Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Budidaya Cacing LR, Upaya Pemkot Kupang Dongkrak Ekonomi Pemulung

Budidaya Cacing LR, Upaya Pemkot Kupang Dongkrak Ekonomi Pemulung

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 23 Okt 2019
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang, melalui Tim Penggerak (TP) PKK, melakukan panen perdana cacing Lumbricus Rubellus (LR), yang dibudidayakan oleh masyarakat di kampung pemulung ‘Aku Ada’, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, pada Selasa, 22 Oktober 2019.

Ketua Pokja 3, PKK Kota Kupang, Henny Lukas menyampaikan bahwa program tersebut merupakan program utama dari TP. PKK Kota Kupang yang dilaksanakan tahun ini (2019), yang bertujuan mendongkrak perekonomian masyarakat khususnya pemulung di Kota Kupang.

“Ini merupakan program prioritas dari TP. PKK Kota Kupang, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pemulung di Kota Kupang. Pembagian bibit (cacing LR) sudah dari Agustus 2019. Saat ini sudah memasuki bulan ke-tiga,” jelasnya.

Dirinya menyebutkan bahwa target dari PKK untuk pembudidayaan cacing LR bisa dilakukan oleh seluruh pemulung yang ada di Kota Kupang. Untuk tahun 2019 baru satu lokasi saja yang digapai, yang terdiri dari 4 kelompok pembudidayaan cacing LR.

“Tahun depan kita usahakan lagi di 2 atau 3 tempat lagi. Kita harapkan 5 tahun ke depan, semua area di Kota Kupang yang ada pemulungnya bisa membudidayakan cacing,” harapnya.

Para pemulung yang saat ini membudidayakan cacing LR, akan dilatih juga bagaimana cara mengeringkan cacing LR, sehingga yang dijual bukan lagi cacing mentah tapi cacing kering. Terkait manfaat dari cacing LR sendiri, Henny menjelaskan bahwa cacing tersebut digunakan sebagai bahan kosmetik dan juga dimanfaatkan sebagai obat tifus.

Henny menjelaskan bahwa pihaknya telah merencanakan untuk kedepannya dapat memproduksi obat tifus di Kota Kupang, untuk bisa dipasarkan secara langsung. Namun yang menjadi kendala terkait dana dalam pelaksanaan kegiatan. “Ibu Ketua TP. PKK sudah meminta untuk melakukan penjajakan ke tokoh-tokoh yang berkompeten baik dibidang kosmetik maupun obat-obatan, yang akan diminta untuk menjadi narasumber”, ujarnya.

Henny berharap pemerintah dan para anggota DPRD dapat melihat dengan baik setiap program yang langsung menyentuh masyarakat. “Kalau kita dipercaya oleh pemerintah dan DPRD untuk meneruskan ini (produksi kosmetik dan obat) dalam jumlah yang besar, kami akan lanjutkan,” pungkas Henny.

Foto bersama Ketua Pokja 3, PKK Kota Kupang, Henny Lukas dan Ketua Forum Peduli Masyarakat Pemulung Kota Kupang, Yulius Tenis, S.H.

Hadir pada kegiatan panen perdana tersebut perwakilan dari PT. Dewi Agro Indonesia, Reno Missa, mengatakan bahwa pihaknya siap untuk membeli cacing hasil budidaya dengan harga cacing mentah per kilo Rp. 50.000-, dan cacing kering dibeli dengan harga Rp. 500.000-, per kilo.

Reno menjelaskan bahwa budidaya cacing LR sangat bermanfaat untuk mengurangi sampah organik berupa makanan-makanan sisa, maupun sayur-sayuran sisa. “Kalau sampah anorganik bisa didaur ulang, maka sampah organik berupa sisa-sisa makanan dan sayur-sayuran bisa dimanfaatkan untuk budidaya cacing, untuk menambah pendapatan perekonomian masyarakat,” jelas Reno.

Dirinya membeberkan beberapa keuntungan lain dari budidaya cacing LR, di mana para pembudidaya akan menjadi peternakan cacing LR. Selain itu, proses panen tersebut akan dilakukan pada bulan kedelapan pemeliharaan. “Kalau sudah 8 bulan, cacing tidak bertelur lagi jadi harus dipanen sudah”, ujarnya.

Sementara itu, setiap dua bulan selama proses pemeliharaan harus dilakukan pemindahan untuk cacing LR yang sudah berumur 2 bulan ke tempat baru. Lalu dua bulan lagi dilakukan pemindahan lagi, sehingga pemeliharaannya akan berkelanjutan.

“Setiap 2 bulan itu dipindahkan ke tempat baru (untuk cacing LR yang sudah berusia 2 bulan). Jadi kalau budidaya 1 keranjang, maka bulan kedua akan bertambah 1 keranjang lagi, pada bulan keempat akan bertambah 2 keranjang, bulan ke-enam bertambah 4 keranjang dan pada bulan kedelapan akan bertambah 8 keranjang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Peduli Masyarakat Pemulung Kota Kupang, Yulius Tenis, S.H. berharap kedepan para pemulung bisa mendapatkan perhatian yang lebih agar mereka bisa diberikan tempat tinggal yang layak, karena saat ini para pemulung tinggal di lahan pemerintah yang merupakan lokasi terbuka hijau.

