Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Bupati Ande Agas Didemo Mahasiswa HIPMMATIM Kupang

Bupati Ande Agas Didemo Mahasiswa HIPMMATIM Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 22 Nov 2019
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kebijakan Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas menuai protes dan kritikan dari puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Pelajar Mahasiswa Manggarai Timur (HIPMMATIM) Kupang yang melakukan aksi unjuk rasa pada Kamis, 21 November 2019 dengan melakukan long march dari Taman Nostalgia Kota Kupang dan menuju Gedung DPRD NTT.

Beberapa kebijakan yang dikritik oleh HIPMMATIM Kupang yakni keputusan sepihak penetapan tapal batas Kabupaten Manggarai Timur dan Ngada oleh Gubernur NTT, penggusuran hutan bakau (mangrove) di Pantai Borong, Kelurahan Kota Ndora Kecamatan Borong, aktivitas tambang ilegal di padang Mausui Kecamatan Kota Komba yang diduga kuat dibacking oleh Bupati Agas Andreas dan nasib ratusan pegawai tenaga harian lepas (THL) di Manggarai Timur yang terabaikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur sejak bulan Januari 2019 hingga saat ini.

Ketua HIPMMATIM Kupang, Jefry Nyoman kepada media ini menyampaikan bahwa salah satu keputusan Bupati Andreas Agas terkait tapal batas hanya melahirkan konflik antar masyarakat.

“Keputusan ini hanya melahirkan setumpuk konflik berkepanjangan di tengah masyarakat di wilayah perbatasan serta merusak keharmonisan masyarakat perbatasan yang sudah mendarah daging. Keputusan ini dianggap sepihak dan sarat kepentingan kelompok tertentu karena mengesampingkan aspek musyawarah bersama sejumlah tokoh yang memahami sejarah perbatasan itu,” kata Jefry.

Ia pun menambahkan bahwa terkait dengan Tenaga Harian Lepas (THL), selain belum mendapatkan upah, sebagian besar nasib dari THL ini hingga saat ini masih berstatus dirumahkan. Padahal mereka dijanjikan untuk dipanggil kembali sebagai THL, namun Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur justru merekrut THL baru.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa sikap Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur sangat diskriminatif serta sarat kepentingan,” tegas Jefry.

HIPMMATIM Kupang saat berorasi di Gedung DPRD NTT

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa HIPMMATIM Kupang menyampaikan beberapa tuntutan yakni :

Pertama, Mendesak Bupati Manggarai Timur untuk segera membatalkan keputusan sepihak bersama tanggal 14 Mei 2019 tentang tapal batas Manggarai Timur dan Ngada;

Kedua, Mendesak Bupati Manggarai Timur untuk segera menindaklanjuti temuan PANSUS DPRD Kabupaten Manggarai Timur tanggal 26 Agustus 2019 tentang penyelesaian sengketa perbatasan Manggarai Timur dan Ngada;

Ketiga, Mendesak Pemerintah Provinsi NTT dan Kapolda NTT untuk segera mengusut dan menindak tegas pelaku pembabatan Mangrove di Pantai Borong Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur;

Keempat, Mendesak Pemerintah Provinsi NTT dan Kapolda NTT segera Mengusut tuntas Pelaku Penambangan Ilegal di Padang Mausui, Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur;

Kelima, Mendesak Pemerintah Provinsi NTT untuk segera menertibkan tambang ilegal di Padang Mausui, Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur;

Keenam, Mendesak Bupati Manggarai Timur untuk segera membayar gaji Guru BOSDA serta merekrut kembali para THL yang saat ini di rumahkan dengan proses yang transparan dan akuntabel.(*)

Penulis (*/Isto Haukilo)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang Badar Terhadap Korupsi

