Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Dari Sumba Menuju Indonesia” Komitmen VBL Bangun PLTS di Pulau Sumba

“Dari Sumba Menuju Indonesia” Komitmen VBL Bangun PLTS di Pulau Sumba

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 6 Okt 2020
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) terus berupaya untuk mewujudkan Pulau Sumba sebagai pusat energi baru dan terbarukan khususnya dalam pengembangan listrik tenaga surya. Sebagai daerah dengan panas sinar matahari terbaik di Indonesia, Sumba punya potensi besar untuk memasok kebutuhan listrik ke pulau Jawa dan Sumatera.

Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/09/26/sumba-untuk-indonesia-pjci-dukung-pemprov-bangun-listrik-tenaga-surya/

“Bapak Gubernur berinisiatif untuk jadikan Sumba sebagai Pusat Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk Indonesia. Inisiatif ini dinamakan Dari Sumba Menuju Indonesia. Dan berdasarkan riset ilmiah, Sumba layak untuk itu karena punya potensi sinar matahari terbaik di Indonesia. Hal ini juga sudah disampaikan oleh Bapak Gubernur kepada Bapak Presiden Jokowi saat kunjungan Presiden ke Labuan Bajo baru-baru ini (Kamis,1 Oktober 2020) ,” jelas Marius Ardu Jelamu, Karo Humas dan Protokol Setda NTT saat menyampaikan keterangan pers kepada wartawan di Kantor Gubernur NTT, pada Senin 5 Oktober 2020.

Dikatakan Marius, untuk tahap awal rencananya akan dikembangkan listrik tenaga surya berkekuatan 20 ribu megawatt. Dengan kekuatan besar ini, dapat memenuhi kebutuhan listrik di NTT, NTB, Bali dan Jawa. Pembangunan PLTS akan mendatangkan multiplier efect untuk peningkatan ekonomi NTT.

“Kami mengharapkan agar para bupati di daratan Sumba bersama dengan para tokoh masyarakat serta tokoh agama mulai melakukan dialog dengan masyarakat agar tidak ada lagi permasalahan lahan dalam mewujudkan rencana ini,” jelas Marius Jelamu.

Lebih lanjut Marius mengungkapkan Pulau Sumba juga ke depannya akan dibangun secara besar-besaran. Hal ini telah didiskusikan secara khusus oleh Bapak Gubernur dengan Bapak Presiden saat kunjungan kerja Presiden ke Labuan Bajo.

“Bapak Gubernur telah meminta ratusan traktor dan alat berat untuk mengolah seluruh lahan di Sumba kepada bapak Presiden. Dan Presiden telah mengamini permintaan tersebut, sehingga bapak gubernur langsung menelepon menteri pertanian untuk menyampaikan hal ini. Kita berharap masyarakat Sumba dapat memberikan dukungan terhadap semua program pemerintah baik provinsi maupun pusat. Tidak ada cara lain untuk membebaskan diri dari kemiskinan selain memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki oleh daerah ini,” jelas Marius.

Salah satu lembaga yang sangat mendukung inisiatif Gubernur NTT untuk pengembangan listrik tenaga surya di Sumba adalah Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI). Lembaga yang beranggotakan praktisi dan akademisi yang bergerak di bidang kelistrikan ini sebelumnya telah melakukan audiensi dengan Gubernur NTT pada Jumat, 25 September lalu.

Saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR pada Kamis, 1 Oktober 2020 tentang rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBT), PJCI menyampaikan hasil kajian mereka terkait pengembangan energi listrik berkekuatan 20 ribu megawatt di Pulau Sumba.

“Transisi energi yang merupakan spirit dari RUU EBT memerlukan perencanaan strategis yang berbeda dari dengan skenario bussines as usual ketenagalistrikan,” kata Eddie Widono, Pendiri dan Ketua PJCI dalam RDP tersebut sebagaiman rilis yang diterima oleh Humas dan Protokol NTT dari lembaga itu.

Ditegaskan PJCI, inisiatif Sumba untuk Indonesia jadi platform yang tepat untuk tunjukkan bahwa EBT butuh pemahaman yang lebih komprehensif. “Jika potensi energi surya di Sumba tidak terpakai secara optimal , kita akan kehilangan pertumbuhan ekonomi dari pengembangan PLTS ini. Karena itu perlu dikembangkan konsep interkoneksi atau keterhubungan antar-pusat beban mulai dari Sumba, NTT, NTB, Bali hingga Jawa agar potensi itu optimal. Itulah semangat transisi energi,” jelas Muhammad Yusrizki, Kepala Bidang Investasi dan Mega Proyek PJCI.

