Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Danau Baru” di Kota Kupang, Ini Penjelasan Ilmiah Prof Jan dari UI

“Danau Baru” di Kota Kupang, Ini Penjelasan Ilmiah Prof Jan dari UI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 22 Apr 2021
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Fenomena alam muncul pasca-Badai Seroja yang menerjang Kota Kupang pada rentang waktu 3—5 April 2021, lahan pertanian warga di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berubah menjadi “Danau Baru” seluas lebih kurang 2 (dua) hektar pada Senin, 5 April 2021. Danau yang dinamakan sebagai “Danau Seroja” tersebut, kini menjadi obyek wisata baru.

Simak YouTube: https://youtu.be/28bf9JoXSa4

Ahli Geologi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI), Prof. Jan Sopaheluwakan menjelaskan secara ilmiah terkait munculnya danau seluas kurang lebih dua hektare pasca-bencana Badai  Seroja di Kota Kupang.

Munculnya danau baru tersebut, terang Prof. Jan Sopaheluwakan, mungkin diakibatkan oleh manifestasi dari aliran air di bawah permukaan bumi sebagai bagian dari siklus air atau subsurface river yang biasa terdapat di daerah karst seperti Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan Soe (Timor Tengah Selatan, red) di Pulau Timor yang merupakan tempat beralaskan uplifted young atau modern coral reef (dan menghasilkan karst terrain) karena tektonik yang aktif yang menyebabkan Pulau Timor terangkat relatif cepat dalam skala geologi.

Baca juga : https://7uylrefk6bact6wouh3nvk5omu-achv5f5yelsuduq-en-m-wikipedia-org.translate.goog/wiki/Subsurface_flow

“Itu bisa dibuktikan dengan adanya coral reef muda yang terangkat hingga ketinggian 1.000 meter lebih di Soe, di jantung Pulau Timor. Karst Terrain di Pulau Timor berbeda dengan karst yang terdapat di Gunung Kidul dan Pegunungan Sewu, atau seperti di Maros, yang berumur Tersier (15—20 juta tahun). Ini mengakibatkan porositas karst di Pulau Timor relatif lebih tinggi karena karbonat coral reef di sana belum terkristalisasi membentuk karbonat yang lebih consolidated,” urai Prof. Jan Sopaheluwakan peneliti dan pakar ilmu kebumian terkemuka asal Indonesia.

Warga Kota Kupang beramai-ramai melihat dari dekat Danau Baru yang dinamakan sebagai Danau Seroja

Akibatnya, imbuh Prof Jan Sopaheluwakan, badai luar biasa yang terjadi kemarin (4—5 April 2021, red), boleh jadi memasok air dalam jumlah yang tidak biasa, meresap ke dalam tanah, dan mencari jalan keluar melalui underground channels dan menembus di lokasi yang dilaporkan dan membuat pohon pisang yang ada tercabut karena dorongan semburan air tanah yang kuat.

“Kebetulan di lokasi tersebut berupa cekungan yang teralas oleh lempung hasil penguraian pelapukan karst yang biasanya juga menjadi alas bagi dolina-dolina atau danau-danau di lembah-lembah yang biasanya membulat atau simetris yang biasa terdapat di bentang alam karst,” terang Prof Jan Sopaheluwakan yang bekerja di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sejak tahun 1976 hingga saat ini.

Kekhawatiran masyarakat, tandas Prof. Jan Sopaheluwakan bahwa mereka waswas tenggelam bisa masuk akal karena jika supply subsurface water atau underground channel atau sungai (river) itu berlanjut (yang tadinya berupa mata air kecil biasa), bisa menenggelamkan daerah sekitar itu.

