Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kain Tenun Tradisional Terpanjang di Dunia Ada di Sabu Raijua

Kain Tenun Tradisional Terpanjang di Dunia Ada di Sabu Raijua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 7 Okt 2019
  • visibility 206
  • comment 0 komentar

Loading

Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Menjadi kebanggaan masyarakat dan Pemkab Sabu Raijua dan Provinsi Nusa Tenggara Timur memperoleh penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) sebagai penggagas dan pembuat kain tenun terpanjang di Indonesia dan dunia.

Terpilihnya Pemkab Sabu Raijua sebagai pendukung pembuatan rekor Kain Tenun Ikat Tradisional Sabu Raijua Terpanjang di Dunia sepanjang 68 (enam puluh delapan) meter dan lebar 91 (sembilan puluh satu) cm dengan motif bertemakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penyerahan penghargaan dari Leprid yang telah diterima sebelumnya oleh penggagas Kain Tenun Tradisional Terpanjang di Dunia kepada Pemkab Sabu Raijua yang diterima oleh Bupati Niko Rihi Heke pada puncak Festival Jelajah Pesona Kelabba Maja pada Kamis, 12 September 2019 sekaligus dilakukan pembentangan di lokasi wisata Kelabba Maja.

Penyerahan Piagam Penghargaan Leprid dari Ibrahim Bire Logo (kanan) kepada Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke (kiri)

Kain Tenun Ikat Tradisional Sabu Raijua Terpanjang di Dunia digagas oleh Ibrahim Bire Logo, S.Pd. seorang tenaga pendidik atau guru di SD GMIT Lederaemawide 2 di Kecamatan Hawu Mesara Kabupaten Sabu Raijua.

Ditemui usai pembentangan kain tenun tradisional terpanjang di dunia, Ibrahim Bire Logo menyampaikan gagasan membuat kain tenun yang berwarna dasar hitam dan menggunakan benang katun.

Penggagas Kain Tenun Tradisional Sabu Raijua Terpanjang di Dunia, Ibrahim Bire Logo, S.Pd.

“Bertolak dari zaman digital saat ini orang bebas berbicara tentang Bhineka Tunggal Ika dan NKRI saat ini hanya sebatas retorika. Oleh karena itu saya ingin menggugah rasa setiap anak negeri untuk mencintai NKRI yang cinta damai karena perbedaan hanya sekadar warna bukan untuk dipertentangkan namun untuk dipersatukan,” ujar Ibrahim yang berdomisili di Desa Tanah Jawa Kecamatan Hawu Mesara.

Pembuatan kain tenun tenun ikat tradisional terpanjang di dunia, jelas Ibrahim, membutuhkan tenaga penenun sebanyak 23 orang (2 perempuan tenaga teknik dan 21 tenaga harian lepas terdiri dari pria dan wanita) dengan masa kerja 86 hari kalender dan volume kerja 20 jam per hari yang diproduksi di Desa Lobohede Kecamatan Mesara pada tahun 2013 pada HUT ke-68 Republik Indonesia yang bertepatan dengan momen Sail Komodo.

“Sehingga saya cantumkan lambang negara, Bendera Merah Putih, Peta NKRI, Peta NTT, Peta Sabu Raijua, Bhineka Tunggal Ika, dan Komodo sebagai salah satu Seven Wonder,” ungkap Ibrahim Bire Logo yang berencana bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Bersih Tanpa Narkotika” BNN Kota Kupang Pererat Komunikasi P4GN

    “Bersih Tanpa Narkotika” BNN Kota Kupang Pererat Komunikasi P4GN

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Loading

    “Membangun ekosistem bersih tanpa narkotika (Bersinar) dapat diterapkan di seluruh lingkungan masyarakat Kota Kupang termasuk lembaga keagamaan seperti FKUB dan lembaga lain.” Noce Nus Loa, Kaban Kesbangpol Kota Kupang.   Kupang | Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang menginisiasi pembentukan Forum Komunikasi P4GN (pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika) yang dimaksud untuk memperkuat sinergi […]

  • “Menang Satu Putaran!” SPK-AG Disambut Puluhan Ribu Warga SBD

    “Menang Satu Putaran!” SPK-AG Disambut Puluhan Ribu Warga SBD

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Tambolaka | Safari politik pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SPK-AG) di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) mendapat sambutan luar biasa dari puluhan ribu massa yang nampak bak lautan manusia. SPK-AG saat itu berkolaborasi dengan pasangan calon bupati dan wakil bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wula-Dominikus A. Rangga Kaka, atau […]

  • Mgr. Hironimus Pakaenoni Uskup Agung Kupang Ganti Mgr Petrus Turang

    Mgr. Hironimus Pakaenoni Uskup Agung Kupang Ganti Mgr Petrus Turang

    • calendar_month Sab, 9 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pada misa ekaristi Minggu Laetare- Minggu Pra Paskah IV pada Sabtu sore, 9 Maret 2024 di Gereja Katolik Sta. Maria Asumpta, Mgr. Petrus Turang (Uskup Agung Kupang), membacakan dan mengumumkan surat atau dekrit dari Sri Paus  Fransiskus di Vatikan, Roma. “Pada hari ini tanggal 9 Maret 2024, pukul 12:00 siang waktu […]

  • Ini 3 Pesan Rektor Unwira pada Lomba Musik Ansambel Prodi Pendidikan Musik

    Ini 3 Pesan Rektor Unwira pada Lomba Musik Ansambel Prodi Pendidikan Musik

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, GardaIndonesia | Program Studi Pendidikan Musik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang gelar Lomba Musik Ansambel antar SMA dan SMK Se–Kota Kupang di Taman Budaya Gerson Poyk pada Sabtu, 9 November 2019. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Pater Dr. Filipus Tulle, SVD sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang digelar oleh Prodi […]

  • Sekda Belu : ASN Fokus Kerja, Mutasi itu Wewenang Baperjakat

    Sekda Belu : ASN Fokus Kerja, Mutasi itu Wewenang Baperjakat

    • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Mutasi adalah hal yang wajar dalam sebuah organisasi, termasuk pemerintahan. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta agar tetap fokus pada kerja dan tidak boleh terpengaruh dengan rencana mutasi. Demikian ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Belu, Johanes Andes Prihatin, S.E., M.Si. melalui pesan whatsApp yang […]

  • Sensus Ekonomi 2026 Potret Kondisi Ekonomi NTT dan Indonesia

    Sensus Ekonomi 2026 Potret Kondisi Ekonomi NTT dan Indonesia

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Loading

    Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Dasar hukum Sensus Ekonomi 2026 yakni Undang Undang Nomor 16 Tahun 1997.   Kupang | Sensus Ekonomi 2026 adalah Sensus Ekonomi ke-5 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sensus ini diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali dan sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun […]

expand_less