Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mendagri Masih Mengkaji Dugaan Pengunduran Diri Wakil Bupati Nduga

Mendagri Masih Mengkaji Dugaan Pengunduran Diri Wakil Bupati Nduga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 28 Des 2019
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Loading

Bogor, Garda Indonesia | Menteri Dalam Negeri Prof. H.M. Tito Karnavian hingga kini masih mengkaji informasi dugaan pengunduran diri Wakil Bupati Nduga Wentius Nimiangge. Hal itu diungkapkannya usai melakukan Rapat Terbatas di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 27 Desember 2019.

“Saya sudah telepon Kapolda, Kabinda, untuk menanyakan kepada yang bersangkutan, mengundurkan diri betul apa tidak,” kata Mendagri.

Ditambahkannya, hingga saat ini pihaknya juga belum menerima surat pengunduran diri dari yang bersangkutan sehingga harus dikonfirmasi lebih lanjut. “Justru itu saya sampaikan tadi, sampai saat ini suratnya belum ada, kalau ada wakil bupati mengundurkan diri, kita tunggu suratnya dan kita lihat alasannya sudah tepat atau belum, baru nanti kita proses,” ujarnya.

Menurutnya, alasan dugaan pengunduran diri yang disangkutpautkan dengan pasukan di Nduga disebutnya sebagai bagian dari upaya penegakkan hukum. “Saya tahu pasukan itu, pasukan yang dikirim, TNI-Polri dalam rangka untuk merespon peristiwa pada waktu terjadi pembantaian 34 orang PT. Istaka Karya. Peristiwanya memang sudah lama, tapi pelakunya belum tertangkap, kelompok Egianus Kogoya. Hukum kan harus tegak,” jelasnya.

Tak hanya itu, pasukan TNI-Polri yang diterjunkan di Nduga, Papua juga disebutnya sebagai bagian dari perlindungan. “Harus ada perlindungan di sana, beberapa kelompok masyarakat di sana juga banyak yang takut pada mereka ini. Di mana perlindungannya? Ya dari negara, TNI dan Polri, karena masyarakat juga memerlukan perlindungan,” jelas Mendagri.

Dengan demikian, hingga saat ini Kemendagri masih mengkonfirmasi kebenaran dugaan pengunduran diri Wakil Bupati Nduga, Papua. Meski demikian, hingga saat ini, Kemendagri belum mendapatkan surat perihal pernyataan pengunduran diri tersebut.(*)

Sumber berita (*/Puspen Kemendagri)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang 100 Miliar Kasus Korupsi Kuota Haji Dikembalikan Sukarela

    Uang 100 Miliar Kasus Korupsi Kuota Haji Dikembalikan Sukarela

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Loading

    Ngeri juga gaya korupsinya. Diimbau agar mengembalikan uang, eh benaran dikembalikan. Sudah ada 100 miliar dikembalikan secara sukarela. Dugaan korupsi kuota haji pun sudah menetapkan Gus Yaqut dan Gus Alex jadi tersangka. Sepertinya akan banyak tersangka baru nanti. Di republik yang percaya bahwa ibadah haji adalah urusan langit, ternyata jalurnya dikelola penuh oleh manusia-manusia bumi […]

  • Hingga Mei 2020, PLN UP2K Flores Melistriki 33 Desa, Total 1.523 Desa

    Hingga Mei 2020, PLN UP2K Flores Melistriki 33 Desa, Total 1.523 Desa

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Flores-NTT, Garda Indonesia | Di tengah pandemi Covid-19, PLN sebagai penyedia jasa kelistrikan tetap bekerja dan mengabdi membawa terang kepada seluruh masyarakat sampai ke pelosok. Pandemi menyebabkan seluruh akses transportasi baik laut, udara maupun darat terganggu juga sempat mengakibatkan terkendalanya mobilisasi material dan tenaga kerja untuk pembangunan jaringan listrik pedesaan. Begitu juga dengan rekan-rekan pejuang […]

  • 16HAKTP – Hentikan Segala Bentuk Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak

    16HAKTP – Hentikan Segala Bentuk Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan (16HAKTP), mulai tanggal 25 November 2018 –10 Desember 2018; oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nusa Tenggara Timur (DP3A NTT) dilaksanakan dalam bentuk Talk Show dengan tema ‘Kita Hentikan Segala Bentuk Kekerasan terhadap perempuan dan anak serta perdagangan orang di Nusa Tenggara Timur’. Mengambil lokasi […]

  • Tutut Soeharto Gugat PTUN Menkeu Purbaya Soal Larangan ke Luar Negeri

    Tutut Soeharto Gugat PTUN Menkeu Purbaya Soal Larangan ke Luar Negeri

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 308/G/2025/PTUN.JKT pada Jumat, 12 September 2025, hanya empat hari setelah Purbaya dilantik menggantikan Sri Mulyani.   Jakarta | Putri Presiden RI ke-2 Soeharto, Siti Hardiyanti Hastuti Rukmana atau Tutut Soeharto, resmi menggugat Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Gugatan tersebut terdaftar dengan […]

  • Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah Puji Keindahan Alam dan Budaya NTT

    Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah Puji Keindahan Alam dan Budaya NTT

    • calendar_month Ming, 15 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | “NTT adalah surga yang diturunkan (Tuhan) ke dunia. Yang jelas, mau jadi surga atau tidak. Itu tergantung dari kita semua,” ungkap Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziah saat tiba di Bandara Komodo pada Sabtu, 14 November 2020 pukul 08.50 WITA dijemput oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS). Bersama […]

  • Dalil Jumlah Murid, Kepsek SDN Aen’ut Nonaktifkan Tiga Guru Honorer

    Dalil Jumlah Murid, Kepsek SDN Aen’ut Nonaktifkan Tiga Guru Honorer

    • calendar_month Jum, 5 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    T.T.S-NTT, Garda Indonesia | “Jadi, begini. Jumlah murid kami hanya 40-an orang. Terus, guru PNS ada 6 orang. Jadi, waktu  rapat, saya bilang biar ibu dong tidak dapat jam, ibu dong tetap masuk dapodik, tetap saya layani segala surat – surat yang dibutuhkan. Saya omong begitu, mereka setuju. Terus, mereka lapor saya di kabid dan […]

expand_less