Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Antara Lona dan Lena

Antara Lona dan Lena

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 15 Mar 2021
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh. Melkianus Nino

Tak terdengar lagi bunyi ucap manusia. Kesibukan awal bias hingga petang membungkus lelah. Dan saat telah telat malam, sunyi sudah dihantam hitam. Tepatnya pada kesepian, hanya terdengar sang Master of Ceremony membuka kata per kata-cakapan sedikit lelucon juga terpaut histori Valentine. Aku duduk membelakangi daun pintu kamar, menatap ratusan buku menumpuk hampir semester. Ketegangan jiwa mengusik kalbu, mana yang tepat untuk membaca temani malam.

Namun, sulit berteman temani tumpukan itu. Sudah kupilah-pisah buku fiksi dambaanku, Pesastra Khalil Gibran. Tiada kesan penuhi gundah naluriku, yang ada hanya belaka. Aku lempari dan jatuh mengecup lantai. Aku kembali meneteskan setetes air mata, saat buku itu, kupeluk erat kayaknya cinta membendung tegang jiwa ini.

Aku tak tahu, apa yang harus dilakukan terhadap tegangnya sang jiwa. Buntung benar untung, jiwa masih menyatu-setubuh. Sedangkan cinta yang aku lamar menjadi penyatuan malah belum sama sekali hadir. Sebagai penghiburan duniawi.

Setiap rutinitas keseharianku, selalu bertemu rupa-rupa wajah dengan paras berbeda. Namun, Aku sulit memilih dan tersentuh hati. Waktu yang akan memastikan jika layak. Dan bila kayak nanti, akan kusemayamkan dengan hari lalu.

“Apakah sedemikiannya, ketegangan jiwa”.

Aku mengenakan jaket putih, menutup kepala oleh kedinginan juga pening-pusing yang menusuk kening. Aku beranjak keluar bilik dan menuju sumber suara.

Semunya bayangan serupa, seruan banyak insani datang silih berganti tanggalkan mimpi tinggalkan cerita tiada batas finis. Inginnya, jika membawa berkat. Tetapi tetap sama dan benar semua tak sama. Hanyalah mungkin kembaran yang sama tetapi Aku akan salah memilih jika rupa wajah semiripan. Nama yang berbeda dengan ciri khas pembawaan diri.

Si kembar, serahim Lona dan Lena.

Terurai rambut panjang yang sama, kulit sawo matang, hidung mancung ala Pinocio, dagu memanjang bundar ke bawah dan kedua taring yang tepat jika melepas tawa. Apalagi jika sedang merobek-nikmati seutuh pizza, serta masih banyak yang sukar dibedakan.

Aku menghadiri acara tanpa undang di acara Valentine Day di tetangga sebelah. Aku turut menyaksikan dansa perpasangan. Banyak tanya menggugah benak, saat ada suara di belakangku.

“Sukar memastikan kedua kembar cantik itu!”kata seorang lelaki.

Aku mendengar dengan perasaan dengan luapan sindiran ringan yang mengundang senyum, di hari penuh kasih sayang. Aku kembali duduk di kursi sewaan kosong sembari melumat sebatang rokok L.A merah. Kepulan asap membuat suasana di plafon tenda biru terasa berbeda.

Saat pencinta dansa merehab sejenak dari operator musik masih melirik lantunan lainnya. Aku tak menyadari kalau kursi yang Aku tempati adalah, salah satu dari si kembar itu. Perangahku, saat ada suara ringan membangunkan jiwa meranaku.

“Maaf Kak, permisi!”.

Aku membangunkan diri dari kursi hangat itu, dan bangkit dan tempati lainnya. Sedikit terkesan, tiada respons balik kepadanya. Pikiran terpaut dan terkerat batuan karang. Sulit untuk memutarnya kembali. Jiwa yang menegangkan terasa tersembuhkan oleh kedua sosok yang berdampingan denganku. Aku ingin memulai membuka suara, hanya terpaut rasa gulana.

Pemandangan malam menyerupai siang dengan mata yang tak mengedip memandang indah. Gemawan sungguh bersahabat di hujung pukul 10.00 malam. Aku ingin bersahabat lebih jauh kepada harapan yang menunda selama ini. Kemampuan masih jauh dari ambang pintu. Pintu hati terketuk untuk mengetuk salah satu kembar itu, hati menginginkan seuntai ucap perkenalan namun menjauh pada keraguan dulangi kebimbangan.

Putaran waktu dan lirikan terus menghibur persahabatan malam. Alam malam sangat bersahabat, yang sebetulnya malam adalah gerimis, namun menjauh hilang. Ada satu harapan biarkan sampai esok hingga petang nanti.

