Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Puluhan Juta Uang Nasabah Hilang di BRI Lembata , Diduga Akibat Skimming

Puluhan Juta Uang Nasabah Hilang di BRI Lembata , Diduga Akibat Skimming

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 4 Des 2019
  • visibility 113
  • comment 0 komentar

Loading

Lembata, Garda Indonesia | Uang yang tersimpan di dalam rekening nasabah di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Lembata hilang dengan cara didebit tanpa sepengetahuan pemilik rekening. Salah satu nasabah BRI Lembata sekaligus pemilik rekening atas nama Samuel Mandala mengeluh atas peristiwa tersebut.

Usai melaporkan skimming yang menimpa rekeningnya kepada Customer Service (CS) BRI Lembata, Samuel Mandala yang merupakan Pegawai Jasa Raharja di Samsat Kabupaten Lembata kepada Garda Indonesia pada Selasa, 3 Desember 2019 sekitar pukul 10.35 WITA menyampaikan kronologis skimming yang terjadi atas rekeningnya. “Penjelasan dari CS BRI bahwa akan diajukan ke pusat dan penyelesaian paling cepat memerlukan waktu hingga 20 (dua puluh) hari ke depan,” ujarnya.

Pegawai Jasa Raharja di Samsat Lembata, Samuel Mandala atau Eldy yang diduga mengalami skimming pada rekeningnya di BRI Lembata

“Saya menerima SMS Notifikasi sebanyak 4 (empat) kali pada Senin malam, 2 Desember 2019 yang berawal pada pukul 23.00 WITA (11 malam) dan berselang 1 (satu) menit dan setiap debit sebesar Rp.2.5 juta dan mencapai total Rp.10 juta,” ungkap Eldy sapaan akrab Samuel Mandala sambil menyampaikan bahwa Kartu ATM sementara dipegang namun ada transaksi.

Selain dirinya, ujar Eldy, banyak nasabah yang mendatangi BRI Lembata dan mengantri dan mengeluh hal yang sama dan bahkan hingga marah-marah di BRI Lembata.

Selain itu, teman sekantor Eldy yang bernama Yulius Mangu Tada Ama mengalami hal serupa dan kehilangan uang di rekening sebesar Rp.7,5 juta pada Minggu, 1 Desember 2019 sekitar pukul 07.47 WITA. “Pemotongan atau debit di rekening saya terjadi selama 3 (tiga) kali dan masing-masing sebesar Rp.2,5 juta,” jelas Yulius.

Dirinya telah melaporkan ke BRI Wonokito di Lamora Kabupaten Lembata dan pihak BRI Lembata telah memblokir sementara ATM dan menyampaikan untuk menunggu hingga 14 (empat belas) hari ke depan.

Sementara itu, Kepala BRI Lembata, Idam saat dikonfirmasi Garda Indonesia melalui pesan Whatsapp pada Selasa, 3 Desember 2019 pukul 12.33 WITA menyampaikan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan komentar. “Mengenai ini saya tidak bsa memberikan komentar lebih lanjut, Apabila butuh penjelasan lebih lanjut bisa menghubungi ke atasan kami di Larantuka,” jelasnya.

Apa itu Skimming?

Dikutip dari laman bisnis.com, Tindak kejahatan siber atau fraud cyber crime di sektor jasa keuangan termasuk perbankan semakin sering ditemukan. Banyak korban berjatuhan akibat kurang memahami risiko yang mengancam sehingga tidak bisa mengambil langkah antisipasi.

Merujuk pada penjelasan yang disampaikan oleh Direktorat Jaringan dan Layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bertajuk Fraud Cyber Crime, tindak kejahatan siber di sektor jasa keuangan secara umum terbagi atas dua jenis, yakni social engineering dan skimming.

Social engineering adalah manipulasi psikologis seseorang dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tertentu atau melakukan hal tertentu dengan cara menipu secara halus, baik disadari atau tidak melalui telepon atau berbicara langsung.

Sedangkan skimming adalah tindakan pencurian informasi dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu debit atau kartu kredit secara ilegal.

Teknik dasar memperoleh informasi dengan modus social engineering bermacam-macam, ada 3 (tiga) yang paling lumrah yakni :

Pertama, phising, yakni pengelabuan yang dilakukan untuk mendapatkan informasi rahasia seperti password dengan menyamar sebagai orang atau bisnis terpercaya dalam sebuah komunikasi elektronik. Saluran yang digunakan seperti email, layanan pesan instan (SMS), atau penyebaran link palsu di internet untuk mengarahkan korban ke website yang telah dirancang untuk menipu.

Kedua, vishing, yakni upaya penipu melakukan pendekatan terhadap korban untuk mendapatkan informasi atau mempengaruhi korban untuk melakukan tindakan. Biasanya komunikasi dilakukan melalui telepon.

Ketiga, impersonation, yakni upaya penipu berpura-pura menjadi orang lain dengan tujuan untuk mendapatkan informasi rahasia.

