Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Puluhan Juta Uang Nasabah Hilang di BRI Lembata , Diduga Akibat Skimming

Puluhan Juta Uang Nasabah Hilang di BRI Lembata , Diduga Akibat Skimming

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 4 Des 2019
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

Loading

Lembata, Garda Indonesia | Uang yang tersimpan di dalam rekening nasabah di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Lembata hilang dengan cara didebit tanpa sepengetahuan pemilik rekening. Salah satu nasabah BRI Lembata sekaligus pemilik rekening atas nama Samuel Mandala mengeluh atas peristiwa tersebut.

Usai melaporkan skimming yang menimpa rekeningnya kepada Customer Service (CS) BRI Lembata, Samuel Mandala yang merupakan Pegawai Jasa Raharja di Samsat Kabupaten Lembata kepada Garda Indonesia pada Selasa, 3 Desember 2019 sekitar pukul 10.35 WITA menyampaikan kronologis skimming yang terjadi atas rekeningnya. “Penjelasan dari CS BRI bahwa akan diajukan ke pusat dan penyelesaian paling cepat memerlukan waktu hingga 20 (dua puluh) hari ke depan,” ujarnya.

Pegawai Jasa Raharja di Samsat Lembata, Samuel Mandala atau Eldy yang diduga mengalami skimming pada rekeningnya di BRI Lembata

“Saya menerima SMS Notifikasi sebanyak 4 (empat) kali pada Senin malam, 2 Desember 2019 yang berawal pada pukul 23.00 WITA (11 malam) dan berselang 1 (satu) menit dan setiap debit sebesar Rp.2.5 juta dan mencapai total Rp.10 juta,” ungkap Eldy sapaan akrab Samuel Mandala sambil menyampaikan bahwa Kartu ATM sementara dipegang namun ada transaksi.

Selain dirinya, ujar Eldy, banyak nasabah yang mendatangi BRI Lembata dan mengantri dan mengeluh hal yang sama dan bahkan hingga marah-marah di BRI Lembata.

Selain itu, teman sekantor Eldy yang bernama Yulius Mangu Tada Ama mengalami hal serupa dan kehilangan uang di rekening sebesar Rp.7,5 juta pada Minggu, 1 Desember 2019 sekitar pukul 07.47 WITA. “Pemotongan atau debit di rekening saya terjadi selama 3 (tiga) kali dan masing-masing sebesar Rp.2,5 juta,” jelas Yulius.

Dirinya telah melaporkan ke BRI Wonokito di Lamora Kabupaten Lembata dan pihak BRI Lembata telah memblokir sementara ATM dan menyampaikan untuk menunggu hingga 14 (empat belas) hari ke depan.

Sementara itu, Kepala BRI Lembata, Idam saat dikonfirmasi Garda Indonesia melalui pesan Whatsapp pada Selasa, 3 Desember 2019 pukul 12.33 WITA menyampaikan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan komentar. “Mengenai ini saya tidak bsa memberikan komentar lebih lanjut, Apabila butuh penjelasan lebih lanjut bisa menghubungi ke atasan kami di Larantuka,” jelasnya.

Apa itu Skimming?

Dikutip dari laman bisnis.com, Tindak kejahatan siber atau fraud cyber crime di sektor jasa keuangan termasuk perbankan semakin sering ditemukan. Banyak korban berjatuhan akibat kurang memahami risiko yang mengancam sehingga tidak bisa mengambil langkah antisipasi.

Merujuk pada penjelasan yang disampaikan oleh Direktorat Jaringan dan Layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bertajuk Fraud Cyber Crime, tindak kejahatan siber di sektor jasa keuangan secara umum terbagi atas dua jenis, yakni social engineering dan skimming.

Social engineering adalah manipulasi psikologis seseorang dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tertentu atau melakukan hal tertentu dengan cara menipu secara halus, baik disadari atau tidak melalui telepon atau berbicara langsung.

Sedangkan skimming adalah tindakan pencurian informasi dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu debit atau kartu kredit secara ilegal.

Teknik dasar memperoleh informasi dengan modus social engineering bermacam-macam, ada 3 (tiga) yang paling lumrah yakni :

Pertama, phising, yakni pengelabuan yang dilakukan untuk mendapatkan informasi rahasia seperti password dengan menyamar sebagai orang atau bisnis terpercaya dalam sebuah komunikasi elektronik. Saluran yang digunakan seperti email, layanan pesan instan (SMS), atau penyebaran link palsu di internet untuk mengarahkan korban ke website yang telah dirancang untuk menipu.

Kedua, vishing, yakni upaya penipu melakukan pendekatan terhadap korban untuk mendapatkan informasi atau mempengaruhi korban untuk melakukan tindakan. Biasanya komunikasi dilakukan melalui telepon.

Ketiga, impersonation, yakni upaya penipu berpura-pura menjadi orang lain dengan tujuan untuk mendapatkan informasi rahasia.

