Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Warga Pemilik ‘Dump Truck’ Keluhkan Pembatasan Solar Bersubsidi

Warga Pemilik ‘Dump Truck’ Keluhkan Pembatasan Solar Bersubsidi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Akhir-akhir ini banyak warga pemilik dan sopir dump truck mengeluh terkait pembatasan pengisian jenis bahan bakar tertentu atau solar bersubsidi.

Salah satu warga pemilik kendaraan dump truck di Kota Kupang, Petrus Senu menyampaikan keluhannya di grup Whatsapp Garda Indonesia. Dalam pesan wa-nya Petrus menyampaikan keluhan terkait larangan dari pihak SPBU di seluruh Kota Kupang bagi dump truck untuk tidak menggunakan bahan bakar solar.

“Kenapa kami community dump truck di Kota Kupang tidak dilayani solar?,” tulis Petrus.

Dirinya juga menyayangkan sikap pihak SPBU yang melayani pengisian solar bagi mobil tangki, truk bak kayu atau bak besi, dan juga truk fuso.

“Kenapa ko bisa seperti ini? Keadaan ini betul-betul sangat terpuruk dan dampaknya kurang bagus”, jelasnya.

Salah satu pengguna dexlite di SPBU 02 Oebobo

Dirinya menjelaskan bahwa pihak SPBU mengarahkan dump truck untuk mengisi dexlite yang harganya tinggi.

“Kami diarahkan isi dexlite sedangkan harganya Rp.10.200-, per liter. Bagaimana bisa? Tolong cari solusinya,” pinta Petrus.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pada Senin, 16 September 2019, media Garda Indonesia memantau secara langsung proses pelayanan di SPBU 02 Oebobo.

Dalam pantauan tersebut ditemukan pengumuman terkait pembatasan penggunaan solar bersubsidi yang ditempelkan di semua SPBU. Pembatasan tersebut mengacu pada surat edaran BPH Migas No. 3865 E/KA BPH/2019 tentang Pengendalian Kuota JBT tahun 2019.

Dalam pengumuman tersebut dapat dilihat jenis kendaraan yang boleh dan yang tidak boleh menggunakan JBT atau solar bersubsidi. Kendaraan yang diizinkan menggunakan solar bersubsidi yaitu angkutan barang roda 4 (empat) dengan maksimal pengisian dalam satu hari sebanyak 30 liter.

Kendaraan lainnya yaitu, angkutan barang roda 6 (enam) dengan volume maksimal pengisian 60 liter per hari. Selain itu, kendaraan pribadi juga boleh menggunakan solar bersubsidi dengan volume 20 liter per hari.

Daud Kelendonu, salah satu petugas SPBU 02 Oebobo mengatakan bahwa aturan tersebut sudah diberlakukan sejak tanggal 1 Agustus 2019. “Kita tidak tau berlaku sampai kapan”, jelas Daud.

Dirinya menjelaskan bahwa kendaraan yang tidak diizinkan menggunakan solar bersubsidi di arahkan untuk menggunakan dexlite.

Lanjutnya, mobil pengangkut hasil perkebunan, kehutanan dan pertambangan dengan roda lebih dari 6 (enam) tidak diizinkan menggunakan solar bersubsidi. Kendaraan dinas seperti mobil plat merah, mobil TNI/Polri dan transportasi air milik pemerintah juga tidak diizinkan.

“Kalau ambulans, mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran dan mobil pengangkut sampah bisa menggunakan solar bersubsidi “, ujarnya.

Lanjutnya, penyaluran tanpa rekomendasi juga tidak diperbolehkan, seperti pada sektor usaha mikro, perikanan, pertanian, pelayanan umum dan transportasi air.

Kendaraan lainnya yang harus menggunakan dexlite diantaranya mobil tangki BBM, CPO, truk trailer, truk gandeng, dump truck dan mobil molen (pengaduk semen).

