Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Dampak Corona di NTT, Pelabuhan Ditutup & Frekuensi Penerbangan Dikurangi

Dampak Corona di NTT, Pelabuhan Ditutup & Frekuensi Penerbangan Dikurangi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris Bidang Pengendalian Pintu Masuk Keluar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT yang juga Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka, S.T., M.M. menegaskan, kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT di bidang perhubungan tidak berubah.

“Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelum-sebelumnya; kalau di bandara belum kita tutup tetapi yang terjadi adalah memang pengurangan frekuensi penerbangan. Itu juga karena maskapai penerbangan (airlines) sendiri yang mengambil kebijakan demikian,” tandas Isyak Nuka kepada pers di Kupang, pada Senin, 20 April 2020.

Dia mengaku, di dalam wilayah NTT umumnya masih dilayani oleh Wings Air dan Nam Air. “Kalau yang keluar masih ada Garuda, Lion Air, Batik Air dan City Link. Namun itu pun sudah banyak yang berkurang frekuensi penerbangannya. Ke depan kita akan meminta kepada pengelola bandara dalam hal ini pihak Angkasa Pura I mengurangi jam operasionalnya; kalau yang biasa dari pagi sampai malam. Maka berkaitan dengan pencegahan Covid-19 ini diminta supaya jam operasional mereka dikurangi sampai pukul 18.00 WITA atau jam 6 sore saja,” jelas mantan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT

Terkait video yang viral di media sosial warga masyarakat yang masih tertahan di Sape Kabupaten Bima Provinsi NTB, lanjut Isyak Nuka, semuanya disebabkan oleh ketidaktahuan mereka saja. “Mungkin 1—2 hari yang menjadi viral di media khususnya di pintu masuk sampai Labuan Bajo dan Lembor – Waingapu masih ada; semua itu lebih banyak dikarenakan ketidaktahuan dari para saudara kita terutama anak-anak mahasiswa,” ucap dia, berargumen.

Kadis Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka saat memberikan keterangan pers pada Senin, 20 April 2020 di Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov NTT (Foto oleh Very Guru)

Sejumlah warga masyarakat yang berada di luar NTT, sambung dia, tidak mendapatkan informasi adanya pelarangan pelayaran. “Nah, terhadap mereka ini kita masih memberikan toleransi. Semata-mata alasannya kemanusiaan. Sekali lagi saya tekankan karena ketidaktahuan mereka terhadap informasi adanya penutupan,” tandas dia sembari menambahkan dari waktu ke waktu disosialisasikan terutama kepada rekan kerja perhubungan baik Kadis Perhubungan di NTB, di Bali, dan di Jawa Timur.

Kebijakan yang diambil Pemprov NTT, kata Isyak Nuka, sesungguhnya hanya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Provinsi NTT. “Kita di NTT mengambil kebijakan ini dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 secara lebih meluas dengan melarang penumpang untuk tidak melakukan perjalanan atau bepergian,” ujarnya seraya melanjutkan, “Hal ini saya pikir sudah sejalan dengan imbauan dan larangan pemerintah untuk melakukan social distancing.”

Dia berharap kebijakan yang diambil Pemprov NTT ini dapat dimengerti dan dipahami oleh masyarakat NTT. “Sekali lagi semata mata untuk itu. Untuk diketahui oleh rekan-rekan media, virus ini belum ada obatnya. Karena itu, langkah antisipatif kita satu-satunya adalah memutus mata rantai. Memutus mata rantai menurut pemahaman kami adalah meniadakan sama sekali transportasi,” ungkap Kadis Perhubungan Provinsi NTT.