Upaya-upaya yang bisa dilakukan oleh Pemda, Dinas Sumber Daya Alam (SDA) setempat atau Universitas Nusa Cendana antara lain:

  1. Mengukur debit dari discharge air yang keluar.
  2. Mengukur dimensi cekungan atau lembah dolina yang baru terbentuk.
  3. Memetakan posisi dan dimensi dari underground channel (dengan geolistrik atau georadar.
  4. Menyiapkan lokasi evakuasi sementara bila terjadi kondisi emergency.
  5. Menyiapkan relokasi ke tempat lain bila perhitungan kecenderungan discharge berlanjut hingga memenuhi volume tertentu. (*)

Sumber berita (*/Syaiful Lubis—Kantor Bahasa Provinsi NTT)

Editor (+roni banase)

Foto (*/media sosial, Agus Bole Baja)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur NTT : Bupati & DPRD Rote Ndao Tak Terima Gaji Selama Juli—Des 2020

    Gubernur NTT : Bupati & DPRD Rote Ndao Tak Terima Gaji Selama Juli—Des 2020

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Terhitung sejak Juli—Desember 2020 (6 bulan), Bupati, Wakil Bupati, dan Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao tak akan menerima gaji, demikian penegasan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Senin, 15 Juni 2020 saat memberikan sambutan dalam rangkaian kunjungan kerjanya sekaligus meresmikan 4 (empat) cottage di Mulut Seribu. “Saya sudah tanda […]

  • Diduga LVRI Cabang Belu Lakukan Pungli Saat Serahkan SK 100%

    Diduga LVRI Cabang Belu Lakukan Pungli Saat Serahkan SK 100%

    • calendar_month Sen, 9 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Cabang Belu yang berkantor di Km. 16, Desa Bakustulama, kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Propinsi NTT, diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap anggota veteran. Hal ini terungkap ketika salah satu anggota Veteran, Andreas Mali Liku (warga Kecamatan Lamaknen) berhasil memotret proses penyetoran uang kepada seorang […]

  • WASPADA! Beredar Penipuan Berbasis Kripto Tak Terdaftar

    WASPADA! Beredar Penipuan Berbasis Kripto Tak Terdaftar

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Akhir-akhir ini semakin marak ditemukan entitas tidak berizin yang menawarkan investasi aset kripto melalui media sosial, grup percakapan, atau situs web tanpa otorisasi resmi.   Jakarta | Mencermati perkembangan penipuan investasi kripto yang juga semakin marak, Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penawaran perdagangan aset kripto agar tidak menjadi korban penawaran perdagangan aset […]

  • Bazaar dan Panggung Gembira Meriahkan Pemilu di Washington,D.C.

    Bazaar dan Panggung Gembira Meriahkan Pemilu di Washington,D.C.

    • calendar_month Sen, 15 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Washington, D.C-USA, Garda Indonesia | Pemilu 2019 di Washington, DC, Amerika Serikat, pada tanggal 13 April 2019 berlangsung tertib, aman, lancar, sekaligus meriah dan penuh suasana keakraban. Diselenggarakannya Bazaar dan Panggung Gembira selama pelaksanaan Pemilu di Wisma Duta tidak saja menambah semarak pelaksanaan Pemilu kali ini, namun juga mampu menghadirkan suasana pesta demokrasi sekaligus ajang […]

  • Pertamina Patra Niaga Peduli Korban Banjir Nagekeo NTT

    Pertamina Patra Niaga Peduli Korban Banjir Nagekeo NTT

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen Pertamina dalam mendukung masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi darurat bencana.   Nagekeo | Bencana banjir bandang yang melanda di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Senin sore, 8 September 2025, telah mengguncang kehidupan masyarakat di 13 desa. Kecamatan Mauponggo menjadi wilayah dengan dampak paling besar. Hujan […]

  • AXA Mandiri–Jangan Gegara Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga!

    AXA Mandiri–Jangan Gegara Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga!

    • calendar_month Jum, 23 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Dibandingkan dengan perusahaan asuransi jiwa seperti Jiwasraya, Asabri, Bumiputera dan WanaArtha Life yang sudah atau sedang babak belur, tentu saja AXA Mandiri jauh berbeda. Ia adalah perusahaan yang jauh lebih sehat. Paling tidak sehat jika ditilik dari kinerja yang tercermin di laporan keuangannya. Yang terakhir dirilis adalah laporan keuangan kuartal empat […]

expand_less