Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan telah dilaksanakan sejak 18 Mei 2022 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Vaksin yang diberikan berupa imunisasi campak rubela untuk usia 9 bulan—12 tahun, serta imunisasi kejar untuk anak usia 12—59 bulan yang tidak lengkap imunisasi OPV, IPV, dan DPT-HB-Hib. BIAN ini bertujuan mengejar cakupan imunisasi yang rendah.

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2021 telah menargetkan capaian program imunisasi dasar lengkap dalam RPJMD sebesar 90% dengan capaian IDL sampai dengan Desember 2021 79,5%, di tahun 2022 sampai dengan Mei capaian 33.8% dari target 37,5% masih ada kesenjangan 3,75%. Capaian ini perlu diantisipasi oleh seluruh kabupaten/kota agar dapat mengejar target sebagaimana yang ditetapkan.

Sementara, capaian pelaksanaan BIAN di Provinsi NTT yang telah dimulai sejak tanggal 18 Mei 2022 sampai keadaan 24 Agustus 2022, cakupan Imunisasi MR Provinsi NTT baru mencapai 50,6% dari target 95%, cakupan imunisasi kejar : IPV 13,7%, cakupan imunisasi OPV 11.2% dan cakupan imunisasi DPT-HB-H!B 22% dari target cakupan imunisasi kejar 80%.

Menyikapi kondisi tersebut, maka Pokja BIAN NTT yang diketuai oleh Asisten I Setda NTT, Erni Usboko mendorong dinas terkait terutama Dinas Kesehatan kabupaten/kota dapat berkolaborasi dengan UNICEF memaksimalkan target imunisasi yang dapat dilaksanakan secara masif hingga September 2022 dengan target cakupan tinggi dan merata di setiap wilayah di 22 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur.

Kepada awak media pada Rabu, 24 Agustus 2022, Erni Usboko mengungkapkan bahwa kondisi cakupan ini, menunjukkan Provinsi NTT masih jauh dari harapan. Ia memohon perhatian dan kerja keras dari seluruh jajaran kesehatan di Provinsi NTT. Hal lain yang perlu mendapatkan perhatian serius sebagaimana hasil temuan monitoring dan evaluasi terkait pengelolaan vaksin dan logistik di kabupaten/kota.

Anggota Pokja BIAN NTT, dr. Jeffry Jap dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT pun mengungkapkan bahwa capaian Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022 di seluruh kabupaten/kota belum mencapai target maksimal, ada yang telah mencapai level menengah.

“Kita tetap mendorong agar Dinas Kesehatan di kabupaten/kota melakukan imunisasi hingga kepada ribuan anak setiap hari. Untuk mencapai target imunisasi hingga 95% dan 80%, maka diperlukan kemitraan dan keterlibatan  stakeholder bersama dengan petugas kesehatan melayani anak-anak NTT yang teridentifikasi masuk dalam kelompok sasaran BIAN,” ungkap dr. Jeffry Jap.

Pelayanan imunisasi, imbuh dr. Jeffry Jap, dapat dilakukan di posyandu, sekolah, dan tempat keramaian. “Dan terkait stok vaksin dan logistik telah tersedia dan aman di seluruh kabupaten/kota sehingga para orang tua dapat membawa anak-anak untuk memperoleh imunisasi secara gratis,” tandasnya.

Sementara itu, Health Officer UNICEF FO Kupang, dr Alfian R Munthe menyampaikan pihaknya konsisten memberikan dukungan pelayanan imunisasi kepada anak-anak dan tidak ada diskriminasi pelayanan saat Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022. Selain itu, bersama dengan Dinas Kesehatan memastikan bahwa pemberian imunisasi telah mengikuti standard operational procedure (SOP).

“Dalam kampanye imunisasi BIAN, kami juga mendukung dalam sosialisasi lintas sektor dan memberikan pelatihan  kepada para petugas kesehatan,” ungkapnya didampingi Rosyana Lieyanty dari UNICEF FO Kupang.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Buah Naga Pakai Listrik” Petani Kefa Beralih dari Genset ke Listrik PLN

    “Buah Naga Pakai Listrik” Petani Kefa Beralih dari Genset ke Listrik PLN

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Kefamenanu, Garda Indonesia | Program Electrifying Agriculture ‘pelistrikan pertanian’ PLN di Kefamenanu menjadi dorongan bagi pelaku usaha di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sana banyak terdapat lumbung-lumbung bisnis yang dikerjakan oleh masyarakat maupun kelompok tani (Poktan) yang menanam dan mengolah Buah Naga dan Sayur Buncis di masa pandemi Covid-19. Pada […]

  • PLN UIP Nusra Wujudkan Integrasi Energi Hijau di Bali, NTB, dan NTT

    PLN UIP Nusra Wujudkan Integrasi Energi Hijau di Bali, NTB, dan NTT

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Loading

    Rizki menekankan bahwa konektivitas energi antara ketiga provinsi menjadi fondasi penting bagi kolaborasi lintas daerah, termasuk dalam menopang sektor-sektor prioritas.   Mataram | PLN melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian energi berbasis energi baru terbarukan (EBT) pada kegiatan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) kerja sama regional Bali, NTB, […]

  • Curi Ternak, 4 Napi Asal NTT Dipindahkan ke Nusakambangan

    Curi Ternak, 4 Napi Asal NTT Dipindahkan ke Nusakambangan

    • calendar_month Sen, 16 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Nusakambangan, Garda Indonesia | 4 (empat) narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang dijatuhkan hukuman karena melakukan tindak pidana pencurian ternak asal Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah pada Minggu, 15 Mei 2022. Pemindahan WBP ini berdasarkan perintah Gubernur Nusa Tenggara Timur, […]

  • Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake Terima Penghargaan dari Kemendagri

    Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake Terima Penghargaan dari Kemendagri

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (Pj Gubernur NTT), Ayodhia Kalake bersama 10 penjabat gubernur lainnya menerima penghargaan sebagai penjabat kepala daerah berprestasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tak hanya para penjabat gubernur, turut menerima penghargaan, 9 penjabat bupati dan wali kota. Ajang pemberian penghargaan kepada para penjabat kepala daerah ini diinisiasi oleh Kemendagri dan […]

  • Prof Wiku : Tak Ada Penerapan ‘Herd Immunity’ di Masa Pandemi

    Prof Wiku : Tak Ada Penerapan ‘Herd Immunity’ di Masa Pandemi

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Beredar luas di jejaring sosial wacana herd immunity di masa pandemi, melalui pemulihan aktivitas masyarakat yang produktif dan aman Covid. Opini yang dibangun merujuk pada langkah penanganan menuju herd immunity. Pemerintah melalui Gugus Tugas Nasional secara tegas meluruskan bahwa tidak ada rencana untuk menerapkan konsep herd immunity. Ketua Tim Pakar Gugus […]

  • Deretan UMKM ‘Onboarding’ 2023 Hasil Kurasi BI NTT

    Deretan UMKM ‘Onboarding’ 2023 Hasil Kurasi BI NTT

    • calendar_month Kam, 15 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 2Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Timur (Kpw BI NTT) memiliki program inisiatif berupa  onboarding, digitalisasi UMKM dan kreativitas sosial, disingkat BI-PRODUKS, untuk pengembangan UMKM berorientasi ekspor, UMKM digital, business matching pembiayaan perbankan, pengembangan kelompok subsisten, peningkatan produktivitas klaster pangan, penguatan jaminan produk halal melalui sertifikasi halal maupun fasilitasi IKRA, […]

expand_less