Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Aksi Damai Ratusan Warga Adat Poco Leok, Dukung PLTP Ulumbu

Aksi Damai Ratusan Warga Adat Poco Leok, Dukung PLTP Ulumbu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 20 Jun 2023
  • visibility 53
  • comment 0 komentar

Loading

Manggarai, Garda Indonesia | Ratusan warga yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Adat Poco Leok, menghelat aksi damai mendukung rencana pemerintah pusat melalui PT. PLN dalam pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) unit 5—6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain mendukung pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok, peserta aksi damai juga menyampaikan secara tegas menolak kehadiran pihak yang mempengaruhi warga di wilayah tersebut untuk menolak pengembangan PLTP Ulumbu unit 5—6 Poco Leok.

Saat orasi berlangsung, koordinator aksi, Raimundus Wajong menegaskan pemerintah punya niat yang baik untuk mengembangkan potensi energi panas bumi di wilayah Poco Leok. “Sejak dari nenek moyang Poco Leok, mereka selalu bersatu untuk mendukung program pemerintah,” tegasnya dalam orasi terbuka.

Dipaparkan Raimundus, pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengatasi kurangnya pasokan listrik terhadap pelanggan di wilayah kabupaten Manggarai.

la secara tegas menyampaikan, ada orang yang mencoba menghasut warga Poco Leok menolak pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok “mereka itu ada yang perintah agar menggagalkan proyek geotermal”.

“Kita harus berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo, walaupun Poco Leok berada di pelosok negeri, namun kita diperhitungkan secara nasional melalui geotermal. Program Presiden Jokowi selalu pro terhadap masyarakat,” tegasnya.

Sebagai orang yang lahir di wilayah Poco Leok, Raimundus menegaskan agar jangan mau dipengaruhi oleh orang yang memiliki kepentingan terselubung di balik penolakan pengembangan PLTP Ulumbu di wilayah Poco Leok. “Kita satu keturunan, jangan dipisahkan oleh orang yang punya kepentingan pribadi lalu dia pergi meninggalkan kita tetap sengsara,” tegasnya lagi.

Melalui pembangunan geotermal di wilayah Poco Leok sebutnya, nantinya pasti ada pembangunan ikutan berupa infrastruktur serta pembangunan lain oleh pemerintah.

“Kita harus yakin dan percaya Jokowi pasti ingat kita di Poco Leok,” ujarnya.

Sebagai orang Poco Leok, Raimundus mengaku malu, karena nilai-nilai budaya sopan santun dan kebiasaan berdiskusi sudah luntur akibat masuknya orang dari luar menghasut warga di Poco Leok.

“Kita orang Poco Leok menjunjung tinggi nilai budaya. Kunjungan seorang pemimpin daerah, kita tidak hiraukan. Hilang semua budaya sopan santun karena ada hasutan pihak luar. Leluhur kita tidak menginginkan kita seperti itu. Kita sudah salah. Leluhur kita pasti marah dengan kita semua. Kita masuk ke jurang karena orang lain,” ucapnya.

Raimundus juga menyebutkan, ratusan warga yang mengikuti aksi damai merupakan seratus persen dukung total pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok. “Aksi damai hari ini tidak ada yang perintah atau karena disuruh oleh siapa pun atau pihak mana pun. Tetapi aksi ini bentuk dukungan kami dari hati yang paling dalam untuk mendukung pemerintah,” tandasnya.

Untuk diketahui, massa aksi yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Adat Poco Leok merupakan gabungan masyarakat pemilik lahan dan yang tidak masuk dalam pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5—6, yakni warga desa Koak, desa Tadi, desa Satar Long, desa Lego, desa Gara, desa Lungar, desa Mocok dan warga desa Golo Muntas.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir di Halmahera Tengah, 184 Keluarga Terdampak

    Banjir di Halmahera Tengah, 184 Keluarga Terdampak

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Halmahera Tengah, Garda Indonesia | Sebanyak 184 keluarga terdampak banjir di Kabupaten Halmahera Tengah pada Senin, 8 Juli 20109 sekitar pukul 08.00 waktu setempat (Waktu Indonesia Timur). Genangan banjir di 4 (empat) desa di wilayah Provinsi Maluku Utara ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi. Kepala Bidang Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Rita Rosita S […]

  • YNS Foundation Fasilitasi Anak NTT Belajar Coding

    YNS Foundation Fasilitasi Anak NTT Belajar Coding

    • calendar_month Jum, 4 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 1Komentar

    Loading

    Perempuan pengusaha YMS Group yang mendesain dan membangun sistem pendidikan di Akademi Militer Magelang menggunakan teknologi AI untuk TNI ini pun menekankan jika anak NTT mengerti coding, maka bisa mendesain game hingga menghasilkan uang dan diunduh oleh orang di luar negeri.   Kupang | Coding (baca koding) adalah proses menulis instruksi atau kode yang dapat […]

  • Viral Tagar Negatif di Media Sosial, Kapolri Minta Maaf dan Siap Introspeksi

    Viral Tagar Negatif di Media Sosial, Kapolri Minta Maaf dan Siap Introspeksi

    • calendar_month Sen, 3 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas perilaku menyimpang yang dilakukan anggotanya sehingga viral sejumlah tagar di media sosial. Kapolri memastikan terbuka menerima kritik serta akan melakukan tindakan tegas setiap penyimpangan anggotanya. “Namun, faktanya akhir-akhir ini kita juga dihadapkan dengan banyaknya viral yang muncul akibat penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan anggota,” ujar […]

  • Tantangan Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus & Kelompok Minoritas

    Tantangan Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus & Kelompok Minoritas

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Manokwari,gardaindonesia.id | Masih dalam rangkaian kunjungan kerja di Manokwari, Provinsi Papua Barat, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise melakukan dialog bersama dengan anak berkebutuhan khusus (ABK) dan kelompok minoritas dari 10 provinsi; Merupakan upaya Kemen PPPA untuk melihat lebih dekat masalah, terkait perlindungan ABK dan kelompok monoritas yang masih minim. Saat sesi dialog, […]

  • Kasus Kekerasan Seksual Anak di Lampung Timur, LPSK Terjunkan Tim Investigasi

    Kasus Kekerasan Seksual Anak di Lampung Timur, LPSK Terjunkan Tim Investigasi

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) segera menerjunkan personil ke Kabupaten Lampung Timur, untuk melakukan investigasi peristiwa kekerasan seksual yang dialami seorang anak perempuan berinisial NF (14) akibat ulah bejat oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lampung Timur. “Sebagai respons […]

  • Menjaga Denyut Listrik di Pulau Terluar

    Menjaga Denyut Listrik di Pulau Terluar

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Loading

    Pulau Semau mengandalkan sistem hibrida antara Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 450 kWp dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas total 1.380 kW yang terdiri dari 5 unit mesin.   Semau | Memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah kepulauan terpencil seperti Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), bukanlah tugas mudah. PT PLN […]

expand_less