Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Setahun Perjalanan Kepengurusan Ketua Perdiknas & Rektor Undiknas

Setahun Perjalanan Kepengurusan Ketua Perdiknas & Rektor Undiknas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 12 Mar 2020
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar, Garda Indonesia | Pada 7 Maret 2020, Kepemimpinan Ketua Perkumpulan Pendidikan Nasional (PERDIKNAS) Denpasar. Dr. A.A. Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda dan Rektor Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS) Dr. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M. genap berusia 1 (satu) tahun. Berbagai program pembangunan dan terobosan terus dilahirkan sebagai bentuk implementasi visi dan misi menjadikan bawa Undiknas unggul sebagai Universitas Riset dan Kampus Milineal.

A.A. Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda mengatakan Catatan Setahun Perjalanan Kepengurusan Perdiknas Perubahan merupakan hal yang mutlak terjadi, tidak terkecuali di dunia pendidikan. Derasnya arus era revolusi industri 4.0 yang begitu pesat telah menuntut lembaga pendidikan untuk bisa lebih terbuka, luwes, dan bermutu. Sehingga lembaga pendidikan harus memiliki fleksibilitas tinggi agar dapat mewujudkan ekosistem belajar yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri.

“Menghadapi perubahan tersebut sudah saatnya semua pemangku kepentingan, baik pimpinan yayasan maupun pimpinan unit yang berada di bawah Perdiknas duduk bersama membahas persoalan–persoalan mendasar yang tengah dihadapi agar diperoleh solusi jernih dan rasional, bukan sekadar lontaran jargon, janji-janji manis, dan solusi absurd yang tidak bisa diterapkan di lapangan,” papar Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda pada Kamis, 12 Maret 2020.

Harus disadari betul, lanjut Eddy, bahwa diperlukan pemikiran yang matang dan rasional. Pemikiran dan hati harus terbuka agar mampu mengidentifikasi masalah dan membuat solusi tepat. Jangan pernah melepaskan “kepala dan badan” dalam merumuskan strategi, merancang dan menentukan langkah ke depan menuju masa depan seluruh lembaga yang berada di bawah naungan Perdiknas Denpasar.

“Berpikir cerdas dan selalu bertindak dengan menempatkan rasa dan empati yang tinggi sehingga langkahnya pasti, tidak sekadar meraba-raba mengikuti tren yang sedang berkembang di masyarakat. Dengan demikian di tengah gempuran perubahan yang demikian dahsyat, baik SMP Nasional, SMK Teknas, maupun Undiknas Denpasar dapat terus berkembang, memberikan kontribusi positif terhadap dunia pendidikan dan mampu menghasilkan generasi emas berkualitas serta lulusannya mampu diserap, bahkan menjadi idaman oleh dunia industri,” urai Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda.

“Dan semoga apa yang telah dan akan dilakukan didukung penuh oleh unit- unit kami, sehingga kita semua dapat berjalan bersama-sama dalam langkah yang sama, membawa yayasan ini semakin berkembang, maju, berjaya, dan terus memberikan kontribusi positif bagi negeri ini melalui pendidikan,” tandasnya.

Sementara itu, Nyoman Sri Subawa menyampaika Undiknas siap Lahirkan Entrepreneur- Entrepreneur Baru. “Selama proses perkuliahan Undiknas menekankan kualitas pembelajaran, tentu output-nya agar lulusan Undiknas mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Undiknas berorientasi menciptakan tenaga kerja yang andal, tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan tetapi melahirkan entrepreneur baru,”kata Nyoman Sri Subawa.

Rektor Universitas Pendidikan Nasional periode 2019—2024 ini bertekad ingin membawa kampus unggul sebagai universitas riset, di tengah berbagai capaian prestasi yang telah diraih selama ini. “Undiknas sebagai lembaga pendidikan tinggi juga ingin berada di garda terdepan untuk bersinergi dengan semua pihak dalam upaya merealisasikan, meningkatkan, dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia,” kata Sri Subawa

Sri Subawa mengemukakan saat ini Undiknas telah memiliki keunggulan dalam proses pembelajaran yang ditunjukkan dengan raihan akreditasi unggul (A) dari BAN-PT Kementerian Ristekdikti untuk 5 (lima) program studi, dan enam program studi terakreditasi Baik (B), serta segera mewujudkan akreditasi internasional.

