Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » CIRMA Latih Petani Cerdas Iklim, Jenete Asal TTS Jadi Pionir

CIRMA Latih Petani Cerdas Iklim, Jenete Asal TTS Jadi Pionir

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

Loading

Jenete mengungkapkan saat ini sementara mengelola lahan seluas 1,5 hektar. Jenis tanaman hortikultura dilakukan penanaman bergulir. Ke depan, ia bakal memfokuskan menanam cabai karena dapat beradaptasi dengan musim.

 

Kupang | Satu dasawarsa terdapat gap antara ilmu dan praktik petani kecil dalam bertani. 30 tahun lalu, petani masih menggunakan tradisi bertani relevan, namun di tengah tantangan iklim yang semakin keras, mereka perlu beradaptasi dan modifikasi dengan pengetahuan baru.

Menilik kondisi tersebut, maka CIRMA (Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri) sebuah private foundation sekaligus sebagai organisasi masyarakat sipil di level sub-nasional merangkai skema program untuk memajukan petani kecil. Seperti pelatihan yang dihelat pada 20—22 Mei 2025 di Neo El Tari Kupang.

Perlu diketahui, yayasan ini didirikan pada 2018, didedikasikan untuk mengkatalisasi perubahan positif pada komunitas miskin dan miskin ekstrem melalui program berbasis komunitas di bidang sanitasi, akses air bersih, keadilan iklim, adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, pertanian cerdas iklim dan pemberdayaan ekonomi.

Adapun sekitar 20 petani (termasuk penyuluh pertanian dan petani milenial) dari kabupaten/kota dari daratan Timor terdiri dari 12 orang utusan dari 6 desa dan 2 petani milenial. Mereka dilengkapi pengetahuan tentang iklim kemudian diharapkan dapat mentransfer pengetahuan atau pemahaman kepada petani di desa masing-masing.

Direktur CIRMA, John Mangu Ladjar menyampaikan, pelatihan ini menjadi bekal bagi mereka menjadi local champion di setiap kampung sehingga bisa memulai aksi-aksi bagaimana mendorong, memajukan petani dari aspek pengetahuan dan praktik-praktik petani yang lebih cerdas.

Dikatakan Jhon, CIRMA berkolaborasi dengan BMKG sejak Januari 2025, sebagai mitra strategis membangun capacity building bagi staf dan petani-petani kecil yang ada di 30 desa.

“Kita terus speak up agar praktik baik ini direplikasi bagi pihak-pihak yang punya misi yang sama untuk pertanian cerdas iklim di daratan Timor,” tandasnya.

Pose bersama para petani cerdas iklim bersama BMKG

Jenete To’kuan, petani milenial asal TTS jadi pionir

Jenete To’kuan, guru honorer bahasa Inggris di SD Negeri Penmina, mengajar hanya tiga hari, sisanya tiga hari dalam seminggu digunakan menjadi petani.

Perempuan kelahiran Bisuaf, Timor Tengah Selatan, 31 Januari 2001 ini tertarik melakoni pertanian itu karena orang tua petani, melihat prospek melihat dunia kerja yang semakin sempit, lalu melihat lahan tidur sebagai suatu peluang.

Perempuan berusia 24 tahun berdomisili di Bisuaf, Dusun 03 Desa Noinbila Kecamatan Mollo Selatan ini pun menjabarkan bagaimana cara mengelola lahan tidur itu, menanam sesuatu dari situ dan mendapatkan uang dari situ.

“Jadi misalnya saya kuliah ambil guru, saya harus menjadi guru. Saya kuliahnya sarjana ekonomi harus kerja di kantor, tidak perlu. Bisa lihat peluang yang ada di kampung kita, daripada kita pergi untuk cari uang di luar dengan menjadi TKW, lebih baik kita gunakan dan olah lahan tidur di sekitar kita,” tekannya.

Jane pun mengungkapkan saat ini sementara mengelola lahan seluas 1,5 hektar. Jenis tanaman hortikultura dilakukan penanaman bergulir seperti wortel, cabai, petcai, terong, kol. Ke depan ia bakal memfokuskan menanam cabai karena dapat beradaptasi dengan musim.

