Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Deadline 17+8 Tuntutan Rakyat, PDIP Tegas Stop Tunjangan Perumahan

Deadline 17+8 Tuntutan Rakyat, PDIP Tegas Stop Tunjangan Perumahan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Loading

Ketua DPR RI, Puan Maharani memimpin rapat “urun rembuk” yang dihelat Kamis malam, 4 September 2025. Dalam rapat tersebut, seluruh pimpinan fraksi DPR sepakat untuk menghentikan tunjangan perumahan anggota DPR dan membatasi kegiatan kunjungan kerja.

 

Jakarta | Menjelang tenggat waktu atau deadline pemenuhan 17+8 Tuntutan Rakyat, Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI menunjukkan sikap tegas dan konsisten dengan menghentikan tunjangan perumahan bagi anggota dewan serta memberlakukan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri. Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata dukungan terhadap aspirasi masyarakat yang disuarakan dalam aksi besar di Kompleks Parlemen Senayan beberapa waktu lalu.

Gerakan #17+8 Tuntutan Rakyat, yang terdiri dari 17 tuntutan jangka pendek dan 8 tuntutan jangka panjang, mencapai tenggat  Jumat, 5 September 2025. Sejumlah tokoh publik, termasuk influencer Jerome Polin, sebelumnya hadir langsung menyampaikan aspirasi tersebut kepada DPR pada Kamis, 4 September 2025.

Melalui unggahan resmi di Instagram, Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa aspirasi rakyat adalah amanat konstitusi yang wajib diperjuangkan.

“Kami mendengar dan memahami keresahan rakyat. Oleh karena itu, Fraksi PDIP konsisten mengambil langkah konkret, dimulai dari penghentian tunjangan perumahan anggota DPR dan moratorium kunjungan kerja luar negeri. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memperbaiki citra dan kinerja lembaga legislatif,” demikian pernyataan resmi Fraksi PDIP.

Ketua DPR RI, Puan Maharani memimpin rapat “urun rembuk” yang dihelat Kamis malam, 4 September 2025. Dalam rapat tersebut, seluruh pimpinan fraksi DPR sepakat untuk menghentikan tunjangan perumahan anggota DPR dan membatasi kegiatan kunjungan kerja, baik domestik maupun internasional.

Keputusan ini dipandang sebagai langkah awal untuk mengembalikan kepercayaan publik setelah gelombang demonstrasi yang terjadi beberapa hari terakhir.

Selain keputusan mengenai tunjangan dan kunjungan kerja, PDIP juga menekankan pentingnya penguatan komunikasi dengan masyarakat, optimalisasi Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR, serta pembentukan Tim Investigasi Independen untuk menyelidiki insiden kekerasan yang terjadi dalam demonstrasi, yang mengakibatkan korban jiwa.

Meski beberapa tuntutan sudah mulai terealisasi, sejumlah poin strategis lain masih dalam proses pembahasan, seperti pengesahan RUU Perampasan Aset, reformasi pengawasan anggaran, dan pemenuhan hak-hak dasar pekerja. Menurut laporan Liputan6, DPR baru memenuhi sebagian dari 17 tuntutan jangka pendek yang diberikan batas waktu hingga hari ini.

Langkah yang diambil PDIP ini diharapkan menjadi momentum bagi DPR untuk memperbaiki hubungan dengan masyarakat serta membangun sistem kerja legislatif yang lebih transparan dan akuntabel.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Jadi Negara Teraman Jika Perang Dunia III Meletus

    Indonesia Jadi Negara Teraman Jika Perang Dunia III Meletus

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Saat meningkatnya ketegangan geopolitik global, Indonesia kini dipandang sebagai salah satu lokasi potensial untuk berlindung jika benar-benar terjadi Perang Dunia III. Berbekal prinsip politik luar negeri “bebas aktif” dan sikap netral sejak awal kemerdekaan, Indonesia berhasil memosisikan diri sebagai negara non-blok, membuatnya lebih aman dari konflik antarnegara. Selain itu, faktor geografis sebagai negara kepulauan dan […]

  • Solmet Dukung Penuh Hak Prerogatif Presiden Pilih Menteri & Wakil Menteri

    Solmet Dukung Penuh Hak Prerogatif Presiden Pilih Menteri & Wakil Menteri

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Umum Solidaritas Merah Putih Silfester Matutina mendukung penuh dan percaya pilihan Presiden Jokowi atas Menteri Menteri dan Wakil Menteri yang membantu beliau adalah yang terbaik dan tepat. “Kami Relawan tidak akan pernah masuk ke persoalan lain khususnya yang menjadi domain ranah Hak Prerogatif seorang Presiden dalam menyusun kabinet. Tidak ada […]

  • Naik, Penjualan Listrik Sosial dan Bisnis di NTT pada Triwulan I 2022

    Naik, Penjualan Listrik Sosial dan Bisnis di NTT pada Triwulan I 2022

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko mengatakan, PLN akan terus memberikan layanan listrik untuk mendukung kegiatan masyarakat. “Aktivitas masyarakat kembali pulih sehingga mendorong konsumsi listrik, terutama sosial dan bisnis bangkit dan konsumsi listrik meningkat,”  ujarnya pada Kamis, 14 April 2022. Menurut Jatmiko, konsumsi listrik di sektor sosial dan […]

  • PADMA Indonesia Desak Kejati Yulianto Tuntaskan 3 Kasus Korupsi Akut di NTT

    PADMA Indonesia Desak Kejati Yulianto Tuntaskan 3 Kasus Korupsi Akut di NTT

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kejaksaan Agung RI kembali menempatkan Dr. Yulianto, S.H., M.H. sebagai Kepala Kajati NTT yang baru, menggantikan Pathor Rahman, S.H., M.H. berdasarkan surat keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: Kep-IV-307/C/05/2020 tertanggal 30 April 2020. Yulianto sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulawesi Barat. Sedangkan Pathor Rahman dimutasi untuk menduduki jabatan […]

  • Kinerja Bank NTT Tahun Buku 2019, Gapai Laba Rp.390 Miliar

    Kinerja Bank NTT Tahun Buku 2019, Gapai Laba Rp.390 Miliar

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kinerja Bank NTT Tahun Buku 2019 bertumbuh secara signifikan karena adanya dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten/Kota, sehingga diperoleh kepercayaan (trust) yang cukup tinggi dari pihak luar. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Bank NTT, Izhak Eduard Rihi dalam sesi Konferensi Pers pada Selasa, 31 Desember 2019 […]

  • Saraswati: Prostitusi ‘Online’ Melibatkan Anak Harus Dihentikan!

    Saraswati: Prostitusi ‘Online’ Melibatkan Anak Harus Dihentikan!

    • calendar_month Sab, 20 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Prostitusi online menjadi modus baru bagi pelaku perdagangan orang yang rentan terjadi karena faktor kemiskinan dan pendidikan yang rendah, pengetahuan yang minim, keterbatasan informasi mengenai dampak fisik dan psikis dari perdagangan orang dan juga adanya penyalahgunaan media sosial untuk tindakan pelanggaran hukum. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/03/19/awas-bujuk-rayu-puluhan-anak-jadi-korban-eksploitasi-seksual/ Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19, […]

expand_less