Terkait dengan tantangan dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0, menurut Sri Subawa, selain dengan penguatan kurikulum yang lebih dinamis dan adaptif, Undiknas telah menyelaraskan model pembelajaran dengan perkembangan kekinian dengan menerapkan secara dalam jaringan (daring) atau online, e-learning atau hybrid learning untuk mengurangi pembelajaran dengan model tatap muka.

“Jadi, segenap civitas akademika harus merespons berbagai perubahan dengan melek terhadap teknologi, literasi data dan menggunakan data untuk menentukan langkah dan strategi yang diambil,” tutup Sri Subawa. (*)

Sumber berita (*/Rudianto—Tim IMO Bali)
Editor (+rony banase, IMO NTT)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magang Penggiat Literasi Nasional di Sabu Raijua pada 13—27 Agustus 2021

    Magang Penggiat Literasi Nasional di Sabu Raijua pada 13—27 Agustus 2021

    • calendar_month Sel, 10 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Sabu Raijua di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperoleh kehormatan menjadi tuan rumah perhelatan Magang Penggiat Literasi Nasional di 9 provinsi dan 10 kabupaten di Indonesia di antaranya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jepara Provinsi Jawa Tengah, Tegal Provinsi Jawa Tengah, Serang Provinsi Banten, Yogyakarta Provinsi DI Yogyakarta, Deli Serdang Provinsi […]

  • GPS Bersihkan Sampah, Orson Basoeki: Jangan Lempar Tanggung Jawab

    GPS Bersihkan Sampah, Orson Basoeki: Jangan Lempar Tanggung Jawab

    • calendar_month Sab, 13 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejak terbentuk pada Februari 2019, Gerakan Peduli Sampah, tim yang digagas langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) ini, terus bergerilya mengatasi masalah sampah yang saat ini menjadi momok bagi masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/06/27/konsistensi-gerakan-peduli-sampah-bersihkan-wajah-kotor-kota-kupang/ Seperti pada Sabtu pagi,13 Maret 2021, tanpa mengenal kata putus […]

  • Teh Kelor – Suguhan Resmi bagi Tamu Pemerintah Provinsi NTT

    Teh Kelor – Suguhan Resmi bagi Tamu Pemerintah Provinsi NTT

    • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Pemprov NTT telah mencanangkan suguhan Teh Kelor (marungga-red) atau moringa oleifera bagi para tamu jajaran pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pengamatan media ini semua tamu yang memadati ruang tunggu Gubernur 2 (Wakil Gubernur) disuguhi ‘Teh Kelor’ yang kaya akan manfaat, (Rabu pagi,7/11/18). Nampak para tamu sangat takjub dan menikmati suguhan teh kelor […]

  • Kasus KDRT Menurun, Kemen PPPA Konsisten Dorong Layanan Saat Pandemi

    Kasus KDRT Menurun, Kemen PPPA Konsisten Dorong Layanan Saat Pandemi

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Berada di rumah selama masa pandemik Covid-19 ternyata tidak menghilangkan risiko kekerasan bisa terjadi dalam rumah tangga. Meski laju pertumbuhan kekerasan terhadap perempuan (KtP) dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menunjukkan penurunan, namun kasus kekerasan masih terjadi dalam lingkup domestik. “Kelompok perempuan dan anak paling rentan mengalami kekerasan. Kondisi ini dapat […]

  • Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Raih Doktor Ilmu Hukum

    Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Raih Doktor Ilmu Hukum

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Pada Jumat, 27 Januari 2023 bertempat di lantai 4 auditorium gedung Mochtar Kusumaatmaja, Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Jalan Dipati Ukur nomor 35 Bandung, Jawa Barat; Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef Adreanus Nae Soi, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum, dalam sidang terbuka promosi doktor bidang ilmu hukum Universitas Padjadjaran. Disaksikan […]

  • Bemo Raisa – Wujudkan Angkutan Bemo Ramah Bahasa Indonesia

    Bemo Raisa – Wujudkan Angkutan Bemo Ramah Bahasa Indonesia

    • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang,gardaindonesia.id | Kantor Bahasa NTT, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali menyelenggarakan pemantauan Bemo Raisa (Ramah Bahasa Indonesia) di Kota Kupang. Kegiatan pemantauan dilaksanakan tanggal 15—17 Oktober 2018. Tahun 2018 merupakan tahun ketiga sejak Lokakarya Bemo Ramah Bahasa Indonesia yang dilaksanakan pada 21 Oktober 2016 di Hotel On the Rock. […]

expand_less