Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Aware Program Air Bersih dan Sanitasi, PLN UIP Nusra Sabet Award

Aware Program Air Bersih dan Sanitasi, PLN UIP Nusra Sabet Award

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
  • visibility 111
  • comment 0 komentar

Loading

Dari sekian program CSR yang dinilai, PT PLN (Persero) UIP Nusra meraih penghargaan predikat Platinum SDGs kategori air bersih dan sanitasi layak untuk program bertajuk “Dari Lereng ke Ladang dan Puskesmas: Cerita Air Bersih dari Poco Leok”.

 

Mataram | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) kembali menyabet penghargaan Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2025 dari La Tofi School of Social Resposibility pada malam penganugerahan yang berlangsung di Jakarta, Rabu, 2 Juli 2025.

Dari sekian program CSR yang dinilai, PT PLN (Persero) UIP Nusra meraih penghargaan predikat Platinum SDGs kategori air bersih dan sanitasi layak untuk program bertajuk “Dari Lereng ke Ladang dan Puskesmas: Cerita Air Bersih dari Poco Leok“.

“Melalui ajang Nusantara CSR Awards 2025, kita disuguhkan ragam praktik baik yang membumi, berdampak, dan penuh harapan. CSR bukan sekadar program, tetapi janji bersama untuk masa depan yang lebih baik,” ujar La Tofi, Chairman La Tofi School of Social Responsibility.

Penghargaan ini diberikan karena program PLN Peduli ‘Desa Berdaya’ ini telah memberi dampak positif bagi masyarakat dan menjadi wujud komitmen dalam berkelanjutan program.

Program ini menjawab masalah struktural yang sudah lama dihadapi warga Desa Lungar, yakni tidak adanya air bersih di rumah, ladang, sekolah, dan puskesmas. Warga harus menuruni lereng curam hingga 2 km setiap hari hanya untuk mengambil air.

Dalam melaksanakan program ini, PT PLN (Persero) UIP Nusra melibatkan tokoh adat, tenaga kesehatan, kelompok tani, pemuda, dan perempuan – bukan hanya sebagai penerima, tapi juga sebagai pelaksana. Pendekatan padat karya membuka lapangan kerja lokal, memperkuat rasa kepemilikan, dan membangun kapasitas teknis masyarakat untuk pemeliharaan jangka panjang.

Melalui instalasi perpipaan sepanjang 3 km dan pembangunan MCK strategis, PT PLN (Persero) UIP Nusra berhasil mengalirkan air dari hutan adat ke pusat kehidupan masyarakat, membawa perubahan dalam kualitas hidup. Air dialirkan dari sumber mata air Ulu Wae Wara menuju Dusun Mesir, Cako, Lungar, dan sekitarnya. Melalui bantuan air bersih ini, lebih dari 120 keluarga telah merasakan manfaat akses air bersih yang lebih dekat, nyaman, dan layak.

“Sebelum ada air, kami setengah mati cari air di hutan. Habis itu kami pikul lagi dari hutan ke rumah,” kata Regina Dunur, warga Desa Lungar.

Bukan hanya untuk kebutuhan rumah tangga, program air bersih ini juga diperuntukkan bagi ladang-ladang kecil yang menghidupi keluarga, sampai fasilitas kesehatan (puskesmas dan posyandu).

Desa Lungar merupakan desa yang berada di ring-1 PLTP Ulumbu. Desa ini mengalami keterbatasan yang serius dalam mengakses air bersih. Warga harus berjalan 2 km ke lereng terjal untuk mengambil air bersih. Fasilitas umum seperti puskemas juga belum memiliki sarana mandi cuci kakus (MCK) yang memadai sehingga tidak bisa menunjang layanan kesehatan secara optimal.

“Sebelum ada MCK dan air bersih memang kita repot untuk membersihkan alat-alat kesehatan atau persiapan persalinan, karena memang sebelum ada program CSR ini susah sekali untuk ke toilet karena lokasinya itu beresiko,” kata Venansisus Rentang, Tenaga Kesehatan Desa Lungar.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Yasir, menjelaskan PLN melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) merespons kondisi tersebut dengan membangun sistem perpipaan air bersih dari sumber mata air menuju 3 titik prioritas, yaitu lahan hortikultura, rumah adat, dan puskesmas.

“Melalui pendekatan partisipatif dan penghormatan terhadap kearifan lokal (ritual sesi Agu Ata Lami Ulu Wae, forum adat Tabe Gendang), program ini tidak sekadar membangun infrastruktur, tapi juga merawat relasi antara perusahaan dan komunitas lokal,” kata GM Yasir.

Program ini mencakup pembangunan tandon air dan fasilitas MCK yang, selain mendukung kesehatan masyarakat, infrastruktur ini juga dirancang untuk mendukung keberlanjutan program hortikultura yang sebelumnya telah dijalankan.

“Tujuan utama program ini adalah meningkatkan akses air dan sanitasi yang layak bagi masyarakat di ring-1 proyek. Ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk memastikan bahwa pembangunan pembangkit berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan dasar warga,” lanjutnya.

