Anak PAUD Persaudaraan Labuan Bajo Belajar Listrik Aman Bersama PLN
- account_circle Tim PLN UIW NTT
- calendar_month Kam, 13 Nov 2025
- visibility 176
- comment 0 komentar

![]()
Melalui edukasi ini, PLN berharap anak-anak tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi ‘agen kecil’ yang dapat mengingatkan keluarga dan lingkungan sekitar tentang pentingnya keselamatan listrik.
Labuan Bajo | Suasana ceria dan antusias mewarnai PAUD Persaudaraan Labuan Bajo saat anak-anak didiknya belajar cara aman menggunakan listrik. Melalui kegiatan edukasi interaktif yang dihelat PT PLN Persero Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuan Bajo pada Jumat, 7 November 2025. Generasi penerus ini dikenalkan pentingnya keselamatan listrik sejak dini.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran akan manfaat dan bahaya listrik sejak usia dini, sebagai bagian dari komitmen PLN untuk membangun masyarakat yang cerdas dan peduli terhadap keselamatan.
Manager PLN ULP Labuan Bajo, Virtus Gita Anggara, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap keselamatan masyarakat, terutama anak-anak. “Kesadaran akan manfaat dan bahaya listrik harus ditanam sejak dini. Melalui edukasi ini, PLN ingin memastikan anak-anak dan orang tua memahami perilaku aman dalam menggunakan listrik,” ujar Virtus.
Virtus menambahkan, kegiatan ini turut mendukung sustainable development goals (SDGs), khususnya di bidang pendidikan serta pembangunan masyarakat yang aman dan berkelanjutan. “Keselamatan listrik bukan hanya tanggung jawab PLN, tapi budaya yang harus tumbuh di keluarga dan sekolah,” imbuhnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan menyenangkan. Melalui pemutaran video, gambar, dan simulasi sederhana, anak-anak diajak memahami pesan keselamatan listrik dengan cara yang mudah. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan alat listrik, bahaya kabel rusak, serta cara menghadapi kondisi darurat listrik dengan aman.
Pengelola PAUD Persaudaraan Labuan Bajo, Asri S.Pd., mengapresiasi inisiatif PLN. “Anak-anak sangat antusias. Mereka belajar sambil bermain dan mendapat pengetahuan baru tentang listrik, hal yang jarang diajarkan di sekolah,” katanya.
Di kesempatan terpisah, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menyatakan bahwa edukasi seperti ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial PLN. “Membangun kesadaran sejak dini berarti membangun masa depan yang lebih aman. PLN ingin setiap anak tumbuh dengan pemahaman bahwa listrik membawa manfaat besar, tapi harus digunakan dengan bijak dan hati-hati,” tegas Eko.
“Kami akan terus memperluas kegiatan serupa di seluruh NTT agar budaya keselamatan listrik menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Melalui edukasi ini, PLN berharap anak-anak tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi ‘agen kecil’ yang dapat mengingatkan keluarga dan lingkungan sekitar tentang pentingnya keselamatan listrik.
Rasa ingin tahu anak anak terhadap materi yang disampaikan terlihat dari antusiasme mereka dalam mengajukan pertanyaan.(*)
- Penulis: Tim PLN UIW NTT
- Editor: Roni Banase











Saat ini belum ada komentar