Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Danau Baru” di Kota Kupang, Ini Penjelasan Ilmiah Prof Jan dari UI

“Danau Baru” di Kota Kupang, Ini Penjelasan Ilmiah Prof Jan dari UI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 22 Apr 2021
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Fenomena alam muncul pasca-Badai Seroja yang menerjang Kota Kupang pada rentang waktu 3—5 April 2021, lahan pertanian warga di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berubah menjadi “Danau Baru” seluas lebih kurang 2 (dua) hektar pada Senin, 5 April 2021. Danau yang dinamakan sebagai “Danau Seroja” tersebut, kini menjadi obyek wisata baru.

Simak YouTube: https://youtu.be/28bf9JoXSa4

Ahli Geologi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI), Prof. Jan Sopaheluwakan menjelaskan secara ilmiah terkait munculnya danau seluas kurang lebih dua hektare pasca-bencana Badai  Seroja di Kota Kupang.

Munculnya danau baru tersebut, terang Prof. Jan Sopaheluwakan, mungkin diakibatkan oleh manifestasi dari aliran air di bawah permukaan bumi sebagai bagian dari siklus air atau subsurface river yang biasa terdapat di daerah karst seperti Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan Soe (Timor Tengah Selatan, red) di Pulau Timor yang merupakan tempat beralaskan uplifted young atau modern coral reef (dan menghasilkan karst terrain) karena tektonik yang aktif yang menyebabkan Pulau Timor terangkat relatif cepat dalam skala geologi.

Baca juga : https://7uylrefk6bact6wouh3nvk5omu-achv5f5yelsuduq-en-m-wikipedia-org.translate.goog/wiki/Subsurface_flow

“Itu bisa dibuktikan dengan adanya coral reef muda yang terangkat hingga ketinggian 1.000 meter lebih di Soe, di jantung Pulau Timor. Karst Terrain di Pulau Timor berbeda dengan karst yang terdapat di Gunung Kidul dan Pegunungan Sewu, atau seperti di Maros, yang berumur Tersier (15—20 juta tahun). Ini mengakibatkan porositas karst di Pulau Timor relatif lebih tinggi karena karbonat coral reef di sana belum terkristalisasi membentuk karbonat yang lebih consolidated,” urai Prof. Jan Sopaheluwakan peneliti dan pakar ilmu kebumian terkemuka asal Indonesia.

Warga Kota Kupang beramai-ramai melihat dari dekat Danau Baru yang dinamakan sebagai Danau Seroja

Akibatnya, imbuh Prof Jan Sopaheluwakan, badai luar biasa yang terjadi kemarin (4—5 April 2021, red), boleh jadi memasok air dalam jumlah yang tidak biasa, meresap ke dalam tanah, dan mencari jalan keluar melalui underground channels dan menembus di lokasi yang dilaporkan dan membuat pohon pisang yang ada tercabut karena dorongan semburan air tanah yang kuat.

“Kebetulan di lokasi tersebut berupa cekungan yang teralas oleh lempung hasil penguraian pelapukan karst yang biasanya juga menjadi alas bagi dolina-dolina atau danau-danau di lembah-lembah yang biasanya membulat atau simetris yang biasa terdapat di bentang alam karst,” terang Prof Jan Sopaheluwakan yang bekerja di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sejak tahun 1976 hingga saat ini.

Kekhawatiran masyarakat, tandas Prof. Jan Sopaheluwakan bahwa mereka waswas tenggelam bisa masuk akal karena jika supply subsurface water atau underground channel atau sungai (river) itu berlanjut (yang tadinya berupa mata air kecil biasa), bisa menenggelamkan daerah sekitar itu.