PLN, kata GM Yasir, berkomitmen menjadikan program TJSL ini sebagai bentuk kontribusi langsung terhadap keberlanjutan sosial dan lingkungan di sekitar area proyek.

Tim penilai Nusantara CSR Awards 2025 menilai program ini menunjukkan bahwa CSR bukan sekadar memberi, tetapi mengakar, menyentuh, dan mentransformasi kehidupan.

Perlu diketahui, Nusantara CSR Awards merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan La Tofi School of Social Responsibility. Ajang ini ditujukan kepada perusahaan yang dinilai berkomitmen dan berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungan. Penghargaan nasional ini memberikan perhatian khusus pada pengembangan ekonomi sirkular, selain tema SDGs yang menjadi acuan hingga 2030 dan CSR sebagai instrumen untuk mencapainya.

Ajang ini mengapresiasi 70 program dari 39 perusahaan, yang didominasi PT PLN (Persero). Keseluruhan program dinilai telah membuktikan dampak langsung terhadap masyarakat dan lingkungan.

Di samping penghargaan untuk kategori air bersih dan sanitasi layak, PT PLN (Persero) juga menerima penghargaan SDGs khusus karena menjalankan CSR sesuai wilayah risiko operasional dan berdampak signifikan pada keberlanjutan dengan program electrifying agriculture (EA).(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMPK Frater Maumere Gapai Fasilitas dari Gerakan Menulis Buku Indonesia

    SMPK Frater Maumere Gapai Fasilitas dari Gerakan Menulis Buku Indonesia

    • calendar_month Jum, 12 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | Sebagai Sekolah Aktif Literasi Nasional, SMPK Frater Maumere di Kabupaten Sikka,Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggapai fasilitas Buku Antologi Cerpen Siswa 150 eksemplar, Plakat Sekolah Aktif Literasi Nasional, Piagam Sekolah dan Kepala Sekolah Aktif Literasi Nasional, PIN Gerakan Menulis Buku (GMB), dan baliho literasi. Fasilitas GMB kepada SMPK Frater Maumere diserahkan […]

  • Gubernur NTT : “Jadi Pemimpin Harus Jujur dan Jangan Pura-pura Kerja!”

    Gubernur NTT : “Jadi Pemimpin Harus Jujur dan Jangan Pura-pura Kerja!”

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere, gardaindonesia.id | Viktor Bungtilu Laiskodat- Gubernur NTT, mengajak para camat dan kepala desa untuk menjadi pemimpin yang jujur. Memiliki disiplin, etos kerja, dan inovasi. “Kita harus jujur untuk kerja. Jangan pura-pura kerja. Kalau kita jujur, masyarakat pasti akan mengikuti arahan dan kebijakan kita. Tidak ada satu orang pun pemimpin yang mau dihina. Tapi kalau […]

  • Bea Cukai Tindak Tegas 60 Pegawai Terlibat Fraud Periode 2024—2025

    Bea Cukai Tindak Tegas 60 Pegawai Terlibat Fraud Periode 2024—2025

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Selain bersih-bersih internal, Bea Cukai pun menyiapkan strategi menghadapi target penerimaan Rp336 triliun pada 2026. Langkahnya meliputi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk penelitian nilai pabean, modernisasi laboratorium.   Jakarta | Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mencatat 27 pegawai diberhentikan pada 2024 karena fraud dan pelanggaran disiplin berat. Tahun 2025, hukuman atas 33 […]

  • Ketua Kadin NTT & Tim Kunjung Desa Binaan Bank NTT di Alor

    Ketua Kadin NTT & Tim Kunjung Desa Binaan Bank NTT di Alor

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kalabahi, Garda Indonesia | Pada Senin pagi, 12 September 2022, Bobby Lianto M.M., MBA, Ketua Kadin NTT bersama Reinhart R. K. Djo, Kasubdiv Kredit Sektor Pariwisata Ekonomi Kreatif & Desa Binaan Bank NTT, serta Echni Marisa Killa, Staf Pelaksana Kasubdiv, dalam kegiatan sebagai juri desa binaan Bank NTT mengunjungi pulau Alor di Nusa Tenggara Timur […]

  • Enam Ton Per Hektar, Target Produksi Jagung di ‘Food Estate’ Belu

    Enam Ton Per Hektar, Target Produksi Jagung di ‘Food Estate’ Belu

    • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM dan Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens, M.M. bersama Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ir. Ali Jamil, MP., PH.D, Direktur Serealia Dirjen Tanaman Pangan, Dr. Ir. Moh. Ismail Wahab, Kepala BWS Nusra II, Kadis Pertanian Provinsi NTT dan Kadis […]

  • Seminari BSB Maumere Minta Maaf & Klarifikasi ‘Hukuman Makan Kotoran Manusia’

    Seminari BSB Maumere Minta Maaf & Klarifikasi ‘Hukuman Makan Kotoran Manusia’

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | Kepala Seminari Menengah St. Maria Bunda Segala Bangsa (setara SMP) di Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merilis pernyataan resmi menanggapi berita terkait kasus kekerasan terhadap puluhan siswa, di mana para siswa itu diberitakan dipaksa makan kotoran manusia (feses). Dalam salinan rilis yang diterima media ini, pada Selasa malam, […]

expand_less