Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » BPBD Kota Kupang Helat Pelatihan Peningkatan Kapasitas TRC

BPBD Kota Kupang Helat Pelatihan Peningkatan Kapasitas TRC

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Upaya memberikan kenyamanan terhadap seluruh masyarakat terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, terutama dalam hal penanganan bencana alam; diwujudkan melalui Pelatihan Penanggulangan Bencana, Tim Reaksi Cepat (TRC), yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang.

Pada Rabu, 10 Juli 2019 bertempat di Neo Aston Hotel Kupang, melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Kupang mengadakan pelatihan selama 3 (tiga) hari, dengan menghadirkan narasumber dari BNPB RI, AGD Dinkes Prov. DKI Jakarta, SAR Kupang, BPBD Kota Kupang dan Orari Kota Kupang.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan logistik BPBD Kota Kupang, Judi Reki Taulo, SE., kepada awak media mengatakan bahwa tujuan kegiatan adalah untuk menambah pengetahuan dari para personil dalam penanggulangan bencana.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme dari para personil terutama dalam pengoperasian alat-alat yang nanti digunakan di lapangan”, ujar Judi.

Guna mencapai tujuan tersebut, menurut Judi, pelatihan ini terbagi dalam beberapa tahap yaitu presentasi, tanya jawab dan juga praktek. “Praktek di kantor SAR, itu hari terakhir”, pungkas Yudi.

Sementara itu, Kepala seksi Evakuasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Asep Supriatna, SE., MM., mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para personil BPBD khususnya Tim Reaksi Cepat.
“Kegiatan ini guna meningkatkan kapasitas dari para personel agar tau apa yang harus dibuat di lapangan sesuai pedoman yang ada “, ujar Asep.

Suasana pelatihan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Kupang di Neo Aston Kupang

Pedoman atau aturan kerja TRC, menurut Asep yaitu tertuang dalam Peraturan Kepala (Perka) BNPB Nomor 9 Tahun 2008 tentang Prosedur Tetap Tim Reaksi Cepat Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
“Semua kerja TRC dari awal sampai akhir sudah diatur dalam Perka tersebut”, jelas Asep.

TRC sendiri, ujar Asep, memiliki tugas yang sangat penting pasca bencana yaitu mengkaji secara cepat dan tepat di lokasi bencana dalam waktu tertentu dalam rangka mengidentifikasi cakupan lokasi bencana, jumlah korban, kerusakan prasarana dan sarana, gangguan pada fungsi layanan umum serta pemerintah juga saran yang tepat dalam upaya penanganan bencana.

“TRC melakukan kajian cepat kemudian melaporkan hasilnya secara bertahap, yaitu laporan awal ketika tiba di lokasi bencana, laporan harian dan laporan akhir yang lengkap. Laporan tersebut sebagai acuan BPBD untuk mengadakan koordinasi guna menentukan tindakan selanjutnya”, jelas Asep.

Asep menambahkan bahwa waktu yang dibutuhkan TRC dalam melakukan pengkajian bergantung pada cakupan lokasi bencana. Berkaitan dengan tindakan penanganan pasca kajian cepat dari TRC, Asep menyebutkan waktunya secepat mungkin.

“Waktu yang dibutuhkan untuk pengambilan tindakan lanjutan itu maksimal 1 kali 24 jam”, ujar Asep.

Pada kesempatan tersebut BNPB RI akan membawakan 3 materi diantaranya, Sistem Komando Tanggap Darurat Bencana, Tim Reaksi Cepat Kabupaten/Kota dan yang terakhir Kaji Cepat.

Sementara itu, jumlah peserta yang hadir sebanyak 40 (empat puluh) orang, diantaranya dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas PU, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, PMI Kota Kupang, dan Bapeda Kota Kupang(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase) Foto by cahayabaru.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • BERSEJARAH! Prabowo Lantik Serentak 961 Kepala Daerah di Jakarta

    BERSEJARAH! Prabowo Lantik Serentak 961 Kepala Daerah di Jakarta

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Momen bersejarah pertama kali di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto melantik 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, 85 wakil wali kota dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah dilantik serentak di Istana Merdeka.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah dari seluruh Indonesia yang digelar […]

  • Pandemi 2021, Tahun Ketiga PNK Kupang Bantu Usaha Dodol Pisang Legit Sari

    Pandemi 2021, Tahun Ketiga PNK Kupang Bantu Usaha Dodol Pisang Legit Sari

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada masa pandemi Covid-19 di tahun 2021, Politeknik Negeri Kupang (PNK) dengan dukungan Kemenristek DIKTI kembali melakukan penerapan dan pengembangan hasil riset perguruan tinggi untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Mitra Kelompok Usaha ‘Dodol Pisang Legit Sari’ yang berlokasi di Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Baca […]

  • Tatap Muka dengan STIKom Uyelindo, Gubernur Viktor Ajak Kolaborasi

    Tatap Muka dengan STIKom Uyelindo, Gubernur Viktor Ajak Kolaborasi

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Suka atau tidak suka, tapi saat ini teknologi informasi memegang peranan sangat penting, baik dalam bidang bisnis maupun pemerintahan,” ujar Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat bertatap muka dengan Panitia Seminar Nasional dan Konferensi Teknik Informatika dan Komunikasi ke-5, di Ruang Kerja Gubernur, Selasa 17 September 2019. Kepada panitia yang […]

  • Wakil Bupati Belu : Pemimpin Adalah Orang yang Kedepankan Rasa Adil

    Wakil Bupati Belu : Pemimpin Adalah Orang yang Kedepankan Rasa Adil

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Manusia- manusia Indonesia yang menjadi pemimpin, mulai dari presiden sampai RT/ RW adalah orang- orang yang harus mengedepankan rasa adil demi kemakmuran rakyat. Demikian dikemukakan Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan di hadapan puluhan warga Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 15 Juli […]

  • Edukasi Literasi ala FKIP UPG 45 NTT Bagi Anak SD dalam Festival Li Ngae

    Edukasi Literasi ala FKIP UPG 45 NTT Bagi Anak SD dalam Festival Li Ngae

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kehadiran mahasiswa dan dosen FKIP Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT dalam kegiatan Festival Li Ngae pada 17—25 Oktober 2019 di Pulau Semau, Kabupaten Kupang – Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka memberikan edukasi literasi. Adapun bentuk edukasi literasi yang diberikan Mahasiswa dan Dosen Prodi Pendidikan Bahasa […]

  • Jelajah Musik Tradisional Timor dengan Inovasi Instrumen Gaya Baru

    Jelajah Musik Tradisional Timor dengan Inovasi Instrumen Gaya Baru

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi kaya warisan budaya, adat istiadat, bahasa, dan musik tradisional. Salah satu jenis budaya yang mengakar kuat pada masyarakat NTT adalah budaya tutur atau lisan. Tradisi ini ada dalam kehidupan, mulai dari ritual adat, syair gembala saat menggembalakan ternak, nyanyian saat panen hasil kebun, membangun rumah adat, hingga nyanyian penghiburan […]

expand_less