Gulir waktu saling menggantikan angka misteri. Hujung tadi, menutup selimut kesepian. Aku menunduk mengutak-atik media sosial. Aku kembali mengangkat wajah dan memandang pada Dua Paras Indah itu. Mereka telah pulang dan pergi lepaskan kasih sayang.

Keramaian dipintal tali sepi. Pintu histori Valentine malam tertutup legam sunyi. Aku meneropong dengan kotor mata, semua berpaling saling berpamitan. Dengan membalik arah, aku menuju kediaman.

Dalam bilik pembiasaan, aku terkenang ingatan tadi dan memenung kedua raut kembar. Aku telah menilai diri ini, bahwa aku terus disetrum tegangan listrik berjiwa.

Aku teringat empat jam tadi, bahwa Cinta adalah misteri. Karena misteri itu, sesuatu yang membuat getar dan teriris kata terpendam yang tak terungkap.(*)

*/Penulis merupakan Pegiat Literasi dan Menetap di Atambua

Foto utama oleh padangkita.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kedubes Australia ‘Media Visit’ 4 Hari di NTT

    Kedubes Australia ‘Media Visit’ 4 Hari di NTT

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Kedutaan Besar Australia di Jakarta melakukan kunjungan media ke Kupang, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 25—28 Juni 2024. Kunjungan ini untuk memberikan kesempatan kepada rekan-rekan wartawan mengetahui lebih dalam dan melihat secara langsung tentang kemitraan strategis antara Australia dan Indonesia dalam sektor pembangunan terutama dalam hal penanggulangan bencana, pendidikan, kesetaraan gender, ketahanan masyarakat […]

  • Revitalisasi Bahasa Manggarai Selaras Perbup Manggarai Timur

    Revitalisasi Bahasa Manggarai Selaras Perbup Manggarai Timur

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Borong, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat Pelatihan Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah untuk Bahasa Manggarai. Pelatihan Guru Utama berlangsung di Kevikepan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, pada 23—27 Mei 2023. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kegiatan rapat koordinasi (Rakor) antarinstansi dalam rangka Pelindungan Bahasa Daerah di Provinsi NTT Tahun 2023. […]

  • Yayasan Arnoldus Wea Gugah Anak NTT Berani Berjuang dan Raih Impian

    Yayasan Arnoldus Wea Gugah Anak NTT Berani Berjuang dan Raih Impian

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Yayasan Arnoldus Wea tetap fokus dan konsisten dengan visinya membangun SDM muda Nusa Tenggara Timur. Komitmen tersebut dibuktikan lagi dengan sebuah terobosan baru, menelurkan program ke-16 dengan tajuk: Kelas Inspirasi Arnolduswea Foundation. Kegiatan ini menghadirkan beberapa tokoh dari beragam profesi. Mereka menceritakan atau berbagi inspirasi tentang apa saja tugas dan peran […]

  • Megawati Bakal Dukung Ganjar Pranowo

    Megawati Bakal Dukung Ganjar Pranowo

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Asyari Usman Ujung pertarungan (sandiwara atau serius) antara Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Jokowi, sudah mulai terlihat makin jelas. Bu Mega akan terpojok. Dan tak berkutik. Beliau dan PDIP akhirnya akan mendukung Ganjar Pranowo menjadi capres 2024. Jokowi, yang di-backup Luhut Binsar Panjaitan dan oligarki, terlalu kuat untuk dilawan oleh Bu Mega. Dari […]

  • Batang Pisang Bermanfaat Bagi Kesehatan. Apa saja? Yuk Simak

    Batang Pisang Bermanfaat Bagi Kesehatan. Apa saja? Yuk Simak

    • calendar_month Kam, 29 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 3Komentar

    Loading

    Pohon pisang banyak ditanam pekarangan di rumah warga maupun di kebun. Budaya masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), usai memanen atau memangkas setandan pisang, maka akan membuang bahkan memakai batang pisang sebagai pakan ternak hewan terutama babi dan sapi. Lantas, seperti apa manfaat batang pisang di luar negeri? Simak artikel ini ya Masyarakat Bali menggunakan batang […]

  • Gubernur Laka Lena Tekankan ASN NTT Harus Prima di Tahun 2026

    Gubernur Laka Lena Tekankan ASN NTT Harus Prima di Tahun 2026

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Alex Raditia
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Loading

    Gubernur Laka Lena menekankan untuk meningkatkan kinerja jajarannya di tahun yang baru ini, akan dilakukan evaluasi berkala kepada para ASN serta perangkat daerah secara objektif melalui berbagai instrumen seperti penataan birokrasi.   Kupang | “Setelah libur Natal dan Tahun Baru kemarin, kiranya saya berharap dari seluruh ASN lingkup Pemprov NTT, ada semangat baru, motivasi baru, […]

expand_less