Dirinya juga sangat mengapresiasi program terobosan yang dilakukan oleh TP. PKK Kota Kupang. Menurutnya, melalui program terobosan tersebut masyarakat pemulung bisa merasakan bantuan secara langsung. Dan apabila dikelola dengan baik, maka budidaya cacing LR akan mendatangkan pemasukan yang besar bagi pemerintah Kota Kupang.

“Kalau kelompok ‘Aku Ada’ saja bisa berhasil dan disebarkan ke kecamatan lain, maka dalam satu kali panen Pemkot bisa mendapatkan pemasukan yang besar dan masyarakat bisa langsung merasakan bantuan tersebut”, ujar Yulius.

Yulius juga berharap ke depan bisa dibuka sebuah Lembaga Pendidikan dan Ketrampilan yang dapat memberikan pendidikan khusus tentang bagaimana membudidayakan cacing LR dan setiap pemulung yang mengikuti program tersebut bisa mendapatkan sertifikat sehingga bisa digunakan sebagai fasilitator pembudidayaan cacing LR. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMNI Unjuk Rasa Tuntut Janji Wali Kota Kupang Soal Ketersediaan Air Bersih

    GMNI Unjuk Rasa Tuntut Janji Wali Kota Kupang Soal Ketersediaan Air Bersih

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kupang melakukan aksi unjuk rasa meminta pertanggungjawaban janji kampanye Wali Kota, Jefri Riwu Kore dan Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man Aksi yang dimulai dari depan Kantor DPRD Kota Kupang mengambil rute menuju Kantor Wali Kota Kupang. Aksi pun dilanjutkan dengan audensi bersama wali […]

  • Yayasan Fahiluka Bagi Sembako di Belu, Ini Tanggapan Ketua Fraksi NasDem

    Yayasan Fahiluka Bagi Sembako di Belu, Ini Tanggapan Ketua Fraksi NasDem

    • calendar_month Sen, 2 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pembagian sembako di Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut, tidak ada kaitan sama sekali dengan Paket SEHATI, pasalnya pembagian itu dilakukan oleh Yayasan Fahiluka yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. Demikian dikatakan Ketua Fraksi NasDem DPRD Belu, Benediktus Manek ketika dihubungi Garda Indonesia melalui sambungan telepon seluler […]

  • Tingkatkan Budaya K3L, PLN Helat ‘Safety Talk’ di UP3 Kupang

    Tingkatkan Budaya K3L, PLN Helat ‘Safety Talk’ di UP3 Kupang

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT menghelat acara safety talk secara daring pada Rabu, 21 Oktober 2020, dengan seluruh unit pelaksana pelayanan pelanggan di wilayah Nusa Tenggara Timur dan juga dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional ke-75 tepat pada tanggal 27 Oktober 2020, untuk menjaga sistem kelistrikan dalam pelayanan di […]

  • Inap di Rumah Warga, Pengungsi Afganistan Diamankan Rudenim Kupang

    Inap di Rumah Warga, Pengungsi Afganistan Diamankan Rudenim Kupang

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rumah Detensi Imigrasi Kupang menjalankan tugas dan fungsinya di bidang keimigrasian. Berdasarkan laporan dan pengaduan Ketua RT 027 RW 001, Kelurahan Oeleta Pankase, Rudenim Kupang mengamankan satu orang pengungsi asal Afganistan yang diduga sering menginap di rumah salah satu warga lokal pada Jumat, 20 Mei 2022. Kepala seksi keamanan dan ketertiban […]

  • Ketua Araksi NTT Cemar Nama Baik Gubernur VBL? Ini Penjelasannya

    Ketua Araksi NTT Cemar Nama Baik Gubernur VBL? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT Alexon Lumba, S.H., M.Hum memberikan keterangan pers kepada media pada Kamis, 5 Agustus 2021 atas laporan ke Polda NTT terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi NTT Alfred Baun kepada Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL). “Di […]

  • Presiden Jokowi Jadi Irup Upacara Pemakaman Alm. BJ Habibie

    Presiden Jokowi Jadi Irup Upacara Pemakaman Alm. BJ Habibie

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat ini, Jenazah B.J Habibie disemayamkan di rumah duka, Jl. Patra Kuningan XIII/3 Jakarta Selatan. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/09/11/bj-habibie-tutup-usia-imo-indonesia-ucap-belasungkawa/ Informasi yang diterima oleh media yang tergabung dalam IMO-Indonesia dari Rubijanto (Sespri Alm. BJ Habibie-red) bahwa rencananya pada pukul 12.30 WIB di rumah duka Jl. Patra Kuningan XIII/3 Jakarta Selatan akan dilakukan […]

expand_less