Upaya-upaya yang bisa dilakukan oleh Pemda, Dinas Sumber Daya Alam (SDA) setempat atau Universitas Nusa Cendana antara lain:

  1. Mengukur debit dari discharge air yang keluar.
  2. Mengukur dimensi cekungan atau lembah dolina yang baru terbentuk.
  3. Memetakan posisi dan dimensi dari underground channel (dengan geolistrik atau georadar.
  4. Menyiapkan lokasi evakuasi sementara bila terjadi kondisi emergency.
  5. Menyiapkan relokasi ke tempat lain bila perhitungan kecenderungan discharge berlanjut hingga memenuhi volume tertentu. (*)

Sumber berita (*/Syaiful Lubis—Kantor Bahasa Provinsi NTT)

Editor (+roni banase)

Foto (*/media sosial, Agus Bole Baja)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertama di Indonesia, Center Of Excellence Akan Dibangun di Undana Kupang

    Pertama di Indonesia, Center Of Excellence Akan Dibangun di Undana Kupang

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Ketua Lembaga Pengkajian MPR RI, Dr.Ir.H.Mohamad Jafar Hafsah,IPM., saat menyampaikan kesimpulannya dalam Focus Group Discussion (FGD) hasil kolaborasi dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang memberikan pandangan dan perhatian atas 2 (dua) agenda besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Keuangan Daerah dan APBN, Jumat, 3 Mei 2019 di Hotel Sotis […]

  • Terkait Laskar FPI, Polri Hormati Hasil Investigasi Komnas HAM

    Terkait Laskar FPI, Polri Hormati Hasil Investigasi Komnas HAM

    • calendar_month Sab, 9 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Argo Yuwono menghormati hasil investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) soal kasus penyerangan Laskar FPI di Tol Jakarta–Cikampek. “Tentunya yang pertama Polri menghargai hasil investigasi dan rekomendasi dan Komnas HAM,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Januari 2021. […]

  • Jokowi Dorong Pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    Jokowi Dorong Pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    • calendar_month Sel, 4 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa perlindungan terhadap korban kekerasan seksual perlu menjadi perhatian bersama, utamanya kekerasan seksual pada perempuan yang mendesak harus segera ditangani. Untuk itu, Presiden mendorong langkah-langkah percepatan pengesahan rancangan undang-undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang hingga kini masih berproses. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam […]

  • Mau Jadi Pemimpin Berkelas, Gubernur VBL : Tunjukan Kualitas Kerja

    Mau Jadi Pemimpin Berkelas, Gubernur VBL : Tunjukan Kualitas Kerja

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kerja – kerja kita harus melampaui kerja dengan standar biasa saja yang selama ini dilakukan. Menjadi pemimpin itu harus mampu membawa perubahan besar, dan itu harus dimulai dari dalam diri pemimpin itu sendiri. Jangan asal kerja saja, tanpa memberi hasil yang optimal untuk memberi kesejahteraan bagi masyarakat. Demikian penegasan Gubernur VBL […]

  • Luangkan Waktu 3 Menit, Hormati Peringatan Detik-detik Proklamasi

    Luangkan Waktu 3 Menit, Hormati Peringatan Detik-detik Proklamasi

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Keterlibatan aktif seluruh masyarakat dalam Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilakukan secara virtual sangat diharapkan. Tepat pada pukul 10.17 WIB pada Senin, 17 Agustus 2020 mendatang, seluruh masyarakat diminta menghentikan kegiatan sejenak dan mengambil sikap sempurna untuk menghormati peringatan tersebut. “Hentikan semua kegiatan dan aktivitas Saudara selama tiga menit […]

  • Optimis Raih WBK 2021, Kemenkumham NTT Dapat Pendampingan & Penguatan

    Optimis Raih WBK 2021, Kemenkumham NTT Dapat Pendampingan & Penguatan

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Enam Pokja memaparkan Laporan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT pada Jumat, 20 Agustus 2021 pukul 09.00 WITA—selesai di ruang rapat Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT. Simak cuplikan video Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT :  https://youtu.be/lN8laweygpo Pantauan […]

expand_less