Adapun, modus social engineering yang kerap dilakukan penipu di antaranya adalah:

  1. Fraud internet banking dan transaksi online menggunakan kartu kredit/kartu debit.
    – Pelaku mengaku sebagai pegawai bank yang menginformasikan adanya perubahan biaya layanan SMS/internet banking, pemberian bonus pulsa, pembagian hadiah undangan, dll.
    – Penipuan penawaran pinjaman online dengan bunga murah.
  2. Contact center bank
    – Penipu memanipulasi mesin ATM agar korban gagal bertransaksi dan kartu tertelan di mesin. Pada saat bersamaan, anggota tim penipu standby di sekitar ATM untuk mengarahkan korban menghubungi nomor call center palsu.
    – Tim yang berpura-pura menjadi call center palsu memberitahukan bahwa ATM telah diblokir, kemudian meminta korban memberikan identitas pribadi termasuk nomor PIN ATM.
    – Pelaku yang berada di sekitar korban kemudian mengambil kartu ATM milik korban yang tertelan di mesin.
  3. Fraud SMS penipuan
    – Korban menerima konten SMS yang berisi iming-iming hadiah, diskon, bonus pulsa, paket tur wisata, pinjaman online, dan lainnya.
    – Dengan dalih mencairkan hadiah, korban akan dipancing ke mesin ATM dan diarahkan untuk mengikuti instruksi yang diberikan pelaku seperti melakukan transfer dana atau top-up saldo e-commerce.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Bumi Guncang Kefamenanu, Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa Bumi Guncang Kefamenanu, Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Gempa bumi tektonik berkekuatan M=4.7 mengguncang sebelah Tenggara Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Provinsi Nusa Tenggara Timur pada hari Jumat/ 15 Maret 2019 pukul 08.30.03 WITA Hasil analisa BMKG menunjukkan Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9.56 LS dan 124.72 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 18 Km […]

  • Srikandi Ganjar Ajak Pemuda-Pemudi Peduli Lingkungan Sehat

    Srikandi Ganjar Ajak Pemuda-Pemudi Peduli Lingkungan Sehat

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sukarelawan Srikandi Ganjar memiliki sejumlah cara menarik untuk merangkul pemuda-pemudi di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya dengan mengajak para milenial melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Koordinator Wilayah Srikandi NTT Raeda Kusrorong mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat […]

  • Kepadatan Penduduk Kecamatan Kota Lama Tertinggi di Kota Kupang

    Kepadatan Penduduk Kecamatan Kota Lama Tertinggi di Kota Kupang

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kota Kupang sebagai Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi pusat berbagai aktivitas serta menjadi miniatur bagi NTT. Kota Kupang sebagai pusat pertemuan banyak orang dari daerah-daerah di NTT untuk bekerja maupun menuntut ilmu, menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah penduduk. Kepadatan penduduk terbesar berdasarkan data BPS tahun 2017 […]

  • Sekda Belu : ASN Fokus Kerja, Mutasi itu Wewenang Baperjakat

    Sekda Belu : ASN Fokus Kerja, Mutasi itu Wewenang Baperjakat

    • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Mutasi adalah hal yang wajar dalam sebuah organisasi, termasuk pemerintahan. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta agar tetap fokus pada kerja dan tidak boleh terpengaruh dengan rencana mutasi. Demikian ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Belu, Johanes Andes Prihatin, S.E., M.Si. melalui pesan whatsApp yang […]

  • Tangkal Hoaks Lindungi Bangsa, Dialog Mahfud & Pimpinan PT Keagamaan

    Tangkal Hoaks Lindungi Bangsa, Dialog Mahfud & Pimpinan PT Keagamaan

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Informasi palsu atau biasa disebut hoaks berpotensi memecah persatuan bangsa. Di masa pandemi Covid-19, hoaks benar-benar menjadi ancaman. Demikian ditandaskan Menko Polhukam, Mahfud MD saat dialog virtual dengan pimpinan Perguruan Tinggi (PT) Keagamaan Negeri/Swasta, pada Jumat, 6 Agustus 2021. “Di era digital, kita berhadapan dengan media sosial yang susah dikontrol. Misal […]

  • Anak TTS Tak Sekolah Terbesar di NTT, Diikuti Sumba Barat Daya dan Kupang

    Anak TTS Tak Sekolah Terbesar di NTT, Diikuti Sumba Barat Daya dan Kupang

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Loading

    Darius menekankan bahwa pemerintah, melalui berbagai kebijakan harus terus berupaya membebaskan biaya pendidikan di sekolah negeri agar semua anak memiliki akses pendidikan yang sama.   Kupang | Data Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT menunjukkan jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Provinsi NTT mencapai 145.268 anak yang tersebar di 22 kabupaten/kota. Kabupaten Timor Tengah Selatan […]

expand_less