Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Menko Perekonomian Airlangga Bicara Ekonomi Indonesia

Menko Perekonomian Airlangga Bicara Ekonomi Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Ada 3 (tiga) hal yang menjadi ujung tombak pertumbuhan ekonomi Indonesia, yaitu pasar domestik, investasi, dan kebijakan fiskal. Selain itu, Pemerintah akan menjaga daya beli masyarakat dan mengembangkan lapangan pekerjaan baru.

“Kemudian juga ada program-program yang diharapkan bisa memberikan debottlenecking terhadap perekonomian nasional. Mulai dari logistik, perizinan, sampai tahap operasionalisasi pada iklim berusaha di Indonesia,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto pada Rabu, 30 Oktober 2019.

Defisit neraca perdagangan juga menjadi perhatian Pemerintah. Menurutnya, salah satu penyebab terbesar dari defisit tersebut adalah ketergantungan terhadap impor sektor migas.

“Pemerintah akan mendorong pengurangan impor migas dengan merevitalisasi PT Tuban Petrochemical Industries (PT TPI). Kedua, dengan program biodiesel yang saat ini B20, tentu kita bisa tingkatkan menjadi B30 atau bahkan B100 pada waktunya nanti,” sambungnya.

Selain terus mendorong pembangunan infrastruktur fisik, Pemerintah juga akan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan vokasi dan pendekatan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

“Ini ada 3 layer. Pertama, dalam bentuk pelatihan keterampilan jangka pendek melalui balai-balai. Kedua, revitalisasi SMK dan link and match dengan DUDI. Ketiga, melalui politeknik,” terang Airlangga.

Program-program tersebut, lanjutnya, sudah difasilitasi dengan super deduction tax yang dirancang untuk mendorong dunia korporasi agar ikut serta dalam upaya peningkatan SDM.

Menko Airlangga pun menggarisbawahi persoalan perizinan. Setelah sebelumnya Pemerintah membuat sistem Online Single Submission (OSS) untuk memudahkan izin usaha, saat ini Pemerintah tengah menyiapkan omnibus law.

“Jadi ekosistem perizinan akan lebih disederhanakan lagi sehingga akan memudahkan para investor untuk berinvestasi di Indonesia,” tuturnya.

Sementara mengenai perang dagang dan situasi ekonomi global, Menko Airlangga mengatakan kita perlu melihatnya sebagai sebuah peluang.

“Ini bisa menjadi kesempatan bagi Indonesia karena tentunya dari segi perdagangan pembeli akan melihat dari sumber-sumber lain seperti Indonesia. Terlebih kalau kita bicara komoditas seperti tekstil, clothing garment, elektronik, otomotif, furniture, jewelry dan lain-lain itu komoditas-komoditas yang bisa kita kembangkan, bisa kita genjot untuk ekspornya dinaikkan,” tegas Airlangga.

Apalagi sebetulnya Indonesia tidak terkena dampak langsung dari perang dagang tersebut. “Perang dagang China-Amerika itu dampaknya tidak terlalu langsung terhadap Indonesia. Dampak ke kita itu sifatnya secondary, yaitu lebih ke bagaimana investor itu berhati-hati dengan situasi ekonomi yang penuh tantangan termasuk perang dagang ini,” katanya.

Sebagai negara besar, Indonesia mempunyai tantangan tersendiri untuk pembangunan berkelanjutan. “Tentu kemudahan itu akan kita sediakan, tapi kita juga tidak akan menghilangkan faktor kehati-hatian dan keberlanjutan dari pembangunan di Indonesia,” jelas Airlangga.

Salah satu kemudahan itu terkait dengan relokasi. Relokasi perlu dimudahkan untuk barang modal dan nantinya juga bahan baku untuk produk-produk manufaktur. “Ini diharapkan bisa mengisi rantai pasokan industri di dalam negeri maupun menjadi rantai pasokan dari global supply chain”, pungkas Menko Airlangga. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Araksi NTT Cemar Nama Baik Gubernur VBL? Ini Penjelasannya

    Ketua Araksi NTT Cemar Nama Baik Gubernur VBL? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT Alexon Lumba, S.H., M.Hum memberikan keterangan pers kepada media pada Kamis, 5 Agustus 2021 atas laporan ke Polda NTT terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi NTT Alfred Baun kepada Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL). “Di […]

  • Praktik Produksi Obat-obatan Terlarang di Tiga Lokasi Dibongkar Polri

    Praktik Produksi Obat-obatan Terlarang di Tiga Lokasi Dibongkar Polri

    • calendar_month Rab, 6 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil  membongkar praktik produksi obat-obatan ilegal, khususnya psikotropika di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam operasi tersebut telah disita berupa dua pabrik yang hasil produksinya bisa mencapai 420 juta butir dalam sebulan. “Kami berhasil menangkap pemodalnya. Pemodalnya tentu yang mendapat keuntungan […]

  • Pemilu dan Serigala : Sebuah Kaleidoskop

    Pemilu dan Serigala : Sebuah Kaleidoskop

    • calendar_month Ming, 15 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Kita sudah “berpengalaman” dengan 12 kali pemilu selama kurun waktu 64 tahun (1955—2019). Cukupkah itu untuk “mendewasakan” kita sebagai “insan politik”? Akankah di pemilu 2024 nanti kita akan “cukup matang” dalam menentukan pilihan? yaitu untuk memilih capres-cawapres, caleg (DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kab/Kota), dan kepala daerah plus wakilnya di tingkat […]

  • Belasan Ribu Warga Tidak Mampu di Kota Kupang Terima Bantuan Sosial Beras

    Belasan Ribu Warga Tidak Mampu di Kota Kupang Terima Bantuan Sosial Beras

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sekitar 11.351 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Kupang menerima bantuan sosial beras dari Kementerian Sosial RI. Bantuan sosial beras ini merupakan salah satu program jaring pengaman sosial (JPS) dalam rangka penanganan dampak wabah Covid 19. Acara launching penyaluran bantuan sosial beras bagi KPM PKH oleh Wali Kota Kupang itu […]

  • Aplikasi DPR Now!, Wahana Aduan Masyarakat Terus Meningkat

    Aplikasi DPR Now!, Wahana Aduan Masyarakat Terus Meningkat

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Aplikasi DPR Now! yang terus meningkat secara signifikan. Sampai dengan 31 Maret 2019, jumlah pengunduh aplikasi DPR Now! mencapai 9.435 user. Sedangkan member yang melengkapi data diri menembus 1.115 member dengan rincian perempuan 900 akun (80,77 persen) dan laki-laki 215 akun (19,23 persen). “Jika dirinci lebih lanjut, pada 28 Februari 2018 […]

  • Tantangan Guru di Era Globalisasi

    Tantangan Guru di Era Globalisasi

    • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Adrianus Saswo, S.Pd. Proses globalisasi merupakan keharusan sejarah yang tidak mungkin dihindari. Bangsa dan negara akan dapat memasuki era globalisasi dengan tegar apabila memiliki pendidikan yang berkualitas. Kualitas pendidikan, terutama ditentukan oleh proses belajar mengajar yang berlangsung di ruang-ruang kelas. Dalam proses belajar mengajar tersebut Guru memegang peran yang penting. Guru adalah kreator […]

expand_less