Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » CV Maharani Kupang Belum Bayar Sisa Upah Tukang Besi Jembatan Sabuk Merah

CV Maharani Kupang Belum Bayar Sisa Upah Tukang Besi Jembatan Sabuk Merah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 20 Des 2019
  • visibility 99
  • comment 0 komentar

Loading

Belu,NTT- Garda Indonesia | Para tukang besi yang mengerjakan salah satu jembatan sabuk merah Laktutus III, Desa Nanaenoe, Kecamatan Nanaet Dubesi, perbatasan RI- RDTL, mengeluhkan sisa upah Rp.23.000.000 (dua puluh tiga juta rupiah) lantaran belum dibayar CV. Maharani Kupang dari total upah senilai Rp.70.000.000 (tujuh puluh juta rupiah).

“Kami sudah selesai kerja dari minggu lalu. Dong (mereka,red) baru kasih empat puluh tujuh juta. Kami minta sisa gaji dua puluh tiga juta itu tapi bilang tunggu. Dong janji bilang mau kasih tapi sampai sekarang belum. Dong alasan terlalu banyak,” ungkap para tukang kepada media ini, pada Jumat 20 Desember 2019 pagi.

Proyek Jembatan Merah di Laktutus III, Desa Nanaenoe, Kecamatan Nanaet Dubesi, perbatasan RI- RDTL

Pihak CV Maharani yang dikonfirmasi melalui korlap (koordinator lapangan), Edwin Sitongkir pada Jumat siang justru mempertanyakan peran wartawan dalam mengonfirmasi pihak- pihak terkait. Sitongkir sendiri meminta wartawan datangi kantor untuk bertemu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kuneru, Atambua. Tetapi ketika dihubungi lagi untuk memastikan bisa bertemu atau tidak, malah berkilah dengan mengatakan, PPK sedang berada di Kupang dan baru akan kembali ke Atambua pada 23 Desember mendatang.

Bahkan, ketika Garda Indonesia mencoba meminta nomor kontak PPK pun tidak diberikan oleh Sitongkir. “Oh, jadi pak yang telepon- telepon kah? Saya bingung sekarang ini. Oh, jadi pak yang sekarang cari- cari pak PPK kah? Pak PPK sekarang ada di Kupang, urusan terkait semua keuangan. Pak (wartawan,red) bawa semua tukang itu ke sini biar kita ngomong untuk hari ini kita tanggulangi semua. Kita pemerintah ini ‘kan mau tahu kontraktornya mengutang di mana, tukang siapa, perlu saya tahukah pak?. Kita sudah deal dan coba mediasi. Keuangan ini ‘kan ada prosesnya pak. Iya ‘kan? Kita pemerintah pak, kan bukan membayar, ” ungkap Sitongkir dengan suara keras kepada media ini melalui sambungan telepon.

Direktur CV Maharani, Rama Arnoldus Sutejo yang ditelepon media ini beberapa kali pun tidak direspons.

Menurut pengakuan seorang tukang besi, selain upah, biaya kontrakan rumah senilai Rp. 7.400.000 (tujuh juta empat ratus ribu rupiah) juga belum dibayar, termasuk uang solar senilai Rp. 4.000.000 (empat juta rupiah). Total uang yang harus dibayar oleh CV Maharani menurut para tukang, senilai Rp. 34.400.000 (tiga puluh empat juta empat ratus ribu rupiah). (*)

Penulis (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Bali Gembira, Cinta Seni dan Budaya

    Anak Bali Gembira, Cinta Seni dan Budaya

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Selama 2 (dua) minggu berada di Pulau Bali, ada hal menarik dan mengusik saya menelusuri kecintaan masyarakat Bali terutama anak-anak terhadap seni dan budaya Bali. Saat berada di Banjar Kolepekan, Desa Tumbakbayuh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Rabu, 16 Oktober 2019 sekitar pukul 18.30 WITA saat prosesi odalan sedang […]

  • Jabatan Pj Wali Kota Kupang Selesai, Fahrensy Funay Diganti Linus Lusi

    Jabatan Pj Wali Kota Kupang Selesai, Fahrensy Funay Diganti Linus Lusi

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Penjabat Wali Kota Kupang periode 2023—2024, Fahrensy Funay bakal mengakhiri masa jabatannya pada Kamis, 22 Agustus 2024. Ia dilantik oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2018—2023, Viktor Bungtilu Laiskodat pada Selasa, 22 Agustus 2023 di aula El Tari Kupang. Sebelum mengakhiri masa jabatannya, Fahrensy Funay menghadiri penutupan sidang III tahun 2023/2024 […]

  • Sosialisasi Rumah Perempuan : Migrasi Aman, Cara Jitu Bekerja di Luar Negeri

    Sosialisasi Rumah Perempuan : Migrasi Aman, Cara Jitu Bekerja di Luar Negeri

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Upaya memberikan edukasi tentang migrasi aman untuk bekerja di luar negeri terus dilakukan oleh Rumah Perempuan sebagai wadah untuk memperjuangkan hak perempuan yang menjadi korban tindak kekerasan dan perdagangan orang (Human Trafficking). Berkolaborasi dengan BNP2TKI, BP3TKI, Dinas PPPA NTT, Dinas Kopnakertrans dan DPD I Partai Golkar NTT, Rumah Perempuan NTT menghelat […]

  • PLN Akan Berikan Kompensasi untuk Pemadaman Listrik di Jabodetabek

    PLN Akan Berikan Kompensasi untuk Pemadaman Listrik di Jabodetabek

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, PLN akan terus berupaya maksimal untuk segera menormalkan aliran listrik kepada para pelanggan. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2019/08/05/listrik-padam-di-jabodetabek-presiden-jokowi-jangan-sampai-terjadi-lagi/ “Kami bekerja semaksimal mungkin penormalan seluruh pembangkit dan transmisi yang mengalami gangguan, saat ini sejumlah pembangkit listrik sudah mulai masuk sistem mencapai 9.194 MW”, ungkap Plt Direktur Utama (Dirut) […]

  • Lahan Kering NTT Sangat Luas; Josef Nae Soi Ajak Politani Optimalkan

    Lahan Kering NTT Sangat Luas; Josef Nae Soi Ajak Politani Optimalkan

    • calendar_month Kam, 4 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – “Lahan kering kita sangat luas. Sekarang orang banyak mencari lahan kering. Kita harus optimalkan lahan kering kita. Mari kita bekerja sama untuk NTT yang lebih baik,”ujar Gubernur 2 NTT Josef Nae Soi saat saat memberikan sambutan pada acara Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Upacara Wisuda Sarjana Terapan Angkatan X dan […]

  • 98 Desa Terisolasi di Pulau Adonara Nikmati Listrik PLN Lagi Pasca-Badai Seroja

    98 Desa Terisolasi di Pulau Adonara Nikmati Listrik PLN Lagi Pasca-Badai Seroja

    • calendar_month Rab, 14 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Flores Timur, Garda Indonesia | PLN berhasil memulihkan 92% jaringan listrik di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan wilayah paling terdampak pasca-Badai Siklon Seroja pada Senin, 5 April 2021. Kini, sebanyak 116 dari 125 gardu distribusi telah berhasil dipulihkan dan 24.352 pelanggan dapat menikmati listrik lagi. Untuk memperbaiki listrik […]

expand_less