Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » BBKSDA NTT Kembalikan 6 Ekor Komodo dari Jawa Timur ke Flores Utara

BBKSDA NTT Kembalikan 6 Ekor Komodo dari Jawa Timur ke Flores Utara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pelbagai upaya pelestarian terhadap sumber daya alam yang dimiliki NTT terus dilakukan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT. Hal tersebut disampaikan pada jumpa pers yang berlangsung pada Kamis, 11 Juli 2019, bertempat di Kantor BBKSDA NTT.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala BBKSDA NTT, Ir. Timbul Batubara, M. Si., Kepala seksi Pemanfaatan dan Pelayanan (P2), Mugi Kurniawan, Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan (P3), Emanuel Ndun, serta Kepala Bidang Teknis BBKSDA NTT, M. Saidi.

Mugi Kurniawan, dalam penyampaiannya kepada awak media mengatakan bahwa ada beberapa hal yang akan dilakukan oleh BBKSDA NTT, diantaranya Rencana penyerahan dan pelepasliaran Komodo yang diperdagangkan secara liar oleh BBKSDA Jawa Timur (Jatim) kepada BBKSDA NTT, rencana repatriasi Kura-kura Leher Ular (Chelonida mccordi) Rote yang didatangkan dari Singapura.

Yang berikut pengembangan Taman Wisata Alam (WTA) Manipo, melalui konsep 3 (tiga) pilar, yang melibatkan pemerintah, pendekatan adat dan juga pendekatan Agama.

“Kenapa Manipo?, karena di sana satwa seperti buaya hidup berdampingan dengan masyarakat, ada juga rusa dan masih ada yang lain”, ujar Mugi.

Kepala BBKSDA NTT, Ir. Timbul Batubara, M. Si.

Pengembalian Komodo ke Habitatnya

Penggagalan perdagangan liar komodo oleh Polda Jatim, bersama BBKSDA Jatim dan juga Mabes Polri beberapa waktu lalu juga telah melewati tahap pemeriksaan DNA oleh LIPI dan sudah mendapatkan kecocokan habitat.

“Sesuai hasil identifikasi DNA oleh LIPI menunjukkan bahwa ada kemiripan dengan habitatnya di Flores Utara”, ujar Emanuel Ndun.

Sementara itu, Timbul Batubara, mengatakan bahwa penetapan habitat ada beberapa tempat yang menjadi pilihan di Flores yaitu di pulau Lomos di Manggarai Barat, Hutan Lindung Kota Manggarai Timur dan juga di Ngada, Pulau Ontoloe, tetapi pilihan tepat berada di pulau Ontoloe, Riung, Kabupaten Ngada.

“Pilihan habitat di Ontoloe karena berdasarkan hasil identifikasi kami dengan berbagai pertimbangan bahwa ketika dilepas memudahkan pemantaun”, ujar Timbul.

Jumlah Komodo yang akan dilepas di Ontoloe, menurut Timbul, ada 6 (enam) ekor, yang akan didatangkan pada tanggal 15 Juli mendatang melalui jalur udara dari Surabaya ke Bali lalu dilanjutkan ke Labuan Bajo kemudian akan menempuh perjalanan darat menuju Pulau Ontoloe.

Proses pelepasan liar Komodo, lanjut Timbul, ada 3 (tiga) hal penting yang harus dipenuhi yaitu sifat liar dari Komodo, agar dapat bertahan dari serangan mangsa. Menurutnya, kesehatan komodo juga perlu diperhatikan.

“Sifat liar komodo harus diperhatikan agar mampu bertahan dari serangan predator. Karena komodo bisa memangsa komodo juga, bisa juga dari buaya atau ular. Kesehatan komodo juga perlu diperhatikan sebelum dilepaskan”, tutur Timbul.

Yang ketiga, menurut Timbul adalah zoonosis atau infeksi yang ditularkan antara hewan vertebrata dan manusia.