Adapun, modus social engineering yang kerap dilakukan penipu di antaranya adalah:

  1. Fraud internet banking dan transaksi online menggunakan kartu kredit/kartu debit.
    – Pelaku mengaku sebagai pegawai bank yang menginformasikan adanya perubahan biaya layanan SMS/internet banking, pemberian bonus pulsa, pembagian hadiah undangan, dll.
    – Penipuan penawaran pinjaman online dengan bunga murah.
  2. Contact center bank
    – Penipu memanipulasi mesin ATM agar korban gagal bertransaksi dan kartu tertelan di mesin. Pada saat bersamaan, anggota tim penipu standby di sekitar ATM untuk mengarahkan korban menghubungi nomor call center palsu.
    – Tim yang berpura-pura menjadi call center palsu memberitahukan bahwa ATM telah diblokir, kemudian meminta korban memberikan identitas pribadi termasuk nomor PIN ATM.
    – Pelaku yang berada di sekitar korban kemudian mengambil kartu ATM milik korban yang tertelan di mesin.
  3. Fraud SMS penipuan
    – Korban menerima konten SMS yang berisi iming-iming hadiah, diskon, bonus pulsa, paket tur wisata, pinjaman online, dan lainnya.
    – Dengan dalih mencairkan hadiah, korban akan dipancing ke mesin ATM dan diarahkan untuk mengikuti instruksi yang diberikan pelaku seperti melakukan transfer dana atau top-up saldo e-commerce.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi Lantik Megawati Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN

    Presiden Jokowi Lantik Megawati Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN

    • calendar_month Rab, 13 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 13 Oktober 2021, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pelantikan Dewan Pengarah BRIN dilakukan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 45/M Tahun 2021 tentang Pengangkatan […]

  • Unit Pidum Reskrim Polres TTS Sidik Laporan Yulius Tse

    Unit Pidum Reskrim Polres TTS Sidik Laporan Yulius Tse

    • calendar_month Ming, 30 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    SoE – NTT, Garda Indonesia | Satreskrim Polres Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui unit pidana umum (pidum) telah menindaklanjuti kasus dugaan tindak pidana penipuan jual beli tanah yang dilaporkan Yulius Tse ke Polsek Amanuban Selatan dengan nomor laporan polisi: LP/26/XII/2021, tanggal 15 Desember 2021. Baca juga: https://gardaindonesia.id/2022/01/27/yulius-tse-polisikan-rudolfo-nabuasa-atas-dugaan-penipuan-jual-beli-tanah/ Kasat Reskrim Polres […]

  • Baju APD Buatan Indonesia Lolos ‘ISO 16604 Class 3’

    Baju APD Buatan Indonesia Lolos ‘ISO 16604 Class 3’

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kebutuhan baju alat pelindung diri (APD) yang dibutuhkan para tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien Covid-19 masih tinggi. Berita gembira diterima Gugus Tugas Nasional setelah baju APD buatan Indonesia lolos ISO 16604 Class 3. Baju APD dengan standar tinggi atau ISO 16604 Class 3 merupakan spesifikasi yang wajib dikenakan para […]

  • Pedis Oesapa Helat Kunjungan Jemaat Desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan

    Pedis Oesapa Helat Kunjungan Jemaat Desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    So’E-TTS, Garda Indonesia | Upaya menjalin hubungan persaudaraan antar umat beragama, serta saling berbagi pengalaman untuk saling membangun dalam iman kepada Yesus Kristus, maka Pemuda Diaspora (Pedis) Danau Ina Oesapa melaksanakan Kegiatan Kunjung Jemaat Desa (KJD) yang berlangsung sejak tanggal 24—29 Juli 2019 bertempat di Jemaat GMIT Sion Nuntolas Falas, Desa Falas, Kecamatan Kie, Kabupaten […]

  • Gratis ‘Swab Antigen’ Bagi Sekolah & Kampus, Komite III DPD Dorong Pemerintah

    Gratis ‘Swab Antigen’ Bagi Sekolah & Kampus, Komite III DPD Dorong Pemerintah

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gagasan belajar tatap muka mulai Januari 2021 menimbulkan beragam opini. Sebaran pandemi Covid-19 yang semakin luas menjadi pertimbangan. Namun, bagi sekolah dan kampus yang hendak melakukan proses pembelajaran tatap muka, Prof. Sylviana Murni selaku Ketua Komite III dan Anggota DPD menilai, sebaiknya hanya dapat dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. “Salah satunya […]

  • Konsumsi Obat Legal, Dua Warga Atambua Ditahan Unit Narkoba Polres Belu

    Konsumsi Obat Legal, Dua Warga Atambua Ditahan Unit Narkoba Polres Belu

    • calendar_month Ming, 15 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Dua warga Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Syaiful (asal Batam- Kepulauan Riau) dan Feridian (asal Bima- NTB) ditahan oleh Unit Narkoba Polres Belu tanpa Surat Perintah Penahanan (SPH) pada Kamis, 12 Desember 2019. Hal ini disampaikan Kuasa Hukum Ferdinandus Tahu Maktaen kepada wartawan di Atambua, pada Sabtu 14 Desember 2019. Menurut […]

expand_less