Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Aksi Nyata “Gerakan Peduli Sampah” Pencinta Kebersihan

Aksi Nyata “Gerakan Peduli Sampah” Pencinta Kebersihan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 16 Jan 2022
  • visibility 130
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Aktivitas para relawan yang tergabung dalam Tim Gerakan Peduli Sampah seakan tak bosan untuk terus mengubah wajah Kota Kupang. Tim bentukan Gubernur Nusa Tenggara Timur yang dimotori oleh Biro Umum Setda Provinsi NTT ini kembali melakukan aksi sosialnya pada Sabtu 15 Januari 2022. Lokasi yang menjadi sasaran aksi ini terletak di Jalan Thamrin, RT 26 dan 28 / RW 06, tepatnya di ruas jalan Radio Verbum ke arah Universitas Muhamadiyah Kupang.

Aksi yang dimulai pukul 07.00 WITA ini sedikit berbeda dari minggu-minggu sebelumnya, karena kali ini setiap organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Provinsi NTT mengutus masing – masing 5 (lima) orang staf untuk membersihkan tumpukan sampah yang berjejer di samping kiri dan kanan badan jalan mengeluarkan aroma tak bersahabat dengan hidung.

Pengakuan Arif, salah seorang warga yang berdomisili di sekitar lokasi kegiatan, mengatakan bahwa tumpukan ini sudah terlihat cukup lama, ditambah dengan kondisi hujan sehingga mengeluarkan aroma yang sangat tidak sedap.

Arif juga menyayangkan karena lokasi ini pernah dibersihkan, namun terus saja ada oknum yang selalu membuang sampah di tempat ini. “Tumpukan sampah ini sudah cukup lama, sehingga aroma sangat tidak enak, dan dulu kami pernah bersihkan tempat ini tapi orang terus membuang sampah di sini,” ungkapnya.

Abdullah, Ketua RW 06 memberikan apresiasi atas kegiatan GPS ini, karena menurutnya masih ada kepedulian dari Pemerintah Provinsi NTT dalam menanggulangi sampah di Kota Kupang. Tetapi di lain sisi dia sangat menyayangkan karena sikap acuh dari dari pihak kelurahan, karena mereka tidak tampak untuk berpartisipasi di di tempat ini, padahal sudah ada pemberitahuan sebelumnya.

“Bapak – bapak silakan lihat, sonde (bahasa Melayu Kupang untuk tidak, red) ada orang kelurahan yang bergabung,” sesal Abdullah.

Lebih kurang 1 (satu) jam kemudian, tumpukan sampah ini sudah tidak terlihat di lokasi. Sebuah mobil dump truck milik Pemerintah Provinsi sudah siap untuk membuang seluruh sampah yang telah diangkat oleh sekitar 50 orang relawan, dan selanjutnya akan dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA) di Kecamatan Alak.

Normalina, Kepala Bagian Tata Usaha pada Biro Umum Setda Provinsi NTT, mengatakan bahwa kegiatan ini sudah menjadi rutinitas dan sudah berjalan  sekitar 3 tahun, dan kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai bukti kecintaan terhadap kebersihan di Kota Kupang, apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan yang mana penyakit Demam Berdarah menjadi momok yang menakutkan.

“Sesuai permintaan bapak Gubernur NTT agar Pemerintah Provinsi juga harus terlibat dalam membereskan sampah di Kota Kupang, maka inilah yang kami lakukan dan akan terus kami lakukan sampai masalah sampah ini selesai. Kami mencintai kebersihan, sehingga melalui tempat ini, saya mewakili Kepala Biro Umum mengharapkan agar seluruh masyarakat, khususnya di Kota Kupang, agar sama – sama beraksi membebaskan Kota KASIH ini dari belenggu sampah,” urainya.

Normalina pun menekankan bahwa sudah ada kejadian Demam Berdarah di Kabupaten Sikka, yang mana ada seorang warga yang meninggal.