Dengan melihat model pengembangan PLTS di Filipina yang berkekuatan 500 megawatt yang mampu mendatangkan Produk Domestik Bruto sebesar 344,2 juta dolar Amerika serta membuka 32.417 lapangan pekerjaan baru , PJCI melihat potensi pengembangan 20 ribu megawatt di Sumba dapat mendatangkan PDB senilai 13,7 miliar dolar Amerika. Bagi Provinsi NTT, pertumbuhan PDB ini akan diwujudkan dalam pembukaan lapangan kerja baru dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia.

“Efek domino yang positif bagi banyak bidang terutama untuk pengembangan ekonomi daerah membuat inisiatif Sumba untuk Indonesia layak untuk diperjuangkan dan masuk cakupan mega proyek listrik EBT. Ini juga salah satu cara pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi yang dikenal dengan istilah Green Recovery,” pungkas alumni ITB tersebut.(*)

Sumber berita (*/Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)
Foto utama oleh okkyboy

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Mulai Oktober, Pemprov NTT Ajak Petani Optimalkan Lahan

    Hujan Mulai Oktober, Pemprov NTT Ajak Petani Optimalkan Lahan

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT mengajak seluruh masyarakat NTT untuk mempersiapkan dan mengoptimalkan lahan-lahan yang tersedia untuk berproduksi melalui program TJPS Pola Kemitraan. Sesuai perkiraan BMKG, musim hujan di NTT diprediksi akan dimulai pada akhir Oktober 2022. “Sesuai dengan hasil koordinasi dengan BMKG, musim hujan di NTT diperkirakan akan terjadi di dasarian […]

  • Dharma Bakti Lantamal VII – Bedah Rumah RTLH Menjadi RLH

    Dharma Bakti Lantamal VII – Bedah Rumah RTLH Menjadi RLH

    • calendar_month Sel, 2 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H. meresmikan Rumah Layak Huni (RLH) di Jl Kecipir Lorong Abadi RT02 RW 01 kelurahan Bakunase Kecamatan Kotaraja, Kota Kupang – NTT, Selasa/02 Oktober 2018. Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H. mengatakan kegiatan Bedah Rumah Tidak […]

  • Buka Puasa Ramadan 1444H ala JNE Kupang

    Buka Puasa Ramadan 1444H ala JNE Kupang

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Momentum Ramadan 1444H dimaknai oleh Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Cabang Kupang dengan menghelat buka puasa bersama pelanggan dan masyarakat di sekitar lokasi kantor pada Kamis petang, 13 April 2023 pukul 17.00 WITA—selesai di Jalan Urip Sumohardjo Nomor 3, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Simak […]

  • Selisik Makna Relief Monumen dan Kiprah Sobe Sonbai III

    Selisik Makna Relief Monumen dan Kiprah Sobe Sonbai III

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Natun Lulut Ma Lekat Uis Nenoabiten Fatu Bian Ma Haube Bian..Sin Lekat Ma Sin Lulut.. Talantia Anbi Neno Le,i Hit Ta Ekum Ta Tef Natuin Sa Le An Fani Nu,u Mese Neu Le Sufa Ka,Uf An Bi Pahbi Timo… Takaf Natonon An Bi Pah Ma Nifu Bi Timo An Fani Takaf Maknanya.. “Seperti telah ditetapkan […]

  • Menko Polhukam Tanggapi Pernyataan Prabowo pada Konfnas Partai Gerindra

    Menko Polhukam Tanggapi Pernyataan Prabowo pada Konfnas Partai Gerindra

    • calendar_month Rab, 19 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Prabowo saat konferensi Nasional Partai Gerindra Senin, 17 Desember 2018, menyatakan kalau dia kalah maka Indonesia akan punah. Menanggapi pernyataan tersebut, Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto saat ditanya wartawan di acara HUT ke-19 Dharma Wanita Persatuan Komenko Polhukam menyatakan rasa keheranannya, itu sama saja dengan ancaman serius. “Belum ada dalam sejarah […]

  • Anggota KORPRI Harus Berinovasi dan Mengubah Cara Kerja

    Anggota KORPRI Harus Berinovasi dan Mengubah Cara Kerja

    • calendar_month Sab, 30 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Presiden RI, Ir. Joko Widodo meminta segenap anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) agar melakukan berbagai inovasi dalam memberikan pelayanan publik yang lebih berkualitas. Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa. “Dengan teknologi yang semakin canggih, cara kerja kita juga harus berubah. Kecepatan merupakan faktor […]

expand_less