Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » PT. Dain Celicani Cemerlang Investasi Dana Tak Terbatas Suplai Air di Kota Kupang

PT. Dain Celicani Cemerlang Investasi Dana Tak Terbatas Suplai Air di Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | PT. Dain Celicani Cemerlang menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Pemkot Kupang guna menangani krisis air bersih di Kota Kupang.

Dalam acara tersebut, Direktur Utama PT. Dain Celicani Cemerlang, David Suryabara, menyampaikan bahwa pihaknya siap berinvestasi untuk air bersih di Kota Kupang dengan dana tak terbatas.

“Saya siap berinvestasi dengan dana tak terbatas, asalkan masyarakat Kota Kupang bisa mendapatkan air bersih, “ucap David diruang Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Selasa 8 Oktober 2019.

Pada kesempatan tersebut David menyampaikan bahwa pihaknya akan memanfaatkan 2 (dua) sumber air baku yaitu Kali Liliba dan Kali Manikin dengan target masing-masing mampu menyuplai air bersih untuk Kota Kupang sebesar 100 liter per sekon (lps). “Kita akan membangun di Liliba itu 100 lps, kalau di Manikin kita lihat besok dulu, tapi saya targetnya 200 lps,” tutur David.

Direktur Utama PT. Dain Celicani Cemerlang, David Suryabara

David menjelaskan bahwa untuk bisa menyuplai air bersih sesuai targetnya maka dana yang dibutuhkan berkisar pada 75—100 miliar.

Selain itu, David berjanji bahwa dalam waktu 8 bulan air bersih sudah bisa mengalir di Kota Kupang, sehingga di targetkan akhir tahun 2020 masyarakat Kota Kupang sudah bisa menggunakan air bersih dari dua sumber air baku tersebut.

“Minggu depan tim kita sudah turun untuk melakukan feasibility study selama 2 bulan, setelah itu dipaparkan lagi kepada Pak Wali Kota dan dilakukan penandatanganan kerja sama. Setelah itu kita sudah mulai bekerja,” jelas David.

David sendiri menolak penggunaan sumber air bawah tanah (ABT) karena memiliki dampak yang sangat berbahaya bagi kehidupan masyarakat di Kota Kupang, seperti yang terjadi di beberapa tempat di Indonesia. “ABT itu sangat berbahaya. Bapa pernah dengar di Palu kan, sampai longsor semua. PDAMnya juga menggunakan ABT,” ujar David kepada awak media.

David sangat berharap bahwa pembangunan yang direncanakan tidak mendapat penolakan terutama para pengusaha air bersih dengan sumber air bawah tanah.

“Kita berharap tidak ada konflik dengan para pengusaha air bawah tanah, “ tutup David. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ferdinand Marcos Bagi Jokowi Dibanding PDI Perjuangan

    Ferdinand Marcos Bagi Jokowi Dibanding PDI Perjuangan

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Jhon Sitorus Jagat maya dan nyata Indonesia cukup heboh tanpa kehadiran Jokowi di ulang tahun PDI Perjuangan, partai yang melahirkan dan membesarkan namanya dari tidak dikenal siapa-siapa hingga jadi RI 1. Bayangkan, di hari yang sama kala PDI Perjuangan menyanyikan Mars PDIP yang syahdu dan bikin merinding itu, Jokowi malah tertawa dengan anak […]

  • FKM Undana Telisik Tantangan Transisi Pandemi ke Endemi

    FKM Undana Telisik Tantangan Transisi Pandemi ke Endemi

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah telah menyiapkan roadmap transisi pandemi menuju endemi yang mensyaratkan anggota populasi untuk memiliki kekebalan yang mencapai ambang tertentu (herd immunity threshold), pembukaan mobilitas dan  aktivitas masyarakat yang diiringi penerapan protokol kesehatan secara ketat, serta perubahan perilaku dan budaya masyarakat. Kondisi terkini di Indonesia, sebagian populasi masyarakat telah divaksinasi (herd immunity threshold >67%), […]

  • PNK Hibah Mesin Mixer Garam Bahan Baku Sabun ke Dekranasda NTT

    PNK Hibah Mesin Mixer Garam Bahan Baku Sabun ke Dekranasda NTT

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Politeknik Negeri Kupang (PNK) melakukan uji coba mesin mixer garam untuk bahan baku sabun sesuai permintaan Ketua PKK dan Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, untuk membantu mitra usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Hasil kreasi mesin tersebut selanjutnya dihibahkan PNK kepada UMKM yang membutuhkan. Demikian disampaikan Direktur Politeknik Negeri Kupang, […]

  • George, Sang Inspirator dan Eksekutor

    George, Sang Inspirator dan Eksekutor

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Sam Babys, Staf Biro Umum Setda Provinsi NTT Rabu petang, 24 Juli 2024, saya mendapat informasi dari salah satu rekan kerja di Biro Umum Setda Provinsi NTT bahwa mantan Kepala Biro Umum kami, Bapak George M. Hadjoh yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT memutuskan untuk pensiun dari […]

  • Ancam Mahfud MD, Ditreskrimsus Polda Jatim Bekuk 4 Orang

    Ancam Mahfud MD, Ditreskrimsus Polda Jatim Bekuk 4 Orang

    • calendar_month Sel, 15 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus Polda Jatim) membekuk 4 (empat) orang tersangka yang mengancam Menko Polhukam, Prof. Mahfud MD. Ancaman yang tersebut tersebar di media sosial grup whatshapp maupun youtube. Di mana dalam konten yang diunggah oleh tersangka ini berisi tentang ancaman dan ujaran kebencian. Dalam video yang diunggah di youtube […]

  • Susahnya Warga +62 Siap Masa Pensiun: Refleksi Nasib Nasabah Jiwasraya

    Susahnya Warga +62 Siap Masa Pensiun: Refleksi Nasib Nasabah Jiwasraya

    • calendar_month Sab, 5 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Ir. Sulad Sri Hardanto, M.M., MBA., CFA, FRM, PFM, CWM, MWM, CSA, CRP, CPF, GRCP. Ketika Anda membaca tulisan ini, mungkin tenggat waktu restrukturisasi polis anuitas (uang pensiun) Jiwasraya sudah lewat. Banyak pensiunan miskin, nasabah Jiwasraya yang sudah bekerja keras selama hidupnya, hanya akan menerima sekitar 60% dari uang pensiun bulanan yang dijanjikan. Kelompok […]

expand_less