Jane juga mengakui dengan mengikuti pelatihan yang dihelat oleh CIRMA, dia lebih paham tentang cuaca dan iklim. Saat ini, petani menanam hanya memprediksi, mendengarkan penjelasan BMKG dengan prediksi-prediksi apa yang akan terjadi tiga bulan, enam bulan ke depan. Dan tidak hanya menggunakan insting saja.

“Pelatihan ini menjanjikan petani cerdas iklim dan membantu kami memahami adaptasi perubahan iklim,” tutupnya.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan SoE Dapat Vaksinasi Covid-19 Tahap I

    Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan SoE Dapat Vaksinasi Covid-19 Tahap I

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Rutan SoE kelas IIB menghelat vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang diperuntukkan bagi 204 warga binaan pemasyarakatan (WBP), 20 orang pegawai Rutan SoE dan keluarga menggunakan vaksin jenis AstraZaneca yang berlangsung di depan Rutan SoE, pada Kamis, 26 Agustus 2021. Kepala Rutan SoE Nixon G.L.Osingmahi, S.Sos., M.Hum. menyampaikan target vaksinasi tahap pertama […]

  • NTB NTT Menuju Swasembada Energi

    NTB NTT Menuju Swasembada Energi

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Melalui swasembada energi, kata GM PLN UIP Nusra, masyarakat NTB dan NTT dapat menikmati listrik andal tanpa kedip yang penting dalam menunjang aktivitas keseharian maupun industrial sebagai mesin penggerak roda perekonomian wilayah.   Mataram | General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Yasir, memaparkan swasembada energi menjadi arah pembangunan […]

  • Pinjaman Online Meneror, Satgas PASTI Beraksi

    Pinjaman Online Meneror, Satgas PASTI Beraksi

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase “Saya diteror layaknya jadwal minum obat bahkan lebih. Mereka tak peduli waktu, entah itu pagi, siang, sore, bahkan di saat kita sementara bekerja, mereka terus mengejar tanpa ampun melalui telepon, SMS, pesan hingga panggilan WhatsApp dengan nada kasar bahkan umpatan,” tutur Edy, seorang pengemudi online sembari menanyakan harus melapor ke mana […]

  • Kata Wartawan Liput Dibayar, Guru SMP Kristen 1 Amanuban Barat Dipolisikan

    Kata Wartawan Liput Dibayar, Guru SMP Kristen 1 Amanuban Barat Dipolisikan

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-TTS, Garda Indonesia | Empat orang wartawan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang dituduh menerima bayaran oleh guru SMP Kristen 1 Amanuban Barat, Dra. Maxima R. Bhia, pada Selasa, 30 Maret 2021, resmi melaporkan peristiwa yang mencederai profesi jurnalis tersebut ke Polres TTS. Keempat wartawan tersebut yakni, Yuferdi Inyo Faot dari media salamtimor.com, Lefinus […]

  • Siklon Tropis Lili di Laut Timor, Berpotensi Ancaman Cuaca Ekstrim

    Siklon Tropis Lili di Laut Timor, Berpotensi Ancaman Cuaca Ekstrim

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Siklon Tropis Lili tumbuh di wilayah Laut Timor. Siklon tropis ini menimbulkan ancaman cuaca ekstrim di wilayah Indonesia Timur dan Timor Leste Pada Kamis, 9 Mei 2019 pukul 10.00 WIB, Bibit Siklon Tropis 93S mengalami penguatan signifikan sehingga BMKG menyatakan bibit siklon tropis tersebut […]

  • Bareskrim Polri Periksa Rocky Gerung

    Bareskrim Polri Periksa Rocky Gerung

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri memanggil pengamat politik Rocky Gerung, Senin (4/9). Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittpidum) Bareskrim akan meminta klarifikasi terhadap Rocky Gerung terkait penyelidikan dugaan penyebaran berita bohong. “Rencana hari ini, 4 September 2023, penyidik akan mengundang saudara Rocky Gerung untuk kami mintai keterangan klarifikasi,” kata Direktur Tipidum Bareskrim Polri Brigjen […]

expand_less