Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » AKLAMASI! Polikarpus Do Kembali Pimpin Forum TBM NTT

AKLAMASI! Polikarpus Do Kembali Pimpin Forum TBM NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 17 Nov 2024
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Loading

Sesuai pasal 22 Tata Cara Pencalonan Ketua Forum TBM Provinsi Nusa Tenggara Timur ayat 2, “Bakal calon ketua Forum TBM NTT mengajukan diri dan dicalonkan minimal oleh 2 (dua) pengurus daerah Forum TBM secara tertulis dan dipertegas pada pasal 23 Tata Cara Pemilihan dan Penetapan Ketua Forum TBM Provinsi Nusa Tenggara Timur ayat 8, “Jika hanya ada satu calon Ketua Forum TBM, maka pemilihan dilakukan melalui mekanisme musyawarah dan mufakat.”

 

Kupang | Taman Baca Masyarakat (TBM) adalah sebuah inisiatif atau tempat yang dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca dan literasi di masyarakat. TBM sering kali diinisiasi oleh komunitas lokal, LSM, pemerintah daerah, atau individu yang peduli terhadap pendidikan dan literasi. Taman Baca Masyarakat dinaungi suatu forum yang dinamakan Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) yang mana merupakan mitra pemerintah di bidang pemberdayaan literasi.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Forum TBM NTT dipimpin oleh Polikarpus Do yang mengemban amanah selama 5 (lima) tahun sejak 2019—2024.

Sehubungan dengan berakhirnya jabatan Ketua Forum TBM NTT, Polikarpus Do, maka dihelat musyawarah wilayah (Muswil) pada Jumat—Sabtu,15—16 November 2024 di aula Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) NTT.

Ketua Panitia Muswil II 2024, Mesakh Jhoni Manoe menjelaskan, agenda utama Muswil selain memilih ketua dan pengurus FTBM NTT periode 2024—2029, juga dilakukan pembahasan program dan sosialisasi cinta rupiah sebagai literasi keuangan dari Bank Indonesia perwakilan NTT.

Pada sidang pleno Muswil II Forum TBM NTT tahun 2024, pleno dipimpin oleh Agustinus Nagi, Redemtus De Sales Ukat selaku sekretaris dan Marsela Trirahayu Safitri selaku anggota. Pleno dihelat secara hibrid (tatap muka atau offline dan daring atau online).

Pleno dengan dukungan BPMP NTT tersedia menghasilkan 2 (dua) calon ketua yakni Polikarpus Do dengan dukungan 21 rekomendasi tertulis dan Romo Anton Kapitan menggapai 1 rekomendasi tertulis dari Kabupaten Belu. Dan sesuai dengan tata tertib Muswil II Forum TBM NTT tahun 2024, maka hanya Polikarpus Do yang berhak ditetapkan sebagai calon tunggal dan dilakukan musyawarah mufakat memilihnya secara aklamasi sebagai Ketua Forum TBM NTT periode 2024—2029.

Polikarpus Do saat menerima berita acara penetapan calon ketua Forum TBM NTT periode 2024–2029 dari pimpinan Muswil II 2024, Agustinus Nagi

Adapun 21 rekomendasi tertulis untuk Polikarpus Do berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Ngada, Alor, Manggarai Barat, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Malaka, Flores Timur, Sabu Raijua, Sumba Tengah, Manggarai Timur, Sumba Barat, Sumba Timur, Nagekeo, Ende, Rote Ndao, Sikka, Manggarai, Lembata, dan Sumba Barat Daya.

Polikarpus Do dalam sambutannya usai ditetapkan sebagai Ketua Forum TBM NTT periode 2024—2029 mengatakan bahwa dirinya tak bisa bekerja sendiri mengembangkan forum TBM, namun dibutuhkan dukungan dari semua forum TBM di kabupaten/kota maupun mitra dalam melayani dan meningkatkan literasi di Nusa Tenggara Timur.

“Masih banyak program yang berkolaborasi dengan pemerintah (periode 2019—2024) yang belum tuntas, dibutuhkan komitmen bersama menata FTBM hingga di tingkat kabupaten/kota hingga membentuk Forum TBM di tingkat kecamatan dan dibutuhkan kerja sama dan dukungan menggapai mimpi bersama, menguatkan kapasitas, memperkuat secara internal hingga meningkatkan masyarakat NTT yang literat menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Polikarpus Do pun menekankan pentingnya menyiapkan generasi NTT menuju Indonesia Emas 2045 dengan bertransformasi dan berkolaborasi dengan mitra dari pemerintah dan non-pemerintah. Ia juga menyampaikan visi besar menjadikan Forum TBM NTT sebagai “Rumah Bersama”.