    Perang Badar Terhadap Korupsi

    • calendar_month Ming, 23 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : H. Firli Bahuri Penegakan hukum yang tegas dan humanis mengawal pembangunan nasional, menghasilkan produk hukum yang sarat dengan unsur adil dan rasa keadilan baik bagi pelaku maupun rakyat Indonesia, sehingga jalannya proses hukum tidak ‘gaduh’ agar stabilitas pembangunan nasional tetap terjaga. Sabtu 22 Juli 2023, segenap bangsa Indonesia khususnya insan Adhyaksa, tengah bersuka […]

  • Kantor Bahasa NTT Pinta Pihak Kampus Buka Jurusan Bahasa Daerah

    Kantor Bahasa NTT Pinta Pihak Kampus Buka Jurusan Bahasa Daerah

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT, Valentina Lovina Tanate, S.Pd. dalam sambutannya pada acara penutupan kegiatan pada Rabu, 23 Oktober 2019 meminta kepada pihak Perguruan Tinggi di Kota Kupang untuk membuka jurusan bahasa daerah. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/10/23/kantor-bahasa-ntt-perlu-perda-untuk-melestarikan-bahasa-daerah/ “Kami berharap kedepannya setiap Perguruan Tinggi, kami inginnya kalau bisa ada jurusan bahasa daerah”, […]

  • 45 PMI Asal NTT Pulang Saat Pandemi Covid dan Ada 7 PMI Siap Dipulangkan

    45 PMI Asal NTT Pulang Saat Pandemi Covid dan Ada 7 PMI Siap Dipulangkan

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Sekarang ini untuk mengirimkan tenaga kerja ada sistim yang dibangun, seperti berangkat dari tahun sekian dan dari daerah mana, ke negara ini, itu kan ada. Itu bagian legal artinya terdaftar secara baik yang harus mengikuti pelatihan tiga bulan, dianggap layak dulu baru berangkat,” beber Plt. Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi […]

  • Lantik Forum PRB NTT, Wagub Josef Minta Perbanyak Lakukan Mitigasi Bencana

    Lantik Forum PRB NTT, Wagub Josef Minta Perbanyak Lakukan Mitigasi Bencana

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) periode 2018—2022 dikukuhkan oleh Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi pada Kamis, 25 April 2019 di Anjungan Pantai Lasiana Kupang pukul 19.00 WITA—selesai. Pelantikan Forum PRB dilaksanakan dalam rangkaian Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 26 April Formasi Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) periode 2018—2022 sebagai berikut: […]

  • Pesan Natal Oikumene 2018 Gubernur Viktor Laiskodat : “Jangan Takut!”

    Pesan Natal Oikumene 2018 Gubernur Viktor Laiskodat : “Jangan Takut!”

    • calendar_month Jum, 4 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Viktor Laiskodat- Gubernur NTT dalam pesan Natal Oikumene 2018 di Gereja Kaisarea BTN Kolhua Kota Kupang (Jumat,4/1/2019) mengangkat isu besar dunia tentang 5 P (Planet, People, Poverty, Partnership, Peace); karena itu dikenal sebuah gerakan yakni pembangunan yang inklusif dengan membangun manusia NTT seluruhnya. Karena itu, jelas Gubernur Viktor dalam pemerintahan Viktor Laiskodat […]

  • Pansus LKPJ TTS Temukan Dugaan Salah Atur Dana 3,5 Miliar di Puskesmas Siso

    Pansus LKPJ TTS Temukan Dugaan Salah Atur Dana 3,5 Miliar di Puskesmas Siso

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-T.T.S, Garda Indonesia | Dalam hasil bergerilya hari terakhir di Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (T.T.S) pada Sabtu, 11 Juli 2020, Pansus LKPJ menghampiri Puskesmas Siso untuk menanyakan beberapa hal teknis soal pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/09/pansus-lkpj-minta-kejaksaan-tts-selisik-dana-rp-12-m-di-pd-mutis-jaya/ Dinahkodai oleh Ketua DPRD T.T.S, Marcu Buana Mba’u; Wakil Ketua II Yusuf […]

expand_less