Ini karena selama masih ada pergerakan manusia dalam jumlah yang banyak seperti itu maka angkanya akan terus meningkat. “Beri kita ruang. Penutupan atau pelarangan semata- mata untuk memberi ruang kepada kita; yang karena keterbatasan sarana prasarana, tenaga, terutama tenaga kesehatan, para relawan kita agar juga mempersiapkan tempat-tempat karantina terpusat, mempersiapkan peralatan mereka, mempersiapkan mereka melatih tenaga-tenaga kesehatan kita. Untuk itu, kita mohon pengertian dari sanak saudara kita. Kita berdoa supaya bencana ini segera selesai sehingga tidak perlu kita tutup sampai tanggal 30 Mei 2020,” pungkasnya.

Ikut hadir Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. (*)

Sumber berita (*/Valeri Guru–Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)
Foto utama dan Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan Bendungan Napun Gete, Jokowi : Air Kunci Kemakmuran di NTT

    Resmikan Bendungan Napun Gete, Jokowi : Air Kunci Kemakmuran di NTT

    • calendar_month Sel, 23 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka-NTT, Garda Indonesia | Bendungan Napun Gete yang merupakan salah satu dari tujuh bendungan yang dibangun semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah siap beroperasi. Dalam kunjungan kerja ke provinsi tersebut pada Selasa, 23 Februari 2021, Presiden meninjau sekaligus meresmikan bendungan yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp.880 miliar. Ia mengatakan […]

  • Ernest Ludji : Tidak Ada Klaster Perbankan di Kota Kupang

    Ernest Ludji : Tidak Ada Klaster Perbankan di Kota Kupang

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | “Dapat kami jelaskan terkait pemberitaan di beberapa media, adanya klaster perbankan di Kota Kupang, saya tegaskan bahwa hingga saat ini belum terjadi penularan di perbankan,” tegas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji pada Jumat, 2 Oktober 2020 saat diwawancarai TVRI NTT. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/10/02/tepis-berita-klaster-perbankan-ini-penjelasan-resmi-plt-dirut-bank-ntt/ Memang […]

  • ‘Bank NTT Off Taker’ Pemrov NTT Ekspor Perdana 1000 Ton Jagung TJPS

    ‘Bank NTT Off Taker’ Pemrov NTT Ekspor Perdana 1000 Ton Jagung TJPS

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) akan mengirim 1.000 ton jagung hasil Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) pada Sabtu, 21 Mei 2022. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Lecky Koli, di ruang kerjanya pada Jumat, 20 Mei 2022. “Besok kita akan kirim 1000 ton jagung […]

  • Wajah-wajah dalam Cermin

    Wajah-wajah dalam Cermin

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yelinri Juana Martha Taosu Kupang-NTT, 5 November 2019 | Di depan cermin setengah utuh, telah terpampang wajah-wajah penuh kematian. Kaku, bisu, dan dingin. Bersolekan diam berdandankan sepi, rupawan bak kembang di makam moyang Wajah-wajah dalam cermin Berbijikan dua bola mata bundar Menyala pada remang-remang subuh lalu padam kala terik matahari membunuh keadilan di kota. […]

  • Tapak Kerja & Optimisme Viktor Laiskodat & Josef Nae Soi di Pandemi Covid-19

    Tapak Kerja & Optimisme Viktor Laiskodat & Josef Nae Soi di Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Loading

    Roda pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di bawah kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi konsisten berfokus pada penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak Maret 2020. Berbagai upaya edukasi, pencegahan,  pengendalian kasus terpapar yang dilakukan dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersama dengan TNI/POLRI, lembaga agama dan sosial secara bahu-membahu […]

  • Aksi Solidaritas Notaris Theresia Dimu di Kejati NTT, INI & IPPAT Tutup Kantor

    Aksi Solidaritas Notaris Theresia Dimu di Kejati NTT, INI & IPPAT Tutup Kantor

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pengurus Wilayah Nusa Tenggara Timur Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dalam sesi konferensi pers bersama awak media pada Rabu, 20 Januari 2021 pukul 13.00 WITA—selesai di Restoran Nelayan, menyatakan rasa solidaritas terhadap kasus yang sedang menimpa rekan Notaris/PPAT Theresia Koroh Dimu, S.H., M.Kn. yang saat […]

expand_less