Untuk memenuhi ketiga hal tersebut serta menjamin kenyamanan dan keamanan dari komodo tersebut akan dilakukan habituasi dikandang habituasi.
“Habituasi ini akan dilakukan kurang lebih 5-7 hari supaya satwa kita ini nyaman kembali ke habitatnya”, tandas Timbul. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase) Foto by www.google.com
  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suksesi Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Fokus Tiga Hal

    Suksesi Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Fokus Tiga Hal

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Hingga 12 Maret 2025, pemerintah telah mencairkan anggaran senilai 710,5 miliar rupiah untuk program MBG dan penyerapan anggaran MBG masih tergolong minim,   Jakarta | Anggaran program makan bergizi gratis (MBG) di tahun 2025 diprediksi bisa mencapai 171 triliun rupiah. Anggaran ini naik signifikan dari rencana awal 71 triliun rupiah. Program MBG ditargetkan menjangkau 82,9 […]

  • Pemerintah Sepakat Ongkos Umrah Jemaah Haji 49,8 Juta Rupiah

    Pemerintah Sepakat Ongkos Umrah Jemaah Haji 49,8 Juta Rupiah

    • calendar_month Kam, 16 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah dan Komisi VIII DPR telah menyepakati besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 1444 Hijriah atau 2023 Masehi dengan rata-rata Rp90.050.637,26 per jemaah haji reguler. Angka ini terdiri atas dua komponen, yaitu biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang ditanggung jemaah dengan rata-rata Rp49.812.700,26 (55,3%) dan penggunaan nilai manfaat per jemaah sebesar […]

  • AMM-NTT Tolak Diskursus Penutupan & Relokasi Penduduk di Pulau Komodo

    AMM-NTT Tolak Diskursus Penutupan & Relokasi Penduduk di Pulau Komodo

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Diskursus (wacana) Penutupan Pulau Komodo dan Relokasi Penduduk di Pulau Komodo oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat yang menuai kontroversi di mata publik dan direspon oleh Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Nusa Tenggara Timur (AMM-NTT). Sebagai bentuk aksi protes terhadap diskursus yang dikeluarkan oleh Gubernur NTT tersebut, Aliansi Masyarakat […]

  • Potret Pertanian NTT Selama 10 Tahun – ‘Sama Sa Atau Lebe Bae?’

    Potret Pertanian NTT Selama 10 Tahun – ‘Sama Sa Atau Lebe Bae?’

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yezua Abel, Statistisi BPS Provinsi NTT Jumlah usaha pertanian perorangan (UTP) hasil Sensus Pertanian 2023 mencapai 902 ribu unit atau turun 2,85 persen dibanding ST2013. Sedangkan jumlah rumah tangga usaha pertanian (RTUP) mengalami kenaikan menjadi 873 ribu rumah tangga dari 780 ribu rumah tangga atau naik 12,10 persen dari tahun 2013. Jumlah petani […]

  • Hari Pertama di Kupang, Andriko Lantik Yohanes Jadi Pj Bupati SBD

    Hari Pertama di Kupang, Andriko Lantik Yohanes Jadi Pj Bupati SBD

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Penjabat Gubernur NTT periode 2024—2025, Andriko Noto Susanto telah tiba di Kota Kupang. Andriko menggunakan pesawat Citilink penerbangan subuh dari Jakarta ke Kupang, tiba pada Minggu pagi, 8 September 2024 pukul 06:00 Wita di Bandara El Tari Kupang. Kepala Biro Tatapem Setda NTT, Doris Rihi membenarkan bahwa Pj Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto […]

  • BI NTT ‘Launching’ Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2024

    BI NTT ‘Launching’ Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2024

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pemukulan beduk oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Agus Widjajati dan Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake menandai dimulainya road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2024 yang dihelat Bank Indonesia Provinsi NTT di aula El Tari Kupang pada Rabu malam, 3 April 2024. Menurut Agus Widjajati, road to Festival Ekonomi […]

expand_less