Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ahok Bongkar di Sidang Tipikor Pertamina, Banyak Pihak Bisa Ditangkap Hingga Alasan Mundur

Ahok Bongkar di Sidang Tipikor Pertamina, Banyak Pihak Bisa Ditangkap Hingga Alasan Mundur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • visibility 384
  • comment 0 komentar

Loading

Sidang kasus minyak mentah ini masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya. Keterangan Ahok sebagai mantan pimpinan Pertamina menjadi bagian penting dalam mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut.

 

Jakarta | Mantan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir sebagai saksi dalam sidang perkara kasus minyak mentah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Kehadiran Ahok menarik perhatian karena keterangannya di persidangan disertai sejumlah pernyataan tegas yang menyinggung praktik di internal perusahaan hingga proses penegakan hukum.

Pada persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026, Ahok menyampaikan bahwa selama menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina, ia kerap menemukan berbagai persoalan serius. Ahok bahkan melontarkan pernyataan keras kepada jaksa penuntut umum.

“Banyak yang bisa ditangkap kalau bapak mau,” kata Ahok di ruang sidang.

Ahok juga mengungkap pengalamannya terkait proses negosiasi dalam pengadaan minyak. Ia menyebut bahwa lapangan golf justru menjadi tempat negosiasi yang dianggap “paling murah” dibandingkan lokasi lain. Pernyataan tersebut disampaikan untuk menggambarkan bagaimana praktik lobi dan pertemuan kerap terjadi di luar forum resmi.

Menurut Ahok, pola-pola seperti itu sudah menjadi rahasia umum dan perlu dicermati dalam penegakan hukum, terutama dalam perkara yang kini sedang disidangkan.

Pada kesaksiannya, Ahok juga menjelaskan alasan dirinya mundur dari Pertamina. Ia mengungkap bahwa salah satu faktor yang melatarbelakanginya adalah perbedaan jalan politik dengan Presiden Joko Widodo.

Ahok menegaskan bahwa keputusannya mundur bukan semata-mata soal jabatan, melainkan karena arah dan sikap politik yang tidak lagi sejalan. Hal tersebut disampaikannya secara terbuka di hadapan majelis hakim.

Sidang kasus minyak mentah ini masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya. Keterangan Ahok sebagai mantan pimpinan Pertamina menjadi bagian penting dalam mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Persidangan terus menjadi sorotan publik karena melibatkan tokoh nasional serta menyentuh isu tata kelola dan dugaan penyimpangan di sektor energi.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Yustisi di Malam Tahun Baru, Polres Selayar Pakai Sanksi ‘Push up’

    Operasi Yustisi di Malam Tahun Baru, Polres Selayar Pakai Sanksi ‘Push up’

    • calendar_month Sab, 2 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Selayar, Garda Indonesia | Operasi yustisi gabungan besar-besaran di bawah kendali Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Temmangngaro Machmud S.IK dihelat, tepat di malam pergantian tahun 2021. Operasi yustisi gabungan melibatkan seluruh jajaran aparat kepolisian Polres Kepulauan Selayar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) serta gugus tugas penanganan Covid-19 dipimpin langsung oleh Kepala […]

  • Tergoresnya Makna Hari Anak Nasional—Peti Mati untuk Penegak Hukum

    Tergoresnya Makna Hari Anak Nasional—Peti Mati untuk Penegak Hukum

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rianti Aprilia Feoh Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tanggal 23 Juli dikenal sebagai peringatan Hari Anak Nasional, yang dimaknai sebagai kepedulian Bangsa Indonesia terhadap perlindungan kepada Anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong Keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa […]

  • Gerakan Kupang Hijau Berdayakan 62 Mitra Usaha Tanpa Gunakan APBD Kota Kupang

    Gerakan Kupang Hijau Berdayakan 62 Mitra Usaha Tanpa Gunakan APBD Kota Kupang

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Gerakan Kupang Hijau yang diinisiasi oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan didukung oleh Tim Gerakan Kupang Hijau (GKH) yang diketuai oleh Harry Alexander Riwu Kaho membuat terobosan baru dengan memberdayakan dan bekerja sama dengan para pelaku usaha atau mitra usaha Bank NTT. Penerapan kerja sama tersebut dilakukan oleh […]

  • Penguatan Kompetensi Pengawas Benih Tanaman untuk Mandiri Benih di NTT

    Penguatan Kompetensi Pengawas Benih Tanaman untuk Mandiri Benih di NTT

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Emmanuel Richardo, SP. Pengawas Benih Tanaman Ahli Muda, Anggota Ikatan Pengawas Benih Tanaman Indonesia (IPBTI) Setiap tahun, Kementerian Pertanian menggelontorkan dana triliunan rupiah dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas pertanian baik itu menyangkut benih, pupuk maupun obat-obatan, alat dan mesin pertanian yang modern untuk memastikan bahwa produksi dan produktivitas pertanian mengalami peningkatan signifikan yang pada […]

  • ‘Restorative Justice’ Pendekatan 1.864 Kasus dalam 100 Hari Kerja Kapolri

    ‘Restorative Justice’ Pendekatan 1.864 Kasus dalam 100 Hari Kerja Kapolri

    • calendar_month Sel, 18 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyatakan ada 1.864 kasus yang diselesaikan dengan menggunakan pendekatan keadilan restoratif atau restorative justice dalam 100 hari kerja Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kapolri. “Sudah dilakukan sebanyak 1.864 di masing-masing Polda,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers 100 hari kinerja Kapolri, di […]

  • Kawal Libur Akhir Tahun di Jayapura, Ditjen Hubud Buka Posko Terpadu

    Kawal Libur Akhir Tahun di Jayapura, Ditjen Hubud Buka Posko Terpadu

    • calendar_month Ming, 30 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Jayapura, gardaindonesia.id | Libur akhir tahun Natal dan Tahun Baru merupakan momen yang ditunggu- tunggu oleh hampir seluruh masyarakat di Indonesia, apalagi bertepatan dengan libur anak sekolah, sehingga banyak orang menggunakan kesempatan ini untuk mengunjungi keluarga di kampung halaman atau sekedar memanjakan diri dengan menyambangi tempat-tempat wisata. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia di […]

expand_less