“Oleh karenanya, saya mengimbau agar kasus ini tidak terjadi lagi, dan hal terpenting untuk menjauhkan kita dari Demam Berdarah adalah Sampah.  Sekali lagi mari kita berantas masalah ini bersama – sama dengan cara yang sederhana, yakni kumpulkan sampah – sampah rumah tangga, dan membuang pada tempat yang telah disiapkan oleh pemerintah, sehingga mudah dalam pengangkutan, dan ke depan pemandangan seperti ini tidak terlihat lagi,” ajak Normalina. (*)

Sumber (*/Sam Babys)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPR RI Desak Kapolri Proses Pelaku Peluru Nyasar di Senayan

    Ketua DPR RI Desak Kapolri Proses Pelaku Peluru Nyasar di Senayan

    • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo merespon peristiwa aktual yang terjadi; melalui rilis yang diterima oleh Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Selasa/16 Oktober 2018, Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar tersebut menyikapi Peluru Nyasar dari Lapangan Tembak (LT) Perbakin, Senin/15 Oktober 2018. Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menerangkan, terkait dengan dugaan adanya […]

  • 17 Ribu Lebih Keluarga di Belu Terima Bantuan Beras PPKM

    17 Ribu Lebih Keluarga di Belu Terima Bantuan Beras PPKM

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pandemi Covid–19 belum berakhir, membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) guna memutuskan penyebaran wabah Covid–19, dan disusul dengan kebijakan pemberian bantuan beras PPKM. Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu, Sabina Mau Taek melalui laporannya dalam kegiatan launching ‘peluncuran’ bantuan beras PPKM oleh Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, […]

  • Decak Kagum Prof Tyas Lihat Semangat UMKM Desa Binaan Bank NTT

    Decak Kagum Prof Tyas Lihat Semangat UMKM Desa Binaan Bank NTT

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka, Garda Indonesia | Juri festival desa binaan bank NTT dan PAD tahun 2022 sudah melakukan assessment awal terhadap 115 desa yang tersebar di 22 kabupaten/kota di NTT. Ketua Dewan Juri, Prof Dr. Intiyas Utami, SE., MSi, Ak, CA, CMA, QIA, CfrA. melakukan penilaian pada desa-desa peserta di Kabupaten Sikka. Dalam kunjungannya ke desa-desa di Kabupaten […]

  • Siapa Bermain Api di Omnibus Law?

    Siapa Bermain Api di Omnibus Law?

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Siapa bermain api di Omnibus Law? Sekarang lagi tren, hari ini, kemarin dan esok, semua sibuk membakar Omnibus Law. Omnibus, anda tahu? Itu adalah bus yang pertama kali diperkenalkan di Paris tahun 1820; itu bus yang bisa mengangkut begitu banyak orang, makanya disebut dengan Bus Omni atau Omni Bus. Kemudian, sejarahnya […]

  • “Light Up The Dream” PLN, 46 Keluarga di Lembata Dapat Listrik Gratis

    “Light Up The Dream” PLN, 46 Keluarga di Lembata Dapat Listrik Gratis

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Program “Light Up The Dream” merupakan inisiatif sosial yang lahir dari para pegawai PLN.   Lembata | Senyum bahagia terpancar dari wajah beberapa penerima manfaat di Kabupaten Lembata. Kini, rumah-rumah mereka tak lagi gelap gulita di malam hari, berkat Program “Light Up The Dream” (LUTD) dari PT PLN (Persero). Secara simbolis, Bupati Lembata, Petrus Kanisius […]

  • Sandra Dewi dan 88 Tas Mahal

    Sandra Dewi dan 88 Tas Mahal

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Loading

    Negeri ini memang luar biasa, wak. Tiap kali kita kira udah gila, dia tambah sinting. Datanglah kisah Sandra Dewi, sang putri sinetron yang terseret dalam opera sabun hukum paling mewah di jagat selebritas. Bukan karena main film, tapi karena jaksa menemukan 88 tas mewah, rumah bertingkat bak museum parfum, dan deposito miliaran rupiah hasil “cinta […]

expand_less