sebelum mengakhiri sesi pengantar rapat terbatas tersebut, Presiden Joko Widodo juga mengingatkan jajarannya untuk terus mengawasi persoalan-persoalan yang berkaitan dengan investasi ini. “Dampingi mereka sampai terealisasi. Kita ini jangan kayak pejabat minta dilayani, kita (yang) melayani,” tandasnya.

Sumber berita (*/Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden–Erlin Suastini)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respons Presiden Prabowo Tanggapi Gus Miftah Undur Diri

    Respons Presiden Prabowo Tanggapi Gus Miftah Undur Diri

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapannya terkait pengunduran diri Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Presiden Prabowo menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut merupakan bentuk tanggung jawab atas pernyataan yang dilontarkan Gus Miftah. “Saya sendiri belum lihat langsung, tapi di laporan beliau sudah mengundurkan […]

  • Kasum TNI Buka Rakor Bidang Operasi 2020, Upaya Capai Tugas Pokok TNI

    Kasum TNI Buka Rakor Bidang Operasi 2020, Upaya Capai Tugas Pokok TNI

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Operasi TNI tahun 2020 bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis, 13 Februari 2020. Mengusung tema “Melalui Rapat Koordinasi Bidang Operasi TNI, Kita Tingkatkan Interoperability Antar Satuan Dalam Menyukseskan Pilkada […]

  • Dokter Reisa:  ‘Rapid Test’ Tidak Digunakan Untuk Kepentingan Diagnostik

    Dokter Reisa: ‘Rapid Test’ Tidak Digunakan Untuk Kepentingan Diagnostik

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perlindungan kepada masyarakat, pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, menghargai masukan dari berbagai pihak. Termasuk masukan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik atau PDS Patklin, tentang penggunaan rapid test. Pada pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 revisi kelima oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dijelaskan […]

  • Rano Karno – Dari Artis Hingga Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta

    Rano Karno – Dari Artis Hingga Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Loading

    Ketika remaja, nama Rano pun semakin terkenal setelah membintangi beberapa film hingga menjadi produser dan sutradara. Tak hanya itu, karier politiknya juga semakin menanjak manakala ia menjadi Gubernur Banten menggantikan Ratu Atut Chosiyah.   Jakarta | Rano Karno merupakan salah satu tokoh Betawi yang baru-baru ini santer dibicarakan karena terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. […]

  • Seleksi Kompetensi Dasar CASN Kumham NTT 2021 Terap Prokes Ketat, Ini Pesan Tegas Kakanwil Merci Jone

    Seleksi Kompetensi Dasar CASN Kumham NTT 2021 Terap Prokes Ketat, Ini Pesan Tegas Kakanwil Merci Jone

    • calendar_month Sen, 18 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 1.194 peserta calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2021 pada Kementerian Hukum dan HAM (Kumham) NTT mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan sistem computer assisted test (CAT) tanggal 18 Oktober 2021 di auditorium Kampus Undana Kupang. Sesi tes terdiri atas 3 sesi seleksi dilaksanakan pada pukul 08.00 WITA, 11.00 […]

  • Pendukung Rizieq Shihab Bebas Merajalela, Negara ke Mana?

    Pendukung Rizieq Shihab Bebas Merajalela, Negara ke Mana?

    • calendar_month Jum, 13 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Tanggal 10 November 2020, bagi saya bukan sekadar Hari Pahlawan, tapi lebih merupakan hari kekalahan negara dari sekelompok orang yang bebas leluasa memorak-porandakan semua aturan negara dan sekelompok orang yang menabrak semua aturan di jalan tol dan merusak fasilitas umum di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta adalah mengaku beragama Islam yang […]

expand_less