“Tak ada yang istimewa, semuanya sama-sama punya andil membesarkan forum taman baca masyarakat yang mana hingga saat ini berjumlah 168 telah diverifikasi dan telah ditetapkan, sementara yang belum diverifikasi sebanyak 1.800 taman baca,” tandasnya sembari menyampaikan terima kasih atas kepercayaan memimpin Forum TBM NTT lima tahun ke depan.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘68 Bahasa Daerah di NTT’, Ayo Pelihara & Lestarikan!

    ‘68 Bahasa Daerah di NTT’, Ayo Pelihara & Lestarikan!

    • calendar_month Sel, 5 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur, Provinsi yang memiliki penduduk sebanyak 5,4 Juta jiwa (=Data BPS NTT 2019) dan terdapat 16 suku yang mendiami beberapa pulau besar dan kecil antara lain, Suku Helong; Dawan; Tetun; Kemak; Marae; Rote; Sabu; Sumba; Riung; Nagda; Ende Lio; Sikka-Kroweng Muhang; Lamaholot; Kedang; Labala; dan Alor Pantar. Provinsi yang […]

  • Prabowo Subianto Optimistis dengan Rencana Besar Presiden Jokowi

    Prabowo Subianto Optimistis dengan Rencana Besar Presiden Jokowi

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pada Rabu, 1 Januari 2020, Presiden Jokowi didampingi putranya Kaesang Pangarep menerima kunjungan Menhan Prabowo Subianto yang datang bersama putranya Didit Hedyprastyo, di Istana Gedung Agung, Yogyakarta. Mengawali tahun 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang datang bersama putranya Didit Hedyprasetyo sekitar pukul 10.20 WIB. […]

  • Benny Harman Minta Polri Anulir Casis Akpol Polda NTT 2024

    Benny Harman Minta Polri Anulir Casis Akpol Polda NTT 2024

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Anggota Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman meminta Polri untuk menganulir atau membatalkan status kelulusan taruna Akpol Polda NTT tahun ajaran 2024. Permintaan itu disampaikan Benny Kabur Harman usai bergejolaknya polemik lulusan 11 Casis Akpol Panda NTT yang diduga didominasi anak-anak asal Sumatra Utara, dan provinsi lain. Benny Harman meminta panitia seleksi […]

  • Waingapu Jadi Kota Ketiga Penentu Inflasi di NTT

    Waingapu Jadi Kota Ketiga Penentu Inflasi di NTT

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Di tahun 2019, Kota Waingapu, Ibu Kota Kabupaten Sumba Timur menjadi Kota Ketiga penentu laju inflasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kepastian Kota Waingapu menjadi Kota Ketiga Penentu Laju Inflasi disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia saat jumpa pers bersama awak media di Ruang Telekonferensi, Senin, 10 […]

  • Empat Alat Cuci Darah di RSUD Atambua Tak Terpakai, Manajemen Mengakui

    Empat Alat Cuci Darah di RSUD Atambua Tak Terpakai, Manajemen Mengakui

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gabriel Manek Atambua membenarkan empat unit Alat Cuci Darah (ACD) tidak terpakai sejak kurang lebih empat tahun. ACD tersebut belum bisa beroperasi lantaran adanya beberapa alasan teknis. Demikian diungkapkan Direktris dr. Batsheba Elena Corputty, MARS melalui Kepala bidang Pelayanan, Sipri Mali kepada Garda Indonesia saat ditemui […]

  • Wali Kota Kupang Pecat Jabatan ASN & Honorer Dinas Perhubungan

    Wali Kota Kupang Pecat Jabatan ASN & Honorer Dinas Perhubungan

    • calendar_month Sab, 19 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id | Wali Kota Kupang mengambil tindakan tegas dengan melakukan pemecatan dari jabatan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perhubungan Kota Kupang termasuk tenaga honorer (Jumat,18/1/2019). Tindakan tegas tersebut diambil Wali Kota Kupang sebagai akibat dari adanya indikasi korupsi uang negara berupa uang parkir “Semua ASN dipecat dari jabatannya termasuk honor diberhentikan”, ujar […]

expand_less