“Kita bukan melarang, tapi kita hanya bekerja mengikuti aturan yang dikeluarkan”, jelas Daud menanggapi keluhan yang disampaikan masyarakat.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak dan Murid Hanya Hiasan dan Ladang Keuntungan

    Anak dan Murid Hanya Hiasan dan Ladang Keuntungan

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Mochammad Sinung Restendy, M.Pd.I., M.Sos. Konflik, pertengkaran ataupun pertikaian orang tua adalah satu dari sekian banyak tekanan psikologis bagi anak, yang sangat berpengaruh dalam proses tumbuh kembang anak. Seringnya tidak ada perhatian pada kondisi psikologis anak yang kadang dilakukan sebagian orangtua, lingkungan ataupun sekolah dapat menimbulkan anggapan dan suasana negatif bahwa anak hanyalah […]

  • Komitmen PLN UP2B NTT Bulan K3 Nasional 2026, Karyawan Sehat Listrik Andal

    Komitmen PLN UP2B NTT Bulan K3 Nasional 2026, Karyawan Sehat Listrik Andal

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Loading

    Manager UP2B NTT, Andi Martha Siswahyudi, menegaskan bahwa kesehatan pegawai merupakan fondasi utama dari keandalan operasional. Ia berharap kegiatan ini dapat mentransformasi perspektif pegawai mengenai keselamatan kerja.   Kupang | Menjamin keandalan pasokan listrik di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bukan hanya soal menjaga mesin dan jaringan, melainkan juga memastikan kesiapan fisik para personel di […]

  • Patroli Satgas Pamtas 641/Bru Berhasil Amankan 5,4 Ton Bawang Selundupan

    Patroli Satgas Pamtas 641/Bru Berhasil Amankan 5,4 Ton Bawang Selundupan

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Sanggau, Garda Indonesia | Rutin menggelar patroli, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Raider 641/Beruang pada Jumat, 31 Januari 2020 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bawang merah seberat 5,4 ton (300 karung) asal Malaysia. 300 karung bawang merah ilegal tersebut diamankan satgas di jalan tikus Dusun Segumun, Desa Lubuk Sabuk, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau Provinsi […]

  • Undana Catat Sejarah! Suami Istri Dikukuhkan Jadi Profesor

    Undana Catat Sejarah! Suami Istri Dikukuhkan Jadi Profesor

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Universitas Nusa Cendana (Undana) pada awal tahun 2025 menghasilkan 6 (enam) guru besar. Dan dari keenam guru besar tersebut, dua diantaranya merupakan pasangan suami istri, mereka adalah Prof. Ir. Marthen Robinson Pellokila, MP., PhD dan Prof. Dr. Intje Picauly, S.Pi., M.Si. Kondisi ini menjadikan Undana sebagai satu-satunya universitas di Indonesia yang menghasilkan guru […]

  • Periode Tahun 2025, TJSL PLN Peduli Jangkau 700 Ribu Lebih Penerima Manfaat

    Periode Tahun 2025, TJSL PLN Peduli Jangkau 700 Ribu Lebih Penerima Manfaat

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Loading

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, program TJSL telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat secara luas dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia.   Jakarta | PLN (Persero) terus berkomitmen mendorong pembangunan berkelanjutan dengan menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN berhasil menjangkau dan memberi […]

  • CIRMA Tanam Ribuan Pinang di TTU, Upaya Tekan Impor Rp1 Triliun Setahun

    CIRMA Tanam Ribuan Pinang di TTU, Upaya Tekan Impor Rp1 Triliun Setahun

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Loading

    Desa Faenake, imbuh John Ladjar, adalah pilot project penanaman pinang Betara dan ke depan bibit pinang tidak didatangkan dari luar TTU karena pembibitan akan dibuat di Desa Faenake. Sehingga desa lain akan disokong oleh Desa Faenake.   Faenake | Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri (CIRMA) resmi meluncurkan gerakan penanaman Pinang Betara sebagai bagian dari upaya